Rekans referensi dan budayawan ysh, Mungkin saat ini kita sudah tidak bisa lagi hanya nggrundel dan ngomel. Namun sebagai makhluk yang berbudaya, kita juga tidak bisa melakukan tindakan yang tidak berbudaya. Karena itu, saya dengan sekelompok kecil budayawan dan pemerhati budaya di Jogja dan beberapa dari kelompok2 dari beberapa bagian kecil tanah air kita akan melaksanakan gerakan terhadap penguatan budaya kita (cita2nya lho).
Pada tanggal 3 Oktober 2009 ini, insyallah akan dilaksanakan launching Perhimpunan Budaya Nusantara. Acara ini semula akan diselenggarakan pada tanggal 12 september. Namun mengingat situasi yang kurang kondusif, kita undur. Ini antara lain untuk memberikan persiapan yang lebih matang. Acara tersebut akan terbagi menjadi 3 bagian, yaitu : a. Kotemplasi budaya Nusantara. Ini akan menampilkan sebuah multi media yang akan mengupas tentang nasib kebudayaan kita, bagi itu pelaku budaya, produk budaya, maupun nilai2 budaya yang ada dan bagaimana kenyataan di masyarakat. Diharapkan dari kontemplasi ini akan bisa dihasilkan sebuah main streaming permasalahan budaya di negara kita. b. Saresehan budayawan. Ini akan dijadikan ajang untuk melakukan pembahasan terhadap apa yang yang terjadi dan bagaimana kemungkinan solusinya. Kedua acara diatas dilakukan di hotel Sahid Yogyakarta. c. Deklarasi budaya (dilakukan di candi sari), yang merupakan pernyataan sikap bagi semua orang yang concern terhadap budaya dan kebudayaan kita. Hasil yang diharapkan adalah sebuah lembaga yang akan menjadi salah satu institusi yang bergerak dalam rangka melestarikan budaya di Nusantara ini. Demikian sebagai sebuah langkah kecil untuk menjawab kegelisahan kita dari perbuatan Malaysia. Salam bambang sp/jogja

