tergantung kepentingan masing2 sih menurut gw...uang memang nggak
kenal nasionalisme ya...hehehe

On 11/16/10, [email protected]
<[email protected]> wrote:
>
> Milis saham masuk pendukung paham mana nih?  Pro wajar atau tidak wajar?
>
> Dari beberapa analisa opini di harian kompas, kelihatannya harian berbobot
> itu condong mendukung opini tidak wajar. Ada nama yang lumayan kredible
> seperti pak Kwik dan Adler.
>
> Mengapa suhu Ariston belain pendapat wajar nih?
>
> Salam
> Ararat
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
> -----Original Message-----
> From: Anita Bdg <[email protected]>
> Sender: [email protected]
> Date: Tue, 16 Nov 2010 19:32:20
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: [saham] LAGI LAGI KRAS
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Kalo pejabat pemerintah mentalnya modelnya kek begini.
> wajar aja negara selalu dirugikan dan selalu bangkrut.
> Investor Asing dan lokal tentu terbahak2 mentertawakan proses IPO KS,
> jelas2 oversubribed koq diambil harga bawah.......
> anak tamatan SD juga tahu itu ga bener,
> gak usah pake underwriter segala yg dibayar mahal2.
> kalo yg kebagian satu lot mah jangan diitung investor.
> saya warga negara indonesia dgn nasionalisme yang mau beli dan berani dgn
> harga diatas 1000 rp. pun ngga kebagian,
> tp asing bisa dapet 73 persen dgn harga obral....obralllll....obraaaalll
> =============================================================
> http://www.detikfinance.com/read/2010/11/16/131742/1495431/6/tanggapi-class-action-ipo-ks-bapepam-nilai-pengamat-asal-ngomong?f9911013
> ===========================================================
> Tanggapi Class Action IPO KS,
> Bapepam Nilai Pengamat Asal Ngomong
>
>                         Herdaru Purnomo - detikFinance
>       
>
> Jakarta -
>       Sebanyak 13 ekonom akan melakukan gugatan class action kepada
> pemerintah terkait dengan pelaksanaan penawaran umum perdana (initial
> public offering/IPO) PT Krakatau Steel Tbk (KS). Badan Pengawas Pasar
> Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) menganggap 13 ekonom ini asal
> ngomong.
>
> Hal ini dilontarkan oleh Ketua Bapepam LK Fuad Rahmany
> saat ditemui di sela acara Infobank Outlook 2011 di Graha Niaga, Jalan
> Sudirman, Jakarta, Selasa (16/11/2010).
>
> "Dia tuh mau mewakili siapa class action? Ngarang itu. Dia wakili siapa?
> Siapa investor yang dirugikan yang diwakili? Class action itu jangan asal
> omong, class action itu mewakili siapa? Class action itu harusnya sekumpulan
> orang-orang yang drugikan. Lah ini siapa yang dirugikan, ayo siapa?" tutur
> Fuad.
>
> Seperti diketahui, 13 ekonom yang mengajukan gugatan class action
>  adalah Adler Manurung, Sri Edi Swasono, Kwik Kian Gie, Hendri Saparini,
>  Sumarno M, Rushadi, A. Razak, Ichsanudin Noorsy, William Tobing, Erwin
> Ramedhan, Adhie Massardi, dan Fahmi Radi.
>
> Fuad mengatakan, dalam
> IPO KS semua pihak merasa senang dan tak ada yang dirugikan. Jadi
> menurutnya tak perlu ada yang diributkan lagi oleh semua pihak.
>
> "Sebenarnya
>  semuanya happy di sini. Tugas saya kan melindungi investor. Investornya
>  happy kenapa saya harus ribut-ributin KS? Investornya saja happy. Yang
> nggak happy itu yang mau beli nggak dapat. Normal lah itu biasa. Pasti
> ada yang nggak dapat kan, ya semua itu keuntungan dari underwriter,"
> tukas Fuad.
>
> Seperti diketahui IPO KS menjadi buah bibir di
> kalangan masyarakat, khususnya investor di pasar modal. Apalagi setelah
> pemerintah menetapkan harga perdana saham KS Rp 850 atau mendekati batas
>  bawah dari kisaran Rp 750-1.150 per saham.
>
> Pihak-pihak yang
> tidak sepakat pun memprotes harga saham BUMN baja tersebut, karena
> dianggap terlalu murah hingga terjadi tudingan adanya perampokan uang
> negara. Mereka pun mendesak Bapepam-LK untuk membatalkan IPO Krakatau
> Steel.
>
> Setidaknya ada 3 alasan pengajuan gugatan tersebut.
> Pertama, karena KS bergerak dalam industri strategis yang sahamnya harus
>  dikuasai penuh oleh negara. Kedua, para penggugat menilai dalam
> pelaksanaan IPO tersebut negara dirugikan lebih dari Rp 1 triliun. Lalu
> alasan terakhir adalah adanya dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum
> pejabat yang ikut berperan dalam proses IPO tersebut.
>
> Polemik
> semakin runcing usai KS listing di BEI pada Rabu (10/11/2010) lalu.
> Saham KS langsung melesat hingga menyentuh batas atas auto rejection
> sebesar Rp 420 (49,41%) ke level Rp 1.270 per saham. Namun, investor
> asing ternyata langsung menjual 316.129.500 saham dengan total nilai Rp
> 378,693 miliar. Setelah aksi jual massif ini, kepemilikan asing tersisa
> 788.120.500 saham atau setara dengan 5% dari total saham KS.
>
> Salah
>  satu ekonom yaitu Adler, menduga pelepasan saham Krakatau Steel oleh
> investor asing sebagai sebuah persengkongkolan. Selama ini pemerintah
> selalu mendukung kepentingan investor asing dan mengabaikan investor
> dalam negeri.
>
>
>                     (dnl/dro)
>               
>
>
>


------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke