Selamat Ari Rayo Idul fitri Ajo Duta, dan sanak sapalanta.. Kalau dikatakan Minangkabau sepi pengunjung tidak juga, coba saja kalau long weekend, kalang kabut nyari hotel di kota Padang. Jalan jalan kota padang di padati oleh plat nomer BM riau.
Kalau kalah menarik dari daerah lain, mungkin karena kita terlalu banyak yang mau dijual tapi tak punya unggulan utama. Seandainya saya seorang wisatawan: Kalau mau keSumut, pasti Danau toba adalah tujuan utama kemudian yang lain seperti Brastagi dan peninggalan sejarah lainnya menyusul belakangan kalau masih ada waktu. Kalau saya mau ke bali, Kuta adalah target saya dan yang lain seperti ubut, sanur dll menyusul belakangan Kalau saya mau melihat benteng di Scotland, saya akan ke sterling walau sepanjang jalan banyak juga castle castle lain yang menarik tapi nanti pulang saja singgah kalau ada kesempatan. Kalau saya ke Disneyworld, saya akan ke Magic Kingdom, yang lai seperti epicot, Hollywood studio dan Broadway... bisa belakangan. Kalau saya mau ke Washington sudah pasti mau lihat gedung putih dulu.. Kalau dulu orang ke Jakarta pasti mau lihat Monas baru ke sunda kelapa tapi sejak gencar promosi taman mini haluan pun berubah, gencar pulan promosi dunia fantasi taman mini tinggal kenangan karena kurang maintenance . Kalau saya mau ke Malaysia saya akan ke langkawi dulu, dan yang lain menyusu Nah kalau saya mau ke Sumbar, saya bingung mau kemana dulu karena waktu dan dana yang terbatas.., semuanya bagus tapi tak ada yang outstanding, nah kalau semua bagus tak ada yang jadi ujung tombak sama juga dengan semua buruk tak ada yang bagus. Ditambah lagi pitih untuk promosi cekak pula, nah pitih kurang inisiatif daerah dan pusat beku. diperburuk lagi dengan para konsulat dan duta besar kebanyakan di dipilh dari polisi, tentara dan pegawai negeri yang sudah mentok karirnya didalam negeri.., Apa yang bisa diharap dari orang orang seperti ini, Ngurusin TKI saja tak mampu apa lagi mau mempromosikan Negeri ini. kesimpulan saya sementara kita dak punya atau tak mempersiapkan satu Icon ungulan yang akan menarik daerah sekitar yang lain juga wajib untuk dikunjungi. Kalaulah semua daya dan usaha untuk lima tahun kedepan dicurahkan untuk membenahi kota Bukit Tinggi yang bersejarah dan punya panorama yang indah, 2015 Bukit tinggi akan padat dengan turis lalu lalang dan maninjau yang terlupakan akan kebagian rezeki pula sama dengan payakumbuh akan memperbesar jalan utamanya karena macet dan pariaman akan diramaikan turis melihat sunset. Tapi apa mau para cerdik pandai satu kata dalam perbuatan dan tujuan.. Wassalam Zulkarnain Kahar for good and grazy guy sky is the limit ________________________________ From: ajo duta <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thursday, September 24, 2009 6:29:02 PM Subject: [...@ntau-net] Bumi Minangkabau Dahsyat, Tapi Kok Sepi Turis! Bumi Minangkabau Dahsyat, Tapi Kok Sepi Turis! Share Yesterday at 1:46am Uploaded via Facebook Mobile Di Tanah Air banyak sekali tempat wisata yg sangat indah. Tapi kenapa turis yg datang sedikit sekali? Kenapa jumlah wisman kita pun minim. Kunjunganb saya ke Minang pun begitu. Masygul karena tempat2 wisata yg begitu dahsyat kok ngga bisa ngejual. Di mana salahnya? Apakah semua pihak terkait dah urun rembug? Bumi Minangkabau memang sangat indah, dari Danau Di Atas, Danau Di Bawah, 2 Lembah Harau, Jam Gadang, Pulau Sikuai yg alami di mana kita bisa melihat jelas ribuan ikan dari atas dermaga. Di Pantai Air Manis, Padang penduduk lokal meyakini bhw kapal dan Malinkundang yg bersujud membatu bukan sebatas legenda, sebab ada peninggalan nyatanya. Jas Bumi Minang kaya sumber alam nan elok, danau, bukit, pulau, laut, pantai, lembah, ngarai dan banyak lagi. Semua dahsyat plus penduduknya ramah tamah. Tapi kenapa wisatawan lokal dan nasional apalagi internasional hanya sedikit berkunjung? Gara2 minim info dan promo? Infrastruktur yg minim dan serba buruk? Kurangnya kepedulian pemprov? Atau apa? Saya sering ke Bali. Saya mau katakan. Sumbar justru lebih memukau. Ada komen? --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
