Tarimo kasih, Riri. Kini memang saatnyo manantukan 'go' atau 'no go'. Untuak itu Gebu Minang mamaralukan sinyal dari kito sadonyo.
Samantaro ko SC jo OC masih malanjuikkan karajonyo. Wassalam, Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "Riri Mairizal Chaidir" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 30 Jun 2010 09:53:19 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: RE: APAKAH BENAR LKAAM MENOLAK? [was - Re: [...@ntau-net] LKAAM SUMBAR MENOLAK KONGRES KEBUDAYAAN MINANGKABAU 2010] Pak Saaf, Kalau buliah sharing pengalaman, ambo beberapa kali sato atau memfasilitasi penyelenggarakan berbagai pertemuan (entah itu namanya kongres, seminar, workshop atau bahkan breakfast meeting yang cuma dihadiri 2 orang. Tapi maaf, iko konteksnyo bukan masalah adat, tapi "cuma" masalah kebijakan. Dek ambo simpel, Pak. Pak Saaf mau mengadakan Kongres, tapi ada "warning" berupa penolakan atas klausul2 tertentu. Nah, tinggal dipertimbangkan saja, apakah warning itu akan diikuti atau diabaikan. Apa dampaknya kepada Kongres kalau diikuti/ diabaikan. Apa dampaknya kalau Forum/ Sekretariat itu terbentuk atau tidak terbentuk. Ujungnya, tinggal diputuskan GO atau NO GO . Kalau menurut saya, tidak worth kalau dalam tahap sekarang menghabiskan energi misalnya dengan meng-exercise performance LKAAM sekarang, ataupun kebijakan internal LKAAM dalam hal "protocol" penulisan surat (kemana harus ditembuskan dsb). Sekali lagi maaf, Pak. Ambo ndak tau apakah pengalaman ambo di bidang lain bisa diterapkan ke dalam konteks pertemuan yang menyangkut adat. Riri Bekasi, l, 48 From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of [email protected] Sent: Wednesday, June 30, 2010 7:10 AM To: Rantau Net Cc: Raja Ermansyah YAMIN; Mochtar NAIM; Drs Farhan Muin DATUK BAGINDO; Muhammad Sayuti Dt Rajo Panghulu; Armen Zulkarnain Subject: Re: APAKAH BENAR LKAAM MENOLAK? [was - Re: [...@ntau-net] LKAAM SUMBAR MENOLAK KONGRES KEBUDAYAAN MINANGKABAU 2010] Riri, seyogyanya memang demikian. Hal itu juga sdh disepakati tg 24 Maret dgn pengurus LKAAM Sumbar. Tidak ada lembaga baru yg dibentuk oleh KKM. Yg ada adalah forum/sekretariat bersama utk memfasilitasi musyawarah antara ninik mamak, alim ulama, cerdik pandai (=Tungku nan Tigo Sajarangan), yg selama ini hampir tak pernah duduk semeja. Istilah 'forum/sekretariat bersama' ini sendiri justru diusulkan ole pengurus LKAAM. Sudah barang tentu forum/sekretariat bersama tsb tidak perlu dibentuk seandainya selama ini LKAAM benar-benar telah melaksanakan fungsinya sesuai dgn klaimnya dalam surat tersebut. Nyatanya kan belum. Komunikasi antar berbagai organisasi sosial di Sumatera Barat sangat menyedihkan. Yg sukar dimengerti adalah disebarluaskannya surat LKAAM tsb sampai ke Presiden segala. Oleh karena itu sikap Gebu Minang sekarang adalah menunggu tanggapan masyarakat Minangkabau thd surat LKAAM tsb. Posisi Gebu Minang adalah mengambil prakarsa dan melayani. Kata putus terletak dalam tangan seluruh masyarakat Minangkabau, di Ranah dan di Rantau. LKAAM adalah salah satu unsur dari masyarakat Minangkabau. Wassalam, Powered by Telkomsel BlackBerryR _____ From: Riri Chaidir <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 30 Jun 2010 06:48:37 +0700 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: APAKAH BENAR LKAAM MENOLAK? [was - Re: [...@ntau-net] LKAAM SUMBAR MENOLAK KONGRES KEBUDAYAAN MINANGKABAU 2010] Pak Saaf dan Dunsanak Sadonyo. Mohon maaf, ambo indak mangarati tentang adat, tidak ikut dalam organisasi LKAAM ataupun KKM 2010. Jadi pandapek ambo murni sebagai urang lua yang awam, yang membaca kasus ini sebagaimana yang tampak di permukaan. Waktu saya baca di Palanta kemaren bahwa LKAAM "melarang", saya menyayangkan ini. Pikiran saya, kenapa ini harus dilarang, sedangkan terhadap UUD saja banyak dibahas diberbagai seminar dan diskusi. Toh seberapa kuatnya isi dan hasil suatu kongres, tidak serta merta merubah suatu adat (ataupun yang diyakini sebagai adat) dengan mudah. Tapi setelah membaca copy Surat LKAAM kepada Panitia Kongres KKM Nomor 205 tertanggal 19 Juni 2010, perihal "Tanggapan LKAAM Sumbar terhadak KKM 2010", saya menangkap, ini bukan penolakan total, tetapi terbatas. Yang ditolak LKAAM adalah jika ada pembentukan lembaga baru (butir ke 4). Jadi selama Kongres ini Tidak Membentuk Suatu Lembaga Baru, ndak ada masalah toh? Maaf, sekali lagi ini pandangan awam saya, dengan asumsi bahwa "penolakan" yang dimaksud adalah di surat yang link nya dilewakan oleh sanak Armen Zulkarnain ( http://www.facebook.com/KONGRES.KEBUDAYAAN.MINANGKABAU ) Riri Bekasi, l, 48 -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
