Ibukota pindah ke Kalimantan? Solusi yang bijak, tapi kapan?

-----Original Message-----
From: rony
Sent:  05/08/2010 12:04:14 PM
Subject:  [...@ntau-net] Pindahkan Ibu Kota !!!


rom: adi [mailto:[email protected]] 
Sent: Thursday, August 05, 2010 3:18 AM
From: teguhris 


Pindahkan Ibu Kota
Rabu, 28 Juli 2010 | 08:43 WIB
 
KOMPAS.com - Kemacetan Jakarta dan sekitarnya, yang menjadi sorotan utama
Kompas dalam beberapa hari terakhir, kiranya tidak hanya menimbulkan
kerugian ekonomis (Kompas, 26/0710). Kerugian yang dialami juga menyangkut
kerugian sosial dan psikis.

Secara psikis, Jakarta sangat tidak sehat, bukan saja karena terjadi polusi
yang parah, melainkan juga karena kemacetan di jalan raya menimbulkan
berbagai tekanan psikologis atau stres.

Demikian pula, secara sosial, kemacetan di jalan membuat relasi sosial
menjadi penuh konflik, tidak saja di antara para pengendara di jalan, tetapi
juga berdampak sampai ke kantor dan rumah tangga. Hubungan sosial penuh
ketegangan akibat beban psikis yang dialami di jalan.

Oleh karena itu, sesungguhnya Jakarta bukan hanya sebuah kota yang sangat
tidak ramah lingkungan, melainkan juga sangat tidak ramah secara sosial dan
psikis. Dengan kondisi seperti itu, kiranya pembenahan transportasi umum,
termasuk perluasan, penambahan, dan keterpaduan atau sinergi transportasi
umum tidak akan banyak membawa hasil memadai. Itu hanya solusi jangka pendek
sementara.

Yang dibutuhkan untuk jangka panjang adalah terobosan lebih radikal dan
revolusioner. Kami mengusulkan tiga solusi. Sembari membenahi transportasi
umum dan solusi lain yang bersifat tambal sulam, kendati sangat perlu,
ketiga solusi harus segera diputuskan pemerintah pusat.

Pindahkan ibu kota

Usul pertama, pindahkan ibu kota. Ini usul dan langkah paling radikal.
Banyak negara melakukan itu dan berhasil mengatasi kemacetan di ibu kota
negaranya. Bung Karno, presiden pertama, telah berpikiran visioner
menyiapkan Palangkaraya, Kalimantan Tengah, sebagai calon ibu kota RI sejak
1960-an.

Melanjutkan visi Bung Karno, sebaiknya ibu kota baru berada di luar Jawa,
khususnya di Indonesia bagian timur. Ada ba
Email truncated to 2,000 characters
:::0:b455b5d2462f9bfd010e074b13224385:7d0::::

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke