Dunsanak, banyak pituah,pepatah-petitih sabananyo nan bisa jadi pedoman awak 
dalam  berinteraksi jo urang lain. Diantaro nyo supayo hati- hati dalam 
mangicek,manyampaikan pandapek, bakarajo dll:

BARUNDIANG SIANG CALIAK-CALIAK
MANGECEK MALAM AGAK-AGAK

BAK MANANTIANG MINYAK PANUAH
BAK MAELO RAMBUIK DALAM TAPUANG

BAGUNO LIDAH INDAK BATULANG
KATO GADANG TIMBANGAN KURANG

Wass

Irsyal Rusad, 54 L Riau

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Boediman Moeslim <[email protected]>

Date: Sun, 24 May 2009 21:48:13 
To: <[email protected]>
Cc: Indra Jaya Piliang<[email protected]>; Frida 
Hussein<[email protected]>; <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] LALU LALANG


Assalamu'alaikum warrahmatullahi wa barrakatuh.
Suatu hal yang sangat di"ridhai" Allah adalah bila kita berbicara selalu 
menyenangi hati lawan bicara kita. Memang apa yang dikemukakan oleh bahasa yang 
lalu lalang benar adanya. Kita perlu mengemukakan apa adanya. Tapi, 
kadang-kadang tidak semua kejujuran itu perlu diungkapkan. Kita berbicara 
bertempat-tempat. Kalaulah hal itu akan menyinggung perasaan orang lain mungkin 
akan lebih baik kita berucap memiringkan sedikit. Seperti kata-kata: "Oi, tadi 
wak den mancaliak si A di kakinya ado tukak gadang. Wah, pokok e gadang tukak 
tu". Bahasa yang seperti ini mungkin akan lain diterima oleh yang mendengar 
bila diucapkan dengan: " Tadi wak den (walaupun memakai wak den juo) basobok jo 
si A, ado luko agak saketek maleba di kakinyo (walaupun gadang)". Mungkin kita 
perlu mengambil pelajaran dari orang-orang tua kita dulu, bagaimana berbahasa 
yang baik. Memang ungkapan-ungkapan yang kita dengar benar-benar kita dengar 
dari yang mengungkapkan. tapi, mungkin kita
 perlu menyitir bahasa-bahasa tersebut. Karena ada petuah dari pewaris bahwa 
Bahasa menunjukkan bangsa. Dalam kondisi yang begini-begini akhir-akhir ini, 
kadang-kadang kita tidak lagi mengenal bahasa yang baik. Kita melihat kerjaan 
TV-ONE terhadap petinggi kita, bagaimana TV ONE mengemas suatu komunikasi dua 
belah pihak yang tadinya tidak bersinggungan se akan-akan berada dalam satu 
moment. Begitu hebatnya kemasan yang dibuat sehingga kita tidak tau lagi 
benar-salahnya. Bagi kita yang masih menganut ADAT KETIMURAN mungkin hal ini 
masih sulit diterima. Karena kita masih menganut SOCIAL CULTURE yang berbeda 
dengan paham barat. Tapi, mungkin inilah PENGARUH GLOBAL yang mungkin sudah 
merasuk ke sendi-sendi kita yang tidak tau lagi KIBLAT kita. Apakah ini yang 
dikatakan demokrasi? Saya rasa urang minang lah lamo bademokrasi. Mari kita 
mainkan dengan cantik bahasa kita agar kita selalu diincar oleh bangsa lain 
karena kita memiliki negara yang bermartabat.
 Maaf, hal ini hanya merupakan sampel saja. Masih banyak bahasa-bahasa nan 
bagalau yang kadang-kadang kita lupa bahwa kita masih berbudaya dan beretika, 
dan lupa bahwa kita pernah menjadi anak SURAU.

Wassalam,
Tan Lembang basuku Piliang (L, 52+)
Lembang, Bandung



      



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke