Pengembangan parawisata di Minangkabau Tolong diinok dimanuangkan kok niyo mengembangkan nagari awak minangkabau jadi tujuan turis. Kok turis dalam nagari indak baa baa doh, dek turis lokal tu biasonyo royal dan indak mambaok dampak negatif misalnya tujuan untuak wisata sex seperti Bali misalnyo. Tapi kok turis asiang labaih baik indak kambang parawisata tu terlebih kok nan ditembak to turis kelas backpaker. Sudahlah pitih nyo cekak sudah tu gaya hidupnyo itu bapakaiyan ala kadornyo, iduik jo gaya free sexnyo. Ambo taun lalu pulang dan sempat ke maninjau, iyo mamainyuah paruik dek cameh, di maninjau turis tingga di kelas melati alah pulo ado cafe cafe. Lai ado preventif ka nan mudo mudo untuak indak terpesona jo bule nan dekil tapi kulik jo tampangnyo nan oke untuak mampaelok keturunan. Tolong patimbangkan itu jan sampai apo nan tajadi di Bali tajadi di nagarai awak pulo. Buek peraturan daerah nan bisa jadi preventif untuak anak kamanakan. Okeh...
From: [email protected] To: [email protected] Date: Fri, 25 Sep 2009 07:57:31 +0700 Subject: [...@ntau-net] Re: Bumi Minangkabau Dahsyat, Tapi Kok Sepi Turis! Selamat Ari Rayo Idul Fitri juo buek Ajo Duta, Pak Zulkarnain Kahar, jo Sanak Sapalanta, Well, sabananyo promosi itu tetap ado Ajo Duta. Bahkan untuak buku Lonely Planet khusus Indonesia, Bukik alah tamasuak jadi target utama kunjungan wisata buek backpacker di Sumatera. Kalo kecek kawan-kawan awak di Ranah Riau iko, urang Minang itu yang paling lamak, soalnyo karyawan minyak, sawik, bisnis, dsb cari pitih di Riau iko, tapi pitihnyo baputa dan ba abiahan di Minang. Pameo iko alah lamo tajadi dan awak pulo manjadi saksi dari kawan-kawan awak yang kabatulan karajo di oil business. Mengenai wisata, ambo setuju bana, ranah Minang labiah ancak daripado Bali, di Bali susah makanan, di ranah Minang sambuah. Cari pantai buek surfing ado, gunuang bajaja, aie tajun baserak’an..Kini tagantuang dari promosi awak sadonyo, indak harus dari pemerintah. Awak bisa pulo jadi “agen” perubahan pariwisata di kampuang awak. Mohon maaf bilo ado nan salah BR, ~ Aldi (L, 46) ~ Marantau di Bumi Lancang Kuning From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Zulkarnain Kahar Sent: Friday, September 25, 2009 7:50 AM To: [email protected] Subject: [...@ntau-net] Re: Bumi Minangkabau Dahsyat, Tapi Kok Sepi Turis! Selamat Ari Rayo Idul fitri Ajo Duta, dan sanak sapalanta.. Kalau dikatakan Minangkabau sepi pengunjung tidak juga, coba saja kalau long weekend, kalang kabut nyari hotel di kota Padang. Jalan jalan kota padang di padati oleh plat nomer BM riau. Kalau kalah menarik dari daerah lain, mungkin karena kita terlalu banyak yang mau dijual tapi tak punya unggulan utama. Seandainya saya seorang wisatawan: Kalau mau keSumut, pasti Danau toba adalah tujuan utama kemudian yang lain seperti Brastagi dan peninggalan sejarah lainnya menyusul belakangan kalau masih ada waktu. Kalau saya mau ke bali, Kuta adalah target saya dan yang lain seperti ubut, sanur dll menyusul belakangan Kalau saya mau melihat benteng di Scotland, saya akan ke sterling walau sepanjang jalan banyak juga castle castle lain yang menarik tapi nanti pulang saja singgah kalau ada kesempatan. Kalau saya ke Disneyworld, saya akan ke Magic Kingdom, yang lai seperti epicot, Hollywood studio dan Broadway... bisa belakangan. Kalau saya mau ke Washington sudah pasti mau lihat gedung putih dulu.. Kalau dulu orang ke Jakarta pasti mau lihat Monas baru ke sunda kelapa tapi sejak gencar promosi taman mini haluan pun berubah, gencar pulan promosi dunia fantasi taman mini tinggal kenangan karena kurang maintenance . Kalau saya mau ke Malaysia saya akan ke langkawi dulu, dan yang lain menyusu Nah kalau saya mau ke Sumbar, saya bingung mau kemana dulu karena waktu dan dana yang terbatas.., semuanya bagus tapi tak ada yang outstanding, nah kalau semua bagus tak ada yang jadi ujung tombak sama juga dengan semua buruk tak ada yang bagus. Ditambah lagi pitih untuk promosi cekak pula, nah pitih kurang inisiatif daerah dan pusat beku. diperburuk lagi dengan para konsulat dan duta besar kebanyakan di dipilh dari polisi, tentara dan pegawai negeri yang sudah mentok karirnya didalam negeri.., Apa yang bisa diharap dari orang orang seperti ini, Ngurusin TKI saja tak mampu apa lagi mau mempromosikan Negeri ini. kesimpulan saya sementara kita dak punya atau tak mempersiapkan satu Icon ungulan yang akan menarik daerah sekitar yang lain juga wajib untuk dikunjungi. Kalaulah semua daya dan usaha untuk lima tahun kedepan dicurahkan untuk membenahi kota Bukit Tinggi yang bersejarah dan punya panorama yang indah, 2015 Bukit tinggi akan padat dengan turis lalu lalang dan maninjau yang terlupakan akan kebagian rezeki pula sama dengan payakumbuh akan memperbesar jalan utamanya karena macet dan pariaman akan diramaikan turis melihat sunset. Tapi apa mau para cerdik pandai satu kata dalam perbuatan dan tujuan.. Wassalam Zulkarnain Kahar for good and grazy guy sky is the limit From: ajo duta <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thursday, September 24, 2009 6:29:02 PM Subject: [...@ntau-net] Bumi Minangkabau Dahsyat, Tapi Kok Sepi Turis! Bumi Minangkabau Dahsyat, Tapi Kok Sepi Turis! Share Yesterday at 1:46am Uploaded via Facebook Mobile Di Tanah Air banyak sekali tempat wisata yg sangat indah. Tapi kenapa turis yg datang sedikit sekali? Kenapa jumlah wisman kita pun minim. Kunjunganb saya ke Minang pun begitu. Masygul karena tempat2 wisata yg begitu dahsyat kok ngga bisa ngejual. Di mana salahnya? Apakah semua pihak terkait dah urun rembug? Bumi Minangkabau memang sangat indah, dari Danau Di Atas, Danau Di Bawah, 2 Lembah Harau, Jam Gadang, Pulau Sikuai yg alami di mana kita bisa melihat jelas ribuan ikan dari atas dermaga. Di Pantai Air Manis, Padang penduduk lokal meyakini bhw kapal dan Malinkundang yg bersujud membatu bukan sebatas legenda, sebab ada peninggalan nyatanya. Jas Bumi Minang kaya sumber alam nan elok, danau, bukit, pulau, laut, pantai, lembah, ngarai dan banyak lagi. Semua dahsyat plus penduduknya ramah tamah. Tapi kenapa wisatawan lokal dan nasional apalagi internasional hanya sedikit berkunjung? Gara2 minim info dan promo? Infrastruktur yg minim dan serba buruk? Kurangnya kepedulian pemprov? Atau apa? Saya sering ke Bali. Saya mau katakan. Sumbar justru lebih memukau. Ada komen? Keep it on screen - think before you print This e-mail and any information contained are confidential and legally privileged. It is intended solely for the use of the individual or entity to whom it is addressed and others authorized to receive it. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any disclosure, copying, distribution or taking any action in reliance on the contents of this e-mail is strictly prohibited and may be unlawful. If you have received this e-mail in error, please notify us immediately by responding to this e-mail or by telephone MedcoEnergi IS Division Helpdesk on +62 21 83991234 then delete this email including any attachment(s) from your system. MedcoEnergi does not accept liability for damage caused by any of the foregoing. This e-mail is from PT MedcoEnergi Internasional Tbk and Subsidiaries, having Registered Address at The Energy 52nd floor, SCBD Lot 11A, Jakarta 12190, Indonesia. _________________________________________________________________ See all the ways you can stay connected to friends and family http://www.microsoft.com/windows/windowslive/default.aspx --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
<<attachment: ~WRD000.jpg>>
