Assalamu'alaikum Ww

Ado juo ciek lai...sarupo dalam lagu Dayuang Palinggam...

Elok-elok manyubarang, jan sampai titian patah
Elok-elok di rantau urang, jan sampai babuek salah

tapi....

Jan sampai gara-gara titian lah patah awak ndak sampai ka subarang

Wassalam

Z Chaniago - Palai Rinuak

Pada 25 Mei 2009 12:21, <[email protected]> menulis:

> Dunsanak, banyak pituah,pepatah-petitih sabananyo nan bisa jadi pedoman
> awak dalam berinteraksi jo urang lain. Diantaro nyo supayo hati- hati dalam
> mangicek,manyampaikan pandapek, bakarajo dll:
>
> BARUNDIANG SIANG CALIAK-CALIAK
> MANGECEK MALAM AGAK-AGAK
>
> BAK MANANTIANG MINYAK PANUAH
> BAK MAELO RAMBUIK DALAM TAPUANG
>
> BAGUNO LIDAH INDAK BATULANG
> KATO GADANG TIMBANGAN KURANG
>
> Wass
>
> Irsyal Rusad, 54 L Riau
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
>
> ------------------------------
> *From*: Boediman Moeslim
> *Date*: Sun, 24 May 2009 21:48:13 -0700 (PDT)
> *To*: <[email protected]>
> *Subject*: [...@ntau-net] LALU LALANG
>
>   Assalamu'alaikum warrahmatullahi wa barrakatuh.
> Suatu hal yang sangat di"ridhai" Allah adalah bila kita berbicara selalu
> menyenangi hati lawan bicara kita. Memang apa yang dikemukakan oleh bahasa
> yang lalu lalang benar adanya. Kita perlu mengemukakan apa adanya. Tapi,
> kadang-kadang tidak semua kejujuran itu perlu diungkapkan. Kita berbicara
> bertempat-tempat. Kalaulah hal itu akan menyinggung perasaan orang lain
> mungkin akan lebih baik kita berucap memiringkan sedikit. Seperti kata-kata:
> "Oi, tadi wak den mancaliak si A di kakinya ado tukak gadang. Wah, pokok e
> gadang tukak tu". Bahasa yang seperti ini mungkin akan lain diterima oleh
> yang mendengar bila diucapkan dengan: " Tadi wak den (walaupun memakai wak
> den juo) basobok jo si A, ado luko agak saketek maleba di kakinyo (walaupun
> gadang)". Mungkin kita perlu mengambil pelajaran dari orang-orang tua kita
> dulu, bagaimana berbahasa yang baik. Memang ungkapan-ungkapan yang kita
> dengar benar-benar kita dengar dari yang mengungkapkan. tapi, mungkin kita
> perlu menyitir bahasa-bahasa tersebut. Karena ada petuah dari pewaris bahwa
> Bahasa menunjukkan bangsa. Dalam kondisi yang begini-begini akhir-akhir ini,
> kadang-kadang kita tidak lagi mengenal bahasa yang baik. Kita melihat
> kerjaan TV-ONE terhadap petinggi kita, bagaimana TV ONE mengemas suatu
> komunikasi dua belah pihak yang tadinya tidak bersinggungan se akan-akan
> berada dalam satu moment. Begitu hebatnya kemasan yang dibuat sehingga kita
> tidak tau lagi benar-salahnya. Bagi kita yang masih menganut ADAT KETIMURAN
> mungkin hal ini masih sulit diterima. Karena kita masih menganut SOCIAL
> CULTURE yang berbeda dengan paham barat. Tapi, mungkin inilah PENGARUH
> GLOBAL yang mungkin sudah merasuk ke sendi-sendi kita yang tidak tau lagi
> KIBLAT kita. Apakah ini yang dikatakan demokrasi? Saya rasa urang minang lah
> lamo bademokrasi. Mari kita mainkan dengan cantik bahasa kita agar kita
> selalu diincar oleh bangsa lain karena kita memiliki negara yang
> bermartabat. Maaf, hal ini hanya merupakan sampel saja. Masih banyak
> bahasa-bahasa nan bagalau yang kadang-kadang kita lupa bahwa kita masih
> berbudaya dan beretika, dan lupa bahwa kita pernah menjadi anak SURAU.
>
> Wassalam,
> Tan Lembang basuku Piliang (L, 52+)
> Lembang, Bandung
>
>
>
> >
>
>


-- 
Z Chaniago - Palai Rinuak

Alam Minangkabau semakin memukau oleh kemilau Danau Maninjau - Menjadikan
Adat menjadi rasional .

Sukseskan Kejuaraan Paralayang - Puncak Lawang to Danau Maninjau 17 Mei 2009

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke