Rekan Iman S. 
Sebetulnya kenang-kenangan saya dari pantai Sanur itu masih berasal dari 
mula-mula tahun limapuluhan, dimana jurusan arsitektur itb (yang belon jadi itb 
- dan jelas belum ada planologi) akan ber kuliah kerja atau katakan saja 
berekskursi ke bali, saya sendiri tidak ikut ekskursi ini tapi setelah ini saya 
cukup dekat dengan pekerjaan pu yang dilaksanakan di bali,  mula-mula saya 
dengan K.Watts menyusun suatu survey untuk Candikuning dekat Bratan, pada waktu 
itu sudah ada persiapan untuk hotel pertama di sanur, yang ada kontroversi 
tinggi bangunan yang juga ditanggapi pres Sukarno waktu itu. 
Saya kira pada waktu itu ada semacam aliran atau strain yang memang 
dikembangkan oleh PU, mungkin diprakarsai oleh Lembaga Penelitian Masalah 
Bangunan di bandung, tapi kita lihat banyak venue seperti Werdhapura itu ada 
yang di Jogya, dan beberapa tempat lain. Gaya arsitektur yah sama, belum begitu 
postmodern tapi rada nieuwe zakelijkheid (Belanda habis Pernag Dunia II) yang 
juga dibawa ke Bandung. Saya kira konsep  cottage Werdhapura ini dari waktu 
itu. 
Nah alangkah bedanya Sanur atau Bali sekarang,  pertama kali saya ke Sanur baru 
ada satu hotel Tanjung Sari, malahan belum hotel, lantas ada rumah Le Majeur, 
dan didekatnya ada seorang pedagang lukisan dari patyung antik dari Makassar 
mungkin, lainnya sih masih pantai murni. Yah saya jadi rindu juga.  Waktu 
Werdhapura mulai rame yah banyak seminar diselenggarakan disana,  pernah saya 
ikuti demografi, lantas ada macam-macam lokakarya terlau banyak disebut satu 
persatu.  Jelas bali maju pesat juga dengan obyek-obyek most most post modern 
lah.  That has made Werdhapura something like an elderly lady whose prime time 
maybe has past. nah disinilah mungkin kita bisa insert idee museum, tapi ini 
harus ada review of all the past styles that have come and gone to Bali.  Wah 
ini bisa menarik juga, apalagi utk para connaisseur (pe-rasa atau pe -lezat 
atau simply pe-nikmat)  atau yang tajam lidah tapi bukan latah.  Saya kira  
masalah Museum Friction  yang telah di
 angkat  dalam posting tentang Museum Tsunami ,di Aceh  bisa kita terjemahkan 
kini utk Werdhapura. Saya kira para pragmatic planners bisa heran juga kalau 
ada falsafah atau estetika yang lain daripada diskussi spatial capital. 
Memang benar saya lagi mikir suatu museum utk planologi di Bandung, tapi jelas 
itu terlalu ambisius.  Paling-paling a depository dari artifact yang bisa 
relevan, atau manuskrip-manuskrip asli
Mungkin saya sudah agak meleset dari jalur yang lazim. Salam dari Pak Wawo


----- Original Message ----
From: Iman soedradjat <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, January 13, 2008 6:41:34 PM
Subject: Re: [referensi] genesis - Re: ProfesiTertua Didunia



Hannie Waworoentoe <waworoentoehannie@ yahoo.com> wrote: 
Pak Wawo.
PU punya Wisma di Sanur Bali, namanya Werdhapura.  Werdhapura dalam bahasa 
Balinya artinya tempat orang - orang Werdha (pandai cendikiawan) untuk ditanya. 
 Gagasan ini kini terus sedang diupayakan untuk dijadikan show window 
Direktorat Jenderal Penataan Ruang, sebagai pusat tempat orang bertanya ke tata 
ruang an.Jadi pikiran untuk bikin meseum planologi mari kita kerjakan sama sama.
 
Salam hangat.
Iman Soedradjat. 
 
 
 
Di lain pihak saya juga tergugah dengan prakarsa museum tsunami di banda aceh, 
seperti di posting oleh rekan vebry muamar dalam kaum  Pandan Tikar nya. Saya 
baru mau coba baca lebih seksama , masalah museum frictionsnya.  Barangkali 
kebetulan juga karena saya lagi mikir untuk 'bikin' semacam museum utk 
planologi itb, tapi pasti engga bisa sampai ber milyar rupiah. 
Ngomong-ngomong akhir Januari ini saya akan ke Ternate lagi, mau ketemu seorang 
Belanda yang juga bangun renovasi Arsip Nasional Jakarta dan banyak lain lagi. 
Segitu dulu deh. Pak Wawo. 


..
 





Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.



      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 

Kirim email ke