Sanak Bot,
Kalau iko iyo paralu bana ko disepakati dalam KKM nanti, sahinggo
jaleh hitam di ateh putiah soal talarangnyo pemakaian simbol2 salain
Islam dalam bangunan fisik rumah ibadah yang lain di Minang. Ambo kiro
hal2 yang praktis co iko nan paralu dibahas dalam KKM.
Salam,
Suryadi
--- Pada *Kam, 19/8/10, Bot S Piliang /<[email protected]>/* menulis:
Dari: Bot S Piliang <[email protected]>
Judul: Re: [...@ntau-net] gereja minang saiyo ??
Kepada: [email protected]
Tanggal: Kamis, 19 Agustus, 2010, 1:48 PM
Setahu ambo dalam hukum adat Minang, hukuman untuk Murtad adalah
'a\DIBUANG SEPANJANG ADAT', mohon konfirmasi dari mamak-makak ambo
nan labiah paham, mudah2an ambo tidak salah.
Dengan demikian, otomatis, dia tidak berhak lagi disebut orang
Minang dan menggunakan atribut Minang dalama kegiatan apapun. Saya
masih ingat ketika kejadian "Wawah" di Padang sewaktu SMA, Ekses
dari kasus itu adalah tidak diijinkannya menggunakan atribut adat
Minang di gereja-gereja atau rumah ibadah selain Islam. Hingga
akhirnya Plang nama GPIB yang tadinya Bagonjong diganti dengan
atap biasa.
Dan apabila memang ada gereja yang didirikan oleh Murtadin yang
bersuku biologis Minang, maka ia tak berhak menggunakan nama
Minangkabau untuk gereja tersebut. Adalah hak dia sebagai warga
negara Indonesia untuk pindah agama, tapi sesuai hukum adat Minang
ia tidak berhak menggunakan nama Minang dalam gerejanya.
Salam
Bot Sosani Piliang
Just an Ordinary Man with Extra Ordinary Dream
www.botsosani.wordpress.com <http://www.botsosani.wordpress.com/>
Hp. 08123885300
--- On *Thu, 8/19/10, Haris Kurniawan
/<[email protected]>/* wrote:
From: Haris Kurniawan <[email protected]>
Subject: Re: [...@ntau-net] gereja minang saiyo ??
To: [email protected]
Date: Thursday, August 19, 2010, 1:39 AM
Da Rony,
Awak cibo lo sato saambuih.....
Pertanyaannyo :
Apakah urang Minang itu selalu memeluk agama islam?
Kalau takah ntun "Minang" disiko lah bisa dikatoan sebagai
prinsip, dima urang yang makai istilah "Urang Minang" harus
lah beragamo islam dan menjalankan aturan yang dilewakan di
adat Minangkabau.
Tapi, apakah salah kalau kato "Minang" nan dipakai ko hanya
sebagai kata penunjuk "tempat", mungkin manuruik ambo nyo
pakai kato2 minang ko dek kawan2 wak nan agamo lain tu datang
dari ciek tampek yang samo yaitu Sumatera Barat atau Minangkabau.
Ndak jauah beda mungkin samo rumah makan nan banamo "Minang
*******" anan mungkin bukak juo siang2 di bulan puaso, dan nan
datang makan mungkin urang "Minang" juo nan rami...
Iko manuruik pandangan ambo, kalau memang wak kuek ka managaak
an Minang ko sebagai prinsip, iyolah wak patenkan, artinyo
satiok urang minang harus mengikuti adaik kito "adat basandi
syarak, syarak basandi kitabullah"....anak dipangku, kamanakan
dibimbiang, urang kampuang dipatenggangkan...kaba baiak
bahambuan, kaba baiak bahambauan....
maaf kalau ado nan kurang berkenan, murni opini dari ambo, kok
ado nan sasek tolong diluruihan.
salam,
HK/26
rony wrote:
Maaf Pak Herman yth
Apakah cukup dianggap kental agama dan beradat menurut mata
suku lain / orang lain, pak, kalau kenyataannya adat basandi
sarak – sarak basandi kitabullah tidak lagi sepenuhnya menjadi
pegangan orang Minang / orang padang sekarang (terutama
dilihat disisi perantau) dengan kenyataannya “banyak”nya anak
kemenakan yang sudah keluar dari Islam? Apakah kita akan
memicingkan mata melihat kenyataan ini dengan tidak mau
membahas atau mendiskusikannya?
Tidak mengakui mereka sebagai urang minang sih ok2 aja bagi
kita yg tidak mau mengakui tapi bagaimana dengan mereka yg
tetap mengklaim diri / mengaku diri mereka sebagai (keturunan)
urang Minang, salah satu buktinya mereka menamakan tempat
ibadah mereka dengan Minang Saiyo, apa kita akan protes dg
nama gereja mereka?
Yang dikawatirkan adalah kita (muslim, minang) merasa bahwa
mereka (non muslim, padang / minang) masih setitik dalam
sebelang susu dan kita merasa sebelanga susu padahal
kenyataanya banyak urang minang sekarang yg jauh dari agamanya
(tidak sholat, tidak puasa).
Bahkan menurut info (pernah dilewakan di palanta ini juga),
masyarakat Manggarai (bekas rakyat kesultanan Manggarai) di
Flores mengaku keturunan dari perantau2 Minangkabau tapi
mereka umumnya beragama Kristen.
*Smm, Bogor*
*From:* [email protected]
[mailto:[email protected]] *On Behalf Of *Herman Moechtar
*Sent:* Thursday, August 19, 2010 11:16 AM
*To:* [email protected]
*Subject:* Re: [...@ntau-net] gereja minang saiyo ??
Urang Minang dimata urang lain (suku lain di Indonesia)
dianggap orang yang beradat dan kental agamanya. Lebih baik
urang awak yang bapindah agama sebaiknya hilang
MInangkabaunya. Jangan karena nila setitik rusak suku
sebelanga, jangan lagi mengaku urang MInang. Untuk itu tidak
usah didiskusikan lebih lanjut, karena tidak pantas untuk
dibicarakan.
Wassalam,
HM (Bandung)--
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika
dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya:
~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E>
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur
pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata!
Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan
reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply
e-mail lama dan mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah
konfigurasi/setting-an keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
--
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika
dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari
Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E>
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur
pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat
di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail
lama dan mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah
konfigurasi/setting-an keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
--
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika
dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari
Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E>
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur
pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat
di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail
lama dan mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah
konfigurasi/setting-an keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
--
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan
di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E>
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama
dan mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah
konfigurasi/setting-an keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.