tapi, ngemeng2, istilah koreksi itu sendiri sejarah nongolnya sendiri gmn bang? maap, nubie bgt.

On 31/07/2011 23:07, Irwan Ariston Napitupulu wrote:

Kalau jatuhnya dalam dalam waktu singkat itu artinya crash, kalau turunnya dalam tapi dalam jangka waktu yang lama alias prosesnya butuh waktu lebih panjang namanya bearish, kalau penurunannya hanya sedikit namanya penurunan sesaat atau temporary top reversal atau short term top reversal.

Yang jelas tidak ada istilah koreksi lagi, karena market is always right. Harga dipasar itu adalah hasil kesepakatan dari pembeli dan penjual, sehingga harga yang terjadi di pasar itu adalah selalu benar. Mohon dibedakan dengan pemahaman value harga di pasar yang ketinggian menurut subyektivitas kita. Kita sudah melihat harga saham yang PER nya 10x bisa turun terus, sementara PER nya yang sudah 30x bisa naik terus. :)

Selama ada pembeli dan penjual yang bersepakat untuk melakukan transaksi beli dan jual di harga tertentu, itulah harga pasar yang terjadi. Market is always right, ngga peduli kita punya pikiran itu harga ketinggian atau kemurahan karena harga dipasar tidak tergantung penilaian kita kemahalan atau kemurahan sehingga tidak ada istilah koreksi kalau market is always right :)

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2011/7/31 <[email protected] <mailto:[email protected]>>



    Bang Ian, sy org awam...
    Mau tanya, klo kondisi buble gmn? Yg saya tau kan harga naik
    tinggi diatas wajar atau mungkin riilnya, terus dia jatuh ke harga
    aslinya... Itu bukan koreksi ya?

    Powered by Telkomsel BlackBerry®

    ------------------------------------------------------------------------
    *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]
    <mailto:[email protected]>>
    *Sender: * [email protected] <mailto:[email protected]>
    *Date: *Sun, 31 Jul 2011 21:02:26 +0700
    *To: *<[email protected] <mailto:[email protected]>>
    *ReplyTo: * [email protected] <mailto:[email protected]>
    *Subject: *[saham] Saya Berhenti Menggunakan Istilah KOREKSI di pasar.

    Mulai hari ini, saya sudah resmi meninggalkan penggunakan istilah
    koreksi untuk market yang sudah turun setelah kenaikan cukup lumayan
    seperti yang selama ini umum digunakan orang. Alasan dasarnya adalah
    karena saya baru menyadari pengertin arti kata koreksi itu adalah
    membetulkan apa yang sebelumnya salah atau dinilai salah. Saya juga
    sudah cek pengertian kata correction di dictionary.com
    <http://dictionary.com> yang arahnya
    (diluar yg berhubungan dengan harga karena hal tersebut yg lagi
    dipermasalahkan) semua mengarah ke hal yang saya sebutkan yaitu
    perbaikan dari sesuatu yang kurang baik atau salah sebelumnya.

    Disisi lain saya tidak melihat sesuatu yang naik dengan cepat itu
    adalah sesuatu yang salah. Hal ini karena saya menganut pemahaman
    bahwa market is always right. Pasar selalu benar. Karena pasar selalu
    benar, jadi logikanya tidak ada yang perlu dikoreksi karena tidak ada
    pergerakan yang salah sehingga istilah koreksi itu bagi saya sekarang
    menjadi janggal dan tidak tepat.

    Istilah lainnya yang juga per hari ini saya tinggalkan adalah istilah
    technical correction. Technical correction juga merupakan istilah yang
    tidak tepat karena seolah-olah jadi berarti bahwa TA sebelumnya itu
    salah sehingga perlu ada koreksi TA.

    Saya sebagai seorang chartist jadi melihat bahwa bila saya menggunakan
    istilah koreksi sama saja saya menganggap salah suatu pergerakan
    ataupun TA, dan itu berarti saya merendahkan ilmu TA itu sendiri.
    Selain juga menggunakan istilah pasar sedang koreksi seolah-oleh
    sebelumnya pasar sudah bergerak salah padahal konsep market is always
    right adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Saya tidak ingin
    merendahkan TA tidak juga ingin merendahkan pasar. Oleh karena itu
    istilah koreksi saya tinggalkan per hari ini.

    Sebagai gantinya, saya akan menggunakan istilah yang menurut saya
    lebih tepat yaitu:
    Temporary top reversal atau short term top reversal.

    Istilah ini jelas jauh lebih tepat ketimbang istilah koreksi. Istilah
    market terkoreksi, menurut saya lebih tepat dikatakan market sedang
    turun secara temporer. Saya terbayang saja bila suatu saat bertemu
    dengan orang awam kemudian saya ceritakan market sedang terkoreksi,
    lalu dia bertanya kenapa terkoreksi. Apakah ada yang salah dengan
    pergerakan sebelumya sehingga harus dikoreksi? Saya tentu akan
    kesulitan menjawabnya. Kalau saya jelaskan, maksudnya market sedang
    turun secara jangka pendek atau temporer. Bisa jadi dia lalu bertanya
    balik kenapa tidak katakan saja sebenarnya market sedang turun secara
    jangka pendek atau temporer. Hal ini karena market sedang koreksi itu
    seolah2 ada yang salah dengan market sehingga perlu dikoreksi atau
    dibetulkan.

    Setelah menyadari kesalahan yang telah mendarah daging selama ini akan
    penggunakan kata koreksi atau "correction" yang tidak tepat di dunia
    grafik atau pasar, maka saya memilih untuk meninggalkan istilah
    correction tersebut karena saya sadar tidak ada yang salah di pasar
    ataupun TA sehingga perlu dikoreksi :)

    Pro dan kontra terhadap pandangan di atas akan saya anggap sebagai
    sesuatu yang wajar saja. Saya memilih untuk memulai menggunakan
    istilah yang lebih tepat saja tanpa akan menyalahkan mereka yang masih
    lebih suka menggunakan istilah koreksi.

    Bagi yang ingin berpendapat berbeda, dipersilakan saja karena ini
    forum bebas dan mungkin kita bertukar pikiran akan hal tersebut :)

    jabat erat,
    Irwan Ariston Napitupulu






Kirim email ke