Apalah arti sebuah istilah, yg penting cuan :)

2011/8/1 PH <[email protected]>

> **
>
>
> ** Menurut saya kata bisa memuat berbagai arti. Wajar saja kata 'koreksi'
> itu dipakai. Dan juga seperti contoh di TA, apa selalu benar? Tidak heran
> juga kalau salah lalu kita namanya technical correction.
>
> Kalau TA selalu benar maka kalau TA semua indikator sudah menyatakan naik
> apa harus selalu naik? Tidak juga kan?
>
> Market always right? Maybe not. Spekulan yang beli2 harga suatu saham jauh
> di atas nilai seharusnya mungkin akan di koreksi nanti nya. Karena demand
> nya akan ada pada harga yang wajar nya pada akhirnya.
>
> Saya rasa ga masalah dengan kata koreksi.
>
> Dan di tambah kalau koreksi belum tentu harga turun secara temporer. Bisa
> juga turun dan ga naik2 lagi... Karena emang nilai wajarnya jauh dibawah.
> Atau malah berada di industry sunset. Sehingga bisnisnya tidak akan membawa
> nilai nya balik ke atas lagi misalnya.
>
>
>
>
> ------------------------------
> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Sun, 31 Jul 2011 21:02:26 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *[saham] Saya Berhenti Menggunakan Istilah KOREKSI di pasar.
>
>
>
> Mulai hari ini, saya sudah resmi meninggalkan penggunakan istilah
>
> koreksi untuk market yang sudah turun setelah kenaikan cukup lumayan
> seperti yang selama ini umum digunakan orang. Alasan dasarnya adalah
> karena saya baru menyadari pengertin arti kata koreksi itu adalah
> membetulkan apa yang sebelumnya salah atau dinilai salah. Saya juga
> sudah cek pengertian kata correction di dictionary.com yang arahnya
> (diluar yg berhubungan dengan harga karena hal tersebut yg lagi
> dipermasalahkan) semua mengarah ke hal yang saya sebutkan yaitu
> perbaikan dari sesuatu yang kurang baik atau salah sebelumnya.
>
> Disisi lain saya tidak melihat sesuatu yang naik dengan cepat itu
> adalah sesuatu yang salah. Hal ini karena saya menganut pemahaman
> bahwa market is always right. Pasar selalu benar. Karena pasar selalu
> benar, jadi logikanya tidak ada yang perlu dikoreksi karena tidak ada
> pergerakan yang salah sehingga istilah koreksi itu bagi saya sekarang
> menjadi janggal dan tidak tepat.
>
> Istilah lainnya yang juga per hari ini saya tinggalkan adalah istilah
> technical correction. Technical correction juga merupakan istilah yang
> tidak tepat karena seolah-olah jadi berarti bahwa TA sebelumnya itu
> salah sehingga perlu ada koreksi TA.
>
> Saya sebagai seorang chartist jadi melihat bahwa bila saya menggunakan
> istilah koreksi sama saja saya menganggap salah suatu pergerakan
> ataupun TA, dan itu berarti saya merendahkan ilmu TA itu sendiri.
> Selain juga menggunakan istilah pasar sedang koreksi seolah-oleh
> sebelumnya pasar sudah bergerak salah padahal konsep market is always
> right adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Saya tidak ingin
> merendahkan TA tidak juga ingin merendahkan pasar. Oleh karena itu
> istilah koreksi saya tinggalkan per hari ini.
>
> Sebagai gantinya, saya akan menggunakan istilah yang menurut saya
> lebih tepat yaitu:
> Temporary top reversal atau short term top reversal.
>
> Istilah ini jelas jauh lebih tepat ketimbang istilah koreksi. Istilah
> market terkoreksi, menurut saya lebih tepat dikatakan market sedang
> turun secara temporer. Saya terbayang saja bila suatu saat bertemu
> dengan orang awam kemudian saya ceritakan market sedang terkoreksi,
> lalu dia bertanya kenapa terkoreksi. Apakah ada yang salah dengan
> pergerakan sebelumya sehingga harus dikoreksi? Saya tentu akan
> kesulitan menjawabnya. Kalau saya jelaskan, maksudnya market sedang
> turun secara jangka pendek atau temporer. Bisa jadi dia lalu bertanya
> balik kenapa tidak katakan saja sebenarnya market sedang turun secara
> jangka pendek atau temporer. Hal ini karena market sedang koreksi itu
> seolah2 ada yang salah dengan market sehingga perlu dikoreksi atau
> dibetulkan.
>
> Setelah menyadari kesalahan yang telah mendarah daging selama ini akan
> penggunakan kata koreksi atau "correction" yang tidak tepat di dunia
> grafik atau pasar, maka saya memilih untuk meninggalkan istilah
> correction tersebut karena saya sadar tidak ada yang salah di pasar
> ataupun TA sehingga perlu dikoreksi :)
>
> Pro dan kontra terhadap pandangan di atas akan saya anggap sebagai
> sesuatu yang wajar saja. Saya memilih untuk memulai menggunakan
> istilah yang lebih tepat saja tanpa akan menyalahkan mereka yang masih
> lebih suka menggunakan istilah koreksi.
>
> Bagi yang ingin berpendapat berbeda, dipersilakan saja karena ini
> forum bebas dan mungkin kita bertukar pikiran akan hal tersebut :)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
>   
>

Kirim email ke