Assalamualaikum ww
Kisanak bandarost, mamak "n dunsanak nan dirahmati Allah

Kisanak EBBandarost, kalau manuruik sanak negara ini masih eksis karena Rahmat 
Allah SWT sudah tu baa pulo manuruik kisanak kalau malah ado nan mangecekkan 
justru "dek kesaktian Panca Sila" ?

Nan kaduo, ambo c7 banget jo pernyataan kisanak bahwa "bangsa ini tampaknya 
kembali memerlukan kata usang 'persatuan dan kesatuan' di semua lini, bersatu 
menjadi bangsa Indonesia yang bermartabat dan punya harga diri dan rasa 
tanggung 
jawab", bisa kisanak EBB jalehkan saketek baa nan ka rancak meng-aplikasikannyo?

Mohon maaf kok kurang berkenan
wasalam
abp58

________________________________
Dari: bandarost <[email protected]>
Kepada: RantauNet <[email protected]>
Terkirim: Jum, 1 Oktober, 2010 22:58:56
Judul: [...@ntau-net] Re: Indonesia tidak memenuhi syarat disebut sebagai negara

On Oct 1, 9:25 am, Darwin Chalidi <[email protected]> wrote:
.....Lebih dari itu, Cak Nun demikian ia sering disapa, juga menuturkan, 
Indonesia tidak memenuhi syarat disebut sebagai negara....

Assalamu'alaikumWW
Sanak sapalanta yang ambo hormati,
Dimata saya, negara ini sejak lahirnya telah menghadapi berbagai hantaman, 
badai 
dan prahara yang luar biasa....dan ternyata dengan rahmat Allah SWT, negara ini 
masih tetap eksis dan tampil di duniaInternational secara pasti dan mengesankan.

Ternyata, dengan izin Allah SWT, bangsa dan negara ini dapat selamat bertahan 
dari berbagai goncangan yang amat dahsyat tersebut.Dahsyat bagi orang yang 
mengalami dan menghadapi hidup dengan berbagai
tekanan dan ancaman pada berbagai macam perubahan zaman tersebut, tapi hanya 
sekadar 'catatan sejarah' yang tidak bermakna bagi generasi mudayang tidak 
mengalaminya....

Negara ini ternyata masih eksis ! Berkali-kali keluar dengan selamat dari 
hantaman krisis yang menimpanya.Masih amat banyak pencapaian yang telah 
diperoleh dan dirasakan serta
dinikmati oleh sebagian besar rakyat negeri ini, walau masih banyak pula 
hal-hal 
yang belum dicapai dan  masih banyak ketimpangan dankebobrokan di sana sini.

Saya secara pribadi tidak sependapat dengan ucapan Cak Nun diatas,tentang tidak 
dipenuhinya syarat untuk menjadi negara.
Otokritik dan introspeksi tentunya perlu untuk kemajuan bangsa ini lebih 
lanjut. 
Tapi merendahkan martabat bangsa dan negara sendiri, memperolok-olokkannya 
seakan yang berucap itu bukan bangsa Indonesia, justru hanya akan memperburuk 
keadaan dan melemahkan spirit bangsa ini sendiri untuk kembali bangkit 
(sebagaimana yang sudah berkali-kaliterjadi) menyongsong masa depan yang 
didambakan.

Jutaan rakyat dari berbagai strata yang bekerja keras dalam bidangnya 
masing-masing, yang secara langsung atau tidak langsung terlibat dalam 
pembangunan negara dan bangsa ini, atau yang mempertahankannya dan membelanya 
dari berbagai gangguan dan ancaman, yang tersebar
diberbagai pelosok tanah air ini atau di mancanegara, saya rasa tidakakan 
sependapat dengan 'otokritik' atau 'olok2' Cak Nun ini.

Bangsa ini tampaknya kembali memerlukan kata usang 'persatuan dan kesatuan' di 
semua lini ; bersatu menjadi bangsa Indonesia yang bermartabat dan punya harga 
diri dan rasa tanggung jawab.
Maaf dan Wassalam,
Epy Buchari
L-67, Ciputat Timur

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke