Saya beberapa kali mengunjungi Situ Gintung ini bersama anak istri,.. 

Dan tidak menyadari kalau situ ini adalah situ buatan hasil tanggulan,.

Saya tadinya membayangkan kalau situ gintung ini adalah sebuah cekungan
dalam dan galian.. Rupanya hasil penanggulan ..

 

Mungkin salah desainnya,.. mestinya situ ini dibuat dengan menggali ke
dalam,... bukan menanggul,... 

Tapi saya pikir ada teknologi struktur yang bisa membuat tanggul dengan
batuan muda di bawah tanah,..

Kalau alasannya: batuan di bawah Indonesia itu batuan muda,. lah, ..masak
sih kita nunggu batuan itu menua dulu baru bisa bikin
bendungan/tanggulan,... 

 

 

Regards,

 dwiagus 

http://bdwiagus.blogspot.com

http://bdwiagus.multiply.com 

 

"The most difficult thing in the world is to know how to do a thing and to
watch somebody else doing it wrong, without comment."  - T. H. White

 

:::... Indo-MONEV ...:::

Indo-MONEV is a mailing list to build a network of Indonesian People
anywhere in the world who are interested, dedicated, and profesionalised to
the work on monitoring and evaluation and other related development issues
including development aid works, particularly in Indonesia.

Join in by sending an email to:  [email protected] 

Find also Indo-MONEV in facebook:
<http://www.facebook.com/group.php?gid=34091848127&ref=ts>
http://www.facebook.com/group.php?gid=34091848127&ref=ts 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf
Of Bambang Tata Samiadji
Sent: 29 March 2009 22:55
To: [email protected]
Subject: [referensi] Tanggul Jebol, siapa yang salah?

 


Kalau sudah terjadi musibah, maka banyak yang saling menyalahkan. 
Sebuah catatan imajiner (ada sumber nyata, ada yang karangan) :

1. Ada yang mengatakan bahwa jebolnya tanggul itu karena curah hujan yang
tinggi./ Tapi pihak BMG mengatakan curah hujan pada Kamis malam itu sangat
rendah. Pihak BMG memastikan bahwa jebolnya tanggul bukan karena curah hujan
yang tinggi.

2. Ada yang mengatakan dulu Situ Gintung itu luasnya 31 ha, sekarang tinggal
23 ha karena dipakai permukiman. Berkurangnya daya tampung situ ini sehingga
tidak mampu menampung guyuran hujan yang tinggi dan akhirnya jebol. /Loh...
bukannya kalau situ (danau) itu volumenya berkurang tekanannya menjadi lebih
rendah? Mestinya semakin mengecil volume danau, justru tidak membuat tanggul
jebol toh..

3. Masyarakat bilang, sebelumnya sudah ada retak-retak dan sudah dilaporkan
kepada Pemerintah, tapi tidak ada respon. /Tapi Balai Besar DAS Ciliwung
yang sehari-hari memelihara Situ Gintung membantah bahwa tidak ada
retak-retak dan tidak ada laporan ke kami. /Loh..jadi lapor ke siapa? Kalau
cuma lapor kelurahan, atau ke kecamatan...ya..mereka tahu apa?

4. Pemda Tangerang mengatakan bahwa soal Situ Gintung itu bukan kewenangan
wajib Pemda, tetapi sepenuhnya tanggung jawab Pemerintah Pusat, dalam hal
ini Departemen PU. /Pemerintah cq PU mengaku bahwa itu memang tanggung jawab
Dep. PU. Dep. PU merasa sudah melaksanakan kewajibannya dengan memelihara
dan mengeluarkan dana besar untuk Situ Gintung. Tapi Dep. PU sesuai dengan
UU tidak bisa mengontrol tumbuhnya pemukiman dekat tanggul yang akan
menganggu kestabilan tanggul. Soal pemukiman jelas tanggung jawab Pemda
Tangerang. /Nah lho...

5. Ada yang mengkritik lagi kepada Pemerintah Belanda dan Pemerintah RI
sekarang yang mewarisi. Mengapa Belanda pada tahun 1933 hanya membuat
bendungan berupa urugan tanah saja, mengapa tidak dibuat bendungan beton
yang kuat?/ Menurut Dep. PU, membuat tanggul dengan beton yang melingkar itu
mahal dan teknologi yang cukup tinggi. Masalahnya bukan soal biaya ataupun
teknologi, tapi batuan bawah di Indonesia itu berupa batuan muda. Jadi bila
pake beton, tetap saja pegangan beton pada batuan muda tidak kuat,..nanti
bisa jebol juga. /Betul juga ya...

6. Kalau begitu.., dengan tangggul yang berupa urugan tanah saja...suatu
ketika akan jebol dan memakan korban. Artinya soal tanggul jebol hanya soal
waktu saja. Artinya juga... soal korban yang akan jatuh seperti sudah
diketahui..atau direncanakan..wah kejam nian Pemerintah ini.
/Bukan begitu! Itu kejadian buruk yang tidak diinginkan. Oleh karenanya ada
jalur atau ruang yang bebas dari pemukiman di arah hilir bila tanggul
benar-benar jebol dan air tumpahan akan langsung masuk ke sungai
Pasanggrahan. /Nah..sekarang tanggul benar-benar jebol dan ternyata ruang
yang seharusnya kosong untuk jalannya air danau bila tanggul jebol ternyata
sudah banyak pemukiman..... KALAU BEGITU SALAH SIAPA YA...?

Thanks. CU. BTS.



Kirim email ke