Mas Tatok Yy yskh (kagumi dan hormati)

Waduh-waduh saya sampai kelewatan karena mendapatkan anugerah diberikan balasan 
dari mas Tatok. 

Dari posting mas Tatok saya melihat ada kesamaan pandang bahwa memang kita 
tidak bisa mem-freeze suatu budaya suatu lingkungan. Saya jadi ingat ada suatu 
phrase yang harus diingat oleh mahasiswa yg sekolah disitu. Phrase itu adalah 
"ïn harmonia progresio". Ini saya kira cocok dengan ungkapan mas Tatok, dan 
saya percaya itu.

Saya hanya ingin mengajak rekan2 milister untuk berhati2 dalam melakukan 
perubahan agarlah selalu berbasis pada keseimbangan. Dan keseimbangan itu tidak 
bisa hanya dilihat dari kacamata kita, dari sudut pandang kita.

Apakah bedanya kegembiraan seseorang bapak yg naik merci E 320 yg baru bersama 
anaknya baru pulang dari Toy r us dengan membawa game PS3 terbaru dengan 5 
kaset game, dibandingkan dengan seorang bapak yang membawa anaknya naik becak 
pulang dari Alun2 dengan membawa mobil2 dari kayu yg dijual 25.000/biji. 
Jawaban saya ... SAMA. Hanya settingnya berbeda. Yang mnejadi pertanyaan adalah 
apakah sebagai perencana itu kita berbicara PS3 vs mobil kayu, merci E 320 vs 
becak atau kegembiraan, kesejahteraan dari manusianya? Ini yang perlu kita 
renungkan.

Salam dari jogja yang saya berharap tetap ndesit.

bambang sp

Kirim email ke