Awak mancaliak dari siko pak Saaf dari panyampaian apak disurek
paratamo. Jadi kok sakironyo dalam pamahaman awak salah mohon bari maaf
lah awak dek apak jo panitia tantunyo. 

Iko kutipannyo pak :

Dengan demikian maka tanggung jawab  seluruh masalah pelaksanaan ABS SBK
bisa kita serahkan sepenuhnya kpd pengurus LKAAM Sumbar. Seiring dengan
itu, seluruh kajian Gebu Minang ttg ABS SBK yg sudah sampai Draft 16
bisa kita sumbangkan kpd LKAAM Sumbar sebagai masukan, disertai usul
agar LKAAM Sumbar bermurah hati mengundang MUI, IAIN, Unand, para
budayawan, urang mudo, bundo kanduang, urang rantau dll untuk
mematangkannya.

 

 

Wassalam

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of [email protected]
Sent: Wednesday, June 30, 2010 8:42 AM
To: Rantau Net
Subject: Re: APAKAH BENAR LKAAM MENOLAK? [was - Re: [...@ntau-net] LKAAM
SUMBAR MENOLAK KONGRES KEBUDAYAAN MINANGKABAU 2010]

 

Tarimo kasih, Sanak Madahar. Alun jaleh dek ambo apo mukasuik saran
Sanak supayo 'kalompok panitia bakarilahan'. Apo Panitia harus
'menghadap' baliak ka LKAAM maminta restu ?

Wassalam,

Powered by Telkomsel BlackBerry(r)

________________________________

From: "Madahar (madahar)" <[email protected]> 

Sender: [email protected] 

Date: Wed, 30 Jun 2010 08:20:07 +0700

To: <[email protected]>

ReplyTo: [email protected] 

Subject: RE: APAKAH BENAR LKAAM MENOLAK? [was - Re: [...@ntau-net] LKAAM
SUMBAR MENOLAK KONGRES KEBUDAYAAN MINANGKABAU 2010]

 

Bapak/mande, dunsanak kito di Palanta.

Jo adonyo peristiwa nan saroman iko, mako alah mulai ado nampak titiak
awal perpecahan dimaso nan ka datang. Mari samo-samo berdo'a kito supayo
iko bisa disalasaian sacaro mupakaik dek kaduo balah pihak baiak Panitia
KKM maupun LKAAM supayo pakaro ko indak manjadi Baro nan ka mambaka
karano tingga dikipeh sajo dek nan ka manangguak di aia karuah mako
jadilah inyo api nan ka mambaka Rumah Gadang.

 

Babaliak tanyo awak nan paranah awak sampaian di palanta iko "Kok tajadi
silang sangketo di penerapan asia kongres, sia nan kamanangahi", tapi
nampaknyo sabalun kongres tajadi alah tajadi silang sangketo, mako kama
kini  ka wak madok an mamintak panyalasaian sangketo nangko, mungkin
ditingkek kelompok panitia bisa bakarilahan tapi apo baitu jo di nan
rakyaik badarai nan alah talanjua manggarik di bawah.

 

Mohon pambari dari bapak/mande juo dunsanak nan ahli dibidang iko,
supayo "sabalun baro dikipeh urang ancak disiram mak nyo padam".

 

Sakitu sajo nan takana pagi ko sakiro pamintaan paminteh sabalun tajadi.
Sakali lai mari kito bado'a supayo pasalisiahan indak tajadi atau
balanjuik tarutamo di dunsanak kito di kampuang nan ka manarimo jo
manjalaninyo, amiiiiin.

 

Wassalamu'alaikum ww

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of [email protected]
Sent: Wednesday, June 30, 2010 7:10 AM
To: Rantau Net
Cc: Raja Ermansyah YAMIN; Mochtar NAIM; Drs Farhan Muin DATUK BAGINDO;
Muhammad Sayuti Dt Rajo Panghulu; Armen Zulkarnain
Subject: Re: APAKAH BENAR LKAAM MENOLAK? [was - Re: [...@ntau-net] LKAAM
SUMBAR MENOLAK KONGRES KEBUDAYAAN MINANGKABAU 2010]

 

Riri, seyogyanya memang demikian. Hal itu juga sdh disepakati tg 24
Maret dgn pengurus LKAAM Sumbar. 

Tidak ada lembaga baru yg dibentuk oleh KKM. Yg ada adalah
forum/sekretariat bersama utk memfasilitasi musyawarah antara ninik
mamak, alim ulama, cerdik pandai (=Tungku nan Tigo Sajarangan), yg
selama ini hampir tak pernah duduk semeja. Istilah 'forum/sekretariat
bersama' ini sendiri justru diusulkan ole pengurus LKAAM.

Sudah barang tentu forum/sekretariat bersama tsb tidak perlu dibentuk
seandainya selama ini LKAAM benar-benar telah melaksanakan fungsinya
sesuai dgn klaimnya dalam surat tersebut. Nyatanya kan belum. Komunikasi
antar berbagai organisasi sosial di Sumatera Barat sangat menyedihkan.

Yg sukar dimengerti adalah disebarluaskannya surat LKAAM tsb sampai ke
Presiden segala.

Oleh karena itu sikap Gebu Minang sekarang adalah menunggu tanggapan
masyarakat Minangkabau thd surat LKAAM tsb. Posisi Gebu Minang adalah
mengambil prakarsa dan melayani. 

Kata putus terletak dalam tangan seluruh masyarakat Minangkabau, di
Ranah dan di Rantau. LKAAM adalah salah satu unsur dari masyarakat
Minangkabau.

Wassalam,

Powered by Telkomsel BlackBerry

________________________________

From: Riri Chaidir <[email protected]> 

Sender: [email protected] 

Date: Wed, 30 Jun 2010 06:48:37 +0700

To: <[email protected]>

ReplyTo: [email protected] 

Subject: APAKAH BENAR LKAAM MENOLAK? [was - Re: [...@ntau-net] LKAAM
SUMBAR MENOLAK KONGRES KEBUDAYAAN MINANGKABAU 2010]

 

 

Pak Saaf dan Dunsanak Sadonyo.

 

Mohon maaf, ambo indak mangarati tentang adat, tidak ikut dalam
organisasi LKAAM ataupun KKM 2010. Jadi pandapek ambo murni sebagai
urang lua yang awam, yang membaca kasus ini sebagaimana yang tampak di
permukaan.

 

Waktu saya baca di Palanta kemaren bahwa LKAAM "melarang", saya
menyayangkan ini. Pikiran saya, kenapa ini harus dilarang, sedangkan
terhadap UUD saja banyak dibahas diberbagai seminar dan diskusi. Toh
seberapa kuatnya isi dan hasil suatu kongres, tidak serta merta merubah
suatu adat (ataupun yang diyakini sebagai adat) dengan mudah.

 

Tapi setelah membaca copy Surat LKAAM kepada Panitia Kongres KKM Nomor
205 tertanggal 19 Juni 2010, perihal "Tanggapan LKAAM Sumbar terhadak
KKM 2010", saya menangkap, ini bukan penolakan total, tetapi terbatas.

 

Yang ditolak LKAAM adalah jika ada pembentukan lembaga baru (butir ke
4).

 

Jadi selama Kongres ini Tidak Membentuk Suatu Lembaga Baru, ndak ada
masalah toh?

 

Maaf, sekali lagi ini pandangan awam saya, dengan asumsi bahwa
"penolakan" yang dimaksud adalah di surat yang link nya dilewakan oleh
sanak Armen Zulkarnain
(http://www.facebook.com/KONGRES.KEBUDAYAAN.MINANGKABAU)

 

Riri

Bekasi, l, 48

 

 

         

-- 

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di
tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama
dan mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di
tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama
dan mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke