Pak Oguds . Sekedar pendapat saja .
Kalau bapak nga bisa melakukan . (atau ragu ragu ) investasi di pasar sekunder . Bukan berarti orang lain nga dapat lakukan . dalam hal ini saya dapat buktikan . ke bapak bila mau . sejak kapan saya berinvestasi di pasar sekunder . (sejak th 2000 ) Salam Lukman 2011/4/9 Oguds <[email protected]> > Saturday, April 9, 2011, 8:51:53 PM, you wrote: > > TS> Kalo saya kok agak ragu ya kalau investasi saham di pasar > TS> sekunder, sebagai retailer, disebut investasi di sektor riil > TS> mengingat kegiatan usaha emiten sama sekali tidak terpengaruh oleh > TS> transaksi saham-sahamnya di pasar sekunder. > > Saya ingat suatu ketika Menkeu Sri Mulyani juga bilang begitu, > investasi di saham sama halnya investasi di sektor riil. Tidak salah > juga, karena memang perusahaannya ada dan mereka juga berproduksi di > sektor riil. Kecuali perush abal2 yg gak jelas wujudnya. > > Namun saya juga berpikiran sama, bahwa terjadi pemisahan (decoupling) > antara bursa saham dan sektor riil. Ada saatnya antara bursa dan > sektor riil bersinggungan (IPO, right issue), tapi pada umumnya mereka > hidup di dunianya masing2. Inilah yg sering disebut ekonomi gelembung > (bubble). Duit ribuan trilyun di bursa, berputar2 saja, sedikit sekali > yg mampir ke dunia nyata. Andaikata banyak yg mampir di sektor riil, > nanti namanya pelarian modal (outflow), kapan naiknya itu saham? > > -- > Tertanda, > Oguds [960000031] > > > > ------------------------------------ > > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. > > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. > > [email protected] untuk berhenti dari milis saham > [email protected] untuk bergabung ke milis saham > Yahoo! Groups Links > > > > -- Lukman
