Kalau pengalokasian anggaran memang tidak perlu ada perubahan besar,.. tapi 
mekanisme penyalurannya yang perlu diperbaiki,... oleh siapa, institusinya apa, 
kriteria penyaluran kreditnya gemanah, risk managementnya seperti apa, dll. 
Selama ini khan diserahkan ke BPD atau ke bank atau institusi perbankan 
terkait, yang ditunjuk untuk menyalurkan dana ini,.... tapi masih sedikit yang 
berani menyalurkan ke UKM yang kecil2 itu,.... dan kembali ke isu dana yang 
diparkir di SBI oleh BPD,...... kembali ke Issue kolateral UKM, trust, contoh 
bank garmeen , dll......  mungkin bisa kita baca-baca lagi diskusi2 kita di 
thread : http://groups.yahoo.com/group/referensi/message/4111  

salam
 
B. Dwiagus Stepantoro   
Jakarta, INDONESIA
http://bdwiagus.blogspot.com 
Just be open,... who knows lightning will strike!!




----- Original Message ----
From: Bambang Tata Samiadji <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, October 29, 2007 4:55:37 PM
Subject: Re: [referensi] Re: Investasi daerah terbelakang.









  


    
            



Mas Rofiq, saya cuplikan kalimat yang mau saya 
tanggapi :

 

"..Kalau 
demikian maka perlu adanya perubahan yang cukup besar dalam pengalokasian 
anggaran..."

 

BTS :

 

Sungguh,  tidak perlu diadakan perubahan yang 
cukup besar. Biasa saja, cuma niat, dan disetujui DPRD. Bahkan pemberian kredit 
lunak itu sama sekali tidak menganggu anggaran. Lho koq aneh? ...Nggak 
aneh...karena sudah diatur dalam regulasi yang ada. Cerita singkatnya begini : 
Dulu, sebelum ada sistem akuntansi keuangan daerah yang baru (dulu "cash 
basis"), kalau ada Surplus (carry over), atau Sisa Anggaran Lebih (SAL), maka 
sisa itu akan diterima sebagai Penerimaan Pendapatan (Income Revenue) tahun 
anggaran berkenan. Sedangkan dalam akuntansi yang baru (sekarang "accrue 
basis"), Surplus itu harus masuk ke Penerimaan Pembiayaan (Income Financing) 
dan 
tidak lagi masuk ke Penerimaan Pendapatan. Nah, kalau sudah masuk ke Penerimaan 
Pembiayaan, maka dana surplus itu bisa dimanfaatkan untuk memberi kredit kepada 
masyarakat pengusaha lemah, atau bisa juga untuk kredit konsumsi seperti KPR. 
Oleh karena menggunakan surplus itulah, pemberian kredit tidak menganggu 
anggaran. Secara ringkas saya lampirkan pola akuntansi keuangan daerah yang 
lama 
dan baru.

 

Kalau kurang jelas dengan keterangan saya, nanti 
kapan-kapan kita temu darat lagi.

 

Thanks. CU. BTS.

 


  ----- Original Message ----- 

  From: 
  Aunur 
  rofiq 

  To: [EMAIL PROTECTED] ps.com 

  Sent: Monday, October 29, 2007 2:02 
  PM

  Subject: Re: [referensi] Re: Investasi 
  daerah terbelakang.

  


  
  
  

  Mas 
  BTS, saya  tadi menulis sebelum membaca tanggapan Mas BTS. Cuma saya ragu 
  apakah Pemda cukup "smart" untuk memanfaatkan APBD bagi pemberian kredit. 
  Kalau mereka menggunakan jasa perbankan mereka akan terperangkap dengan 
  aturan-aturan seperti NPL dan lain-lain. Kementerian KUKM juga pernah 
  melakukan upaya pemberian dana kredit bagi UKM, ternyata mereka harus 
  menyerahkan dananya ke perbankan atau memberi bantuan kepada koperasi simpan 
  pinjam. Apalagi jika dana yang dibutuhkan bagi dunia usaha di daerah cukup 
  besar. Saya setuju dengan mas BTS tentang "fiscal strategy" atau government 
  spending seperti posting yang terdahulu untuk mendorong 
  pertumbuhan ekonomi daerah. Kalau demikian maka perlu adanya perubahan 
  yang cukup besar dalam pengalokasian anggaran, yang harus diselaraskan 
  dengan praktek-praktek bisnis yang ada.

  Namun 
  saat ini para birokrat sangat khawatir untuk mengalokasikan anggaran bagi 
  kepentingan bisnis (dunia usaha) secara langsung, lebih baik hanya untuk 
  menciptakan iklim usaha seperti membangun infrastruktur, memperbaiki 
peraturan 
  dsb. 

  Dengan 
  demikian "planner" bisa berbuat banyak untuk menciptakan kondisi seperti 
  yang kita inginkan, yakni mendorong dunia usaha setempat melalui 
  rekayasa/kebijakan anggaran. Saya kira pengalaman mas BSP dengan trilple A 
  perlu dilakukan di daerah-daerah lain.

  salam



  ----- 
  Original Message ----
From: Bambang Tata Samiadji 
  <[EMAIL PROTECTED] id>
To: [EMAIL PROTECTED] ps.com
Sent: 
  Monday, October 29, 2007 10:44:19 AM
Subject: Re: [referensi] Re: Investasi 
  daerah terbelakang.


  Mas Aunur Rofiq, kalau perbankan tidak mau 
  memberi kredit, pemda bisa memberi kredit dengan tingkat bunga yang lebih 
  rendah daripada pasaran. Ada dananya dan ada peraturannya (PP 24/2005 tentang 
  Standar Akuntansi pemerintahan) . Baca posting saya yang menanggapi Bung 
  Nuzul. 

   

  Thanks. CU. BTS.

   

  
    ----- Original Message ----- 

    From: Aunur 
    rofiq 

    To: [EMAIL PROTECTED] ps.com 
    

    Sent: Monday, October 29, 2007 9:09 
    AM

    Subject: Re: [referensi] Re: Investasi 
    daerah terbelakang.

    


    
    
    

    Mas 
    Achjar ysh,

     

    "Tanpa 
    mengurangi apresiasi sedikitpun terhadap upaya-upaya mengundang 
    investasi ke daerah terkebelakang (dan tetap harus terus 
    dilakukan),  koq rasa-rasanya tidak banyak diskusi tentang upaya 
    untuk meningkatkan sense of enterpreneurship masyarakat di daerah 
    (terkebelakang) . Timbul kesan bahwa investasi yang 
    dimaksud adalah skala menengah atau besar, dan cenderung 
    dimulai dari "orang luar" dulu."  

     

    Tanggapan:

    Saya rasa bukan "sense of enterpreneurship" masyarakat di daerah 
    tidak ada, tetapi akses ke perbankan yang limited. Yang saya maksud 
    investasi bukan hanya dari luar tetapi pengusaha lokal yang ingin 
    mengembangkan usahanya, terkendala dengan bank policy, yang 
    memberi kekuasaan pada bank cabang sangat terbatas. Perusahaan 
    daerah tidak akan berkembang tanpa dukungan dari sisi perbankan. Coba lihat 
    apa yang dilakukan oleh Malaysia terhadap sistem perbankan untuk mendorong 
    pengusaha lokal, mereka punya komitmen, yakni penjaminan kredit, 
    sehingga perbankan mereka mau membiayai proyek-proyek di daerah tanpa harus 
    bertransaksi di KL.

    salam  

     


____________ 
    _________ _________ _________ _________ __
Do You Yahoo!?
Tired of 
    spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail. 
    yahoo.com 
    



  



____________ _________ _________ _________ _________ __
Do 
  You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
  
http://mail. yahoo.com 
  



    
  

    
    




<!--

#ygrp-mkp{
border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px 0px;padding:0px 14px;}
#ygrp-mkp hr{
border:1px solid #d8d8d8;}
#ygrp-mkp #hd{
color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px 0px;}
#ygrp-mkp #ads{
margin-bottom:10px;}
#ygrp-mkp .ad{
padding:0 0;}
#ygrp-mkp .ad a{
color:#0000ff;text-decoration:none;}
-->



<!--

#ygrp-sponsor #ygrp-lc{
font-family:Arial;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
margin-bottom:10px;padding:0 0;}
-->



<!--

#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}

#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a{
text-decoration:none;}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc{
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o{font-size:0;}
.MsoNormal{
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq{margin:4;}
-->







__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke