financial-dictionary.thefreedictionary.com/Market+Correction - CachedSimilar
A relatively short-term drop in stock market prices, generally viewed as 
bringing overpriced stocks back to a level closer to companies' actual values. 
...

A market correction is a decline in price following an extended rise in price. 
Unlike a market crash, a correction involves a relatively small percentage 
decline that occurs gradually rather than precipitously. After a correction, 
markets often consolidate in a narrow trading range before moving upwards. In 
bull markets, corrections are viewed as a healthy repricing of stocks. 
Investors often use corrections as an opportunity to enter at more favorable 
prices. Many market timers use indicators and technical analysis to try and 
determine when a correction is likely to begin and end. The practice of going 
long during corrections is sometimes referred to as "Buying the Dip". Since 
crashes usually start out looking like corrections, going long during a 
correction carries risk.

http://www.facebook.com/hakie1
http://www.tviexpress.com/andyelia1
  ----- Original Message ----- 
  From: [email protected] 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, August 01, 2011 7:44 AM
  Subject: Re: [saham] Saya Berhenti Menggunakan Istilah KOREKSI di ppasar.


    
  Menurut saya harga yg naik terlalu tinggi memang merupakan "kesalahan", 
market memang always right, tapi harga yg naik terlalu tinggi itu bukanlah 
kehendak market yg sebenarnya krn menyalahi jati diri/kodrat market itu 
sendiri..oleh karena itu market akan "mengkoreksi" dirinya dgn menurunkan harga.

  Analoginya seperti anak kecil yg karena terlalu senang dgn makanan tertentu 
sehingga makan dgn sangat lahapnya melebihi jati diri/kodrat perutnya..sehingga 
ia kemudian memuntahkan kembali makanan yg telah dimakannya (mengkoreksi 
tindakannya).

  Koreksi pasar adl tindakan pasar menyesuaikan ke jati dirinya selama ini 
sesuai kodratnya.

  Jadi tdk ada yg salah dengan istilah "market correction". :) 

  Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone


------------------------------------------------------------------------------

  From: "heru" <[email protected]> 
  Sender: [email protected] 
  Date: Mon, 1 Aug 2011 00:28:13 +0000
  To: Saham<[email protected]>
  ReplyTo: [email protected] 
  Subject: Re: [saham] Saya Berhenti Menggunakan Istilah KOREKSI di ppasar.


    
  Bahasa bulenya apa ya, 'Market in Correction' bukan? Yg sering ditulis '+'



  Sent from my BlackBerry®
  powered by Sinyal Kuat INDOSAT


------------------------------------------------------------------------------

  From: [email protected] 
  Sender: [email protected] 
  Date: Mon, 1 Aug 2011 00:16:11 +0000
  To: <[email protected]>
  ReplyTo: [email protected] 
  Subject: Re: [saham] Saya Berhenti Menggunakan Istilah KOREKSI di ppasar.


    
  Saya setuju kali ini ma pak Jimmi.
  Istilah koreksi sudah digunakan oleh orang awam maupun secara formal, sudah 
"branding"dalam komunitas para trader/investor bukan saja di indonesia tp juga 
internasional. Saya kawatir dengan penggunaan istilah baru tsb dappat membuat 
"kerancuan" bagi banyak orang, walaupun penggantian tsb menurut saya sah sah 
saja asalkan dapat diterima oleh komunitas lokal maupun internasional




  All about stock informaton on : www.STOCKMARKETPROFILE.com


------------------------------------------------------------------------------

  From: Jimmy Setiadi Hartono <[email protected]> 
  Sender: [email protected] 
  Date: Sun, 31 Jul 2011 08:16:19 -0700 (PDT)
  To: [email protected]<[email protected]>
  ReplyTo: [email protected] 
  Subject: Re: [saham] Saya Berhenti Menggunakan Istilah KOREKSI di ppasar.


    

  Pak Irwan, terkadang suatu kata biarpun secara kamus salah, tetapi arti kata 
tersebut sudah terlanjur beredar di masyarakat dan masyarakat sudah mengerti 
artinya....


  Contoh: 
  1. semua orang yang makan di warung kopi pasti tau istilah "Internet" yaitu 
"Indomie" + telor + kornet.
      apakah mie yang dijual disitu adalah merk "Indomie"?? bisa saja mie merk 
lain seperti sarimi, mie sedap, dll.....
     
  2. Teh Botol...... Teh botol adalah merk yang dimiliki oleh Sosro.....
       tetapi semua teh yang dalam kemasan botol disebut Teh Botol....


  3. Air minum dalam kemasan istilah di masyarakat adalah AQUA.... padahal 
merk-nya belom tentu Aqua.....


  Diatas adalah beberapa contoh kekeliruan yang sudah memasyarakat, tetapi 
orang2 sudah tau kira2 artinya....


  Sementara untuk kata "Koreksi" yang Pak Irwan katakan, memang arti koreksi 
dalam kamus dengan istilah yang sehari2 digunakan dalam trading berbeda...
  Tetapi, masyarakat terutama traders & investor sudah mengerti arti koreksi 
adalah penurunan sementara harga saham..


  Sekian pendapat dari saya


  Jimmy







------------------------------------------------------------------------------
  From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
  To: [email protected]
  Sent: Sunday, July 31, 2011 9:44 PM
  Subject: Re: [saham] Saya Berhenti Menggunakan Istilah KOREKSI di ppasar.


    
  Bu Katrin, saya ingin meluruskan pengertian market is always right. 
  Pengertian market is always right itu bukan berarti market selalu naik bila 
itu yg bu Katrin maksudkan. Market is always right itu maksudnya adalah 
berapapun harga yang terjadi pasar, itu adalah cerminan kesepakatan antara 
pembeli dan penjual dimana mereka bersepakat untuk membeli dan menjual. Mungkin 
bagi sementara orang harga tersebut terlalu mahal, tapi bagi orang lain harga 
tersebut masih murah, sehingga terjadilah perdagangan di harga tersebut. Dan 
inilah yang disebut dengan istilah market is always right.

  Jadi, dalam kondisi market is always right itu harga bisa bergerak naik bisa 
juga bergerak turun :)

  Tapi yang jelas market koreksi itu seperti menunjukkan bahwa harga yang naik 
itu adalah sesuatu yang salah sehingga harus dikoreksi. Padahal kita tahu 
bersama, sering sekali setelah turun, harga kembali naik. Lalu, dimanakah 
salahnya harga yang naik sehingga harus turun kalau setelah turun lalu ternyata 
naik kembali dan bahkan melebihi kenaikan sebelumnya?

  Itu sebabnya, saya melihat untuk istilah market yang sudah turun karena 
adanya profit taking itu tidak tepat disebut dengan koreksi karena memang tidak 
ada yang salah dengan kenaikan di market sehingga perlu dikoreksi :)

  jabat erat,
  Irwan Ariston Napitupulu


  2011/7/31 katrin <[email protected]>



    1. stock market selama nya seharusnya mengalami kenaikan selama berkala. 
Kalau stock market tidak naik maka cuman bisa trading pakai short yang angka 
akhir nya yah "0". Sampai saat ini belum ada market saham yg secara TA bergerak 
ke angka 0 kecuali mungkin negara-2 yg sedang perang misalnya.

    2. Kalau stock market aka index turun biasanya kan kalau factor fundamental 
i.e macro economy sedang menurun, atau market berjalan terlalu cepat, atau 
sebab-2 lain nya seperti pump and dump play.

    3. Contoh nya kayak Dow yang bertahan bbrp bulan di atas 13 ribu an padahal 
ekonomi USA sedang kontraksi, atau saat Nasdaq berjalan terlalu cepat dibanding 
perkembangan fundamental perusahaan internet karena faktor "me too". Saham 
seperti TMPI yg bergerak karena digerakkan secara khusus sehingga akhirnya 
mengalami penurunan. 

    Jadi menurut saya sih istilah "koreksi" sangat valid, karena istilah 
"market is always right" itu yah gak bener sih soalnya market efficiency "tidak 
pernah" ada. Market always right jika informasi tersedia merata untuk seluruh 
partisipan market.

    Indikator TA setiap saat tidak pernah salah tetapi tidak seluruh indikator 
menggambarkan seluruh kondisi market secara bersamaan.

    *nunggu market koreksi :d



    sent with love®

----------------------------------------------------------------------------

    From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> 
    Sender: [email protected] 
    Date: Sun, 31 Jul 2011 21:02:26 +0700
    To: <[email protected]>
    ReplyTo: [email protected] 
    Subject: [saham] Saya Berhenti Menggunakan Istilah KOREKSI di pasar.


      
    Mulai hari ini, saya sudah resmi meninggalkan penggunakan istilah
    koreksi untuk market yang sudah turun setelah kenaikan cukup lumayan
    seperti yang selama ini umum digunakan orang. Alasan dasarnya adalah
    karena saya baru menyadari pengertin arti kata koreksi itu adalah
    membetulkan apa yang sebelumnya salah atau dinilai salah. Saya juga
    sudah cek pengertian kata correction di dictionary.com yang arahnya
    (diluar yg berhubungan dengan harga karena hal tersebut yg lagi
    dipermasalahkan) semua mengarah ke hal yang saya sebutkan yaitu
    perbaikan dari sesuatu yang kurang baik atau salah sebelumnya.

    Disisi lain saya tidak melihat sesuatu yang naik dengan cepat itu
    adalah sesuatu yang salah. Hal ini karena saya menganut pemahaman
    bahwa market is always right. Pasar selalu benar. Karena pasar selalu
    benar, jadi logikanya tidak ada yang perlu dikoreksi karena tidak ada
    pergerakan yang salah sehingga istilah koreksi itu bagi saya sekarang
    menjadi janggal dan tidak tepat.

    Istilah lainnya yang juga per hari ini saya tinggalkan adalah istilah
    technical correction. Technical correction juga merupakan istilah yang
    tidak tepat karena seolah-olah jadi berarti bahwa TA sebelumnya itu
    salah sehingga perlu ada koreksi TA.

    Saya sebagai seorang chartist jadi melihat bahwa bila saya menggunakan
    istilah koreksi sama saja saya menganggap salah suatu pergerakan
    ataupun TA, dan itu berarti saya merendahkan ilmu TA itu sendiri.
    Selain juga menggunakan istilah pasar sedang koreksi seolah-oleh
    sebelumnya pasar sudah bergerak salah padahal konsep market is always
    right adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Saya tidak ingin
    merendahkan TA tidak juga ingin merendahkan pasar. Oleh karena itu
    istilah koreksi saya tinggalkan per hari ini.

    Sebagai gantinya, saya akan menggunakan istilah yang menurut saya
    lebih tepat yaitu:
    Temporary top reversal atau short term top reversal.

    Istilah ini jelas jauh lebih tepat ketimbang istilah koreksi. Istilah
    market terkoreksi, menurut saya lebih tepat dikatakan market sedang
    turun secara temporer. Saya terbayang saja bila suatu saat bertemu
    dengan orang awam kemudian saya ceritakan market sedang terkoreksi,
    lalu dia bertanya kenapa terkoreksi. Apakah ada yang salah dengan
    pergerakan sebelumya sehingga harus dikoreksi? Saya tentu akan
    kesulitan menjawabnya. Kalau saya jelaskan, maksudnya market sedang
    turun secara jangka pendek atau temporer. Bisa jadi dia lalu bertanya
    balik kenapa tidak katakan saja sebenarnya market sedang turun secara
    jangka pendek atau temporer. Hal ini karena market sedang koreksi itu
    seolah2 ada yang salah dengan market sehingga perlu dikoreksi atau
    dibetulkan.

    Setelah menyadari kesalahan yang telah mendarah daging selama ini akan
    penggunakan kata koreksi atau "correction" yang tidak tepat di dunia
    grafik atau pasar, maka saya memilih untuk meninggalkan istilah
    correction tersebut karena saya sadar tidak ada yang salah di pasar
    ataupun TA sehingga perlu dikoreksi :)

    Pro dan kontra terhadap pandangan di atas akan saya anggap sebagai
    sesuatu yang wajar saja. Saya memilih untuk memulai menggunakan
    istilah yang lebih tepat saja tanpa akan menyalahkan mereka yang masih
    lebih suka menggunakan istilah koreksi.

    Bagi yang ingin berpendapat berbeda, dipersilakan saja karena ini
    forum bebas dan mungkin kita bertukar pikiran akan hal tersebut :)

    jabat erat,
    Irwan Ariston Napitupulu













  

Kirim email ke