Assalamualaikum WW Tuan Tan Lembang dan Sidang Palanta RN Iyo bana panyampaian tuan.
Masih tangiang nasehat Mamak Kanduang sangkek ambo masih baraja manggaleh jo baliau, kato baliau "Bahaso Manunjuakkan Bangso". Nasihat baliau sataruihnyo "kok mangecek paliharokan Lidah, kok bajalan paliharo Kaki" Caliak / kana rantiang nan ka ma impok, caliak/ kana aka nan ka manyaua. Wassalamualaikum WW Erinos Muslim Tanjung Bgd Rajo (51+) Asli urang Lambah ngarai Sianok ________________________________ Dari: Boediman Moeslim <[email protected]> Kepada: [email protected] Cc: Indra Jaya Piliang <[email protected]>; Frida Hussein <[email protected]>; [email protected] Terkirim: Senin, 25 Mei, 2009 11:48:13 Topik: [...@ntau-net] LALU LALANG Assalamu'alaikum warrahmatullahi wa barrakatuh. Suatu hal yang sangat di"ridhai" Allah adalah bila kita berbicara selalu menyenangi hati lawan bicara kita. Memang apa yang dikemukakan oleh bahasa yang lalu lalang benar adanya. Kita perlu mengemukakan apa adanya. Tapi, kadang-kadang tidak semua kejujuran itu perlu diungkapkan. Kita berbicara bertempat-tempat. Kalaulah hal itu akan menyinggung perasaan orang lain mungkin akan lebih baik kita berucap memiringkan sedikit. Seperti kata-kata: "Oi, tadi wak den mancaliak si A di kakinya ado tukak gadang. Wah, pokok e gadang tukak tu". Bahasa yang seperti ini mungkin akan lain diterima oleh yang mendengar bila diucapkan dengan: " Tadi wak den (walaupun memakai wak den juo) basobok jo si A, ado luko agak saketek maleba di kakinyo (walaupun gadang)". Mungkin kita perlu mengambil pelajaran dari orang-orang tua kita dulu, bagaimana berbahasa yang baik. Memang ungkapan-ungkapan yang kita dengar benar-benar kita dengar dari yang mengungkapkan. tapi, mungkin kita perlu menyitir bahasa-bahasa tersebut. Karena ada petuah dari pewaris bahwa Bahasa menunjukkan bangsa. Dalam kondisi yang begini-begini akhir-akhir ini, kadang-kadang kita tidak lagi mengenal bahasa yang baik. Kita melihat kerjaan TV-ONE terhadap petinggi kita, bagaimana TV ONE mengemas suatu komunikasi dua belah pihak yang tadinya tidak bersinggungan se akan-akan berada dalam satu moment. Begitu hebatnya kemasan yang dibuat sehingga kita tidak tau lagi benar-salahnya. Bagi kita yang masih menganut ADAT KETIMURAN mungkin hal ini masih sulit diterima. Karena kita masih menganut SOCIAL CULTURE yang berbeda dengan paham barat. Tapi, mungkin inilah PENGARUH GLOBAL yang mungkin sudah merasuk ke sendi-sendi kita yang tidak tau lagi KIBLAT kita. Apakah ini yang dikatakan demokrasi? Saya rasa urang minang lah lamo bademokrasi. Mari kita mainkan dengan cantik bahasa kita agar kita selalu diincar oleh bangsa lain karena kita memiliki negara yang bermartabat. Maaf, hal ini hanya merupakan sampel saja. Masih banyak bahasa-bahasa nan bagalau yang kadang-kadang kita lupa bahwa kita masih berbudaya dan beretika, dan lupa bahwa kita pernah menjadi anak SURAU. Wassalam, Tan Lembang basuku Piliang (L, 52+) Lembang, Bandung Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
