Bagaimana kalo istilahnya "MARKET REVISI" ??

(Seperti buku kan ada edisi revisi, ya market jg ada harga revisi :D )


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: BK Wibowo <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 1 Aug 2011 09:48:28 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Saya Berhenti Menggunakan Istilah KOREKSI di ppasar.

Saya rasa karena market mengenal istilah overreaction dan underreaction,
maka istilah koreksi adalah wajar untuk digunakan :)

Salam,
BK. Wibowo

Pada 1 Agustus 2011 09:35, heru <[email protected]> menulis:

> **
>
>
> ** Sebentar, kayaknya bang Ian salah buka kamus, coba di cek di
> Investopedia, ada tuh definisi 'Correction'
>
>
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> ------------------------------
> *From: * "PH" <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Mon, 1 Aug 2011 02:31:37 +0000
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Saya Berhenti Menggunakan Istilah KOREKSI di
> ppasar.
>
>
>
> ** Mungkin koreksi bukan hanya untuk orang yang beli dan jual pak irwan.
>
> Kalau arti koreksi itu pembetulan dari yang salah.
>
> Maka saya penjual barang yang menyatakan harus koreksi (lalu harga saham
> turun). Maka dari itu kata koreksi muncul. Yah menurut saya harga saham
> tersebut salah maka saya harus mengkoreksi. Kebetulan juga di dukung
> majority orang maka penjual lebih banyak maka harga akan turun.
>
> Jadi majority menjual karena menurut nya perlu koreksi.
>
> Wajar saja kata koreksi digunakan. Mungkin pak ian di pihak lain yang tidak
> setuju harga salah tapi bukan bearti bagi penjual itu harga sekarang adalah
> benar. Yah waktu harga naik dia ga ikutan beli. Saat naik terlalu banyak
> maka saat nya "pembetulan dari yang salah" dilakukan oleh pemegang saham.
>
> Yah mungkin kata "koreksi" itu lebih cocok digunakan dan juga sudah
> digunakan secara umum.
>
> Ingat tidak semua orang harus setuju bahwa harga sekarang itu sudah benar.
> Benar bagi pembeli dan penjual? Bagi yang belum melakukan transaksi, Dan
> hanya melakukan transaksi saat melihat harga sudah salah dan diperlukan nya
> koreksi / pembetulan yang salah.
>
> Kata koreksi saya rasa tidak salah digunakan. Walaupun pak irwan berprinsip
> market is always right. Kalau tidak ada yang memulai berpikiran bahwa harga
> sekarang adalah salah maka tidak ada yang akan melakukan perubahan arah atas
> harga saham tersebut.
>
>
>
>
> ------------------------------
> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Sun, 31 Jul 2011 22:22:45 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Saya Berhenti Menggunakan Istilah KOREKSI di
> ppasar.
>
>
>
> kalau menggunakan kata koreksi maka tidak berlaku pemahaman market is
> always right. :)
> Bila memakai dan mengaminkan market is always right, dalam artian bahwa
> harga di pasar adalah hasil kesepakatan antara pembeli dan penjual yang bisa
> memiliki pemahamannya sendiri akan harga dan bersekpakatan untuk melakukan
> transaksi beli dan jual.
>
> Bisa saja harga harga tersebut terlalu mahal buat kita karena menghitung
> katakanlah laporan keuangan atau fundamental perusahaan. Tapi tetap saja
> kita tidak bisa mengatakan bahwa pembeli itu salah membeli di harga tersebut
> hanya karena kita memiliki value yang berbeda dengan orang tersebut. Tolok
> ukurnya bukan pemikiran kita, karena dipasar itu adalah soal harga yang
> terjadi di pasar itulah harga pasar. Harga pasar selalu benar. Karena market
> is always right. Market tidak bergerak berdasarkan pemikiran kita. Dia
> bergerak berdasarkan kesepakatan antara pembeli dan penjual dipasar. Itulah
> maksud dari istilah market is always right. Kita hanya bisa mengatakan
> harganya terlalu mahal atau harganya terlalu murah :)
>
> Sebagai contoh, adakah kita bisa mengatakan bahwa harga ADMG di 850 pada
> penutupan hari Jumat adalah harga saya salah karena penurunannya terlalu
> banyak dalam sehari (turun 17,47%) sementara IHSG hanya turun 0,36%? Atau
> bisakah kita mengatakan harganya di 850 tidak benar karena PER nya murah?
> Kalau kita katakan tidak benar, maka harga penutupan hari Jumat harus
> dikoreksi ke harga yang benar. Apakah BEI akan mau melakukan koreksi
> tersebut? Tentu tidak karena harga dipasar sudah benar, karena memang market
> is always right, apapun pemikiran atau penilaian kita atas valuasi terhadap
> saham tersebut :)
>
> Kembali ke kata koreksi, pemahaman dasar dari kata koreksi itu adalah
> memperbaiki atau membetulkan atas sesuatu yang dianggap salah atau tidak
> tepat. Yang jadi pertanyaan, adakah yang salah dengan pergerakan atau harga
> sebelumnya?  Maka, kalau kita katakan ada, maka akan berbenturan dengan
> konsep yang mengatakan market is always right dimana tidak ada yang perlu
> dikoreksi karena memang tidak ada yang salah dari pergerakan harga atau
> harga itu sendiri. :)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 2011/7/31 katrin <[email protected]>
>
>> **
>>
>>
>> Hihihi iya kalau pengertian market is always right adalah kesepakatan
>> penjual-pembeli saya setuju deh.
>>
>> Tadi saya nangkep nya maksud market is always right adalah harga sesuatu
>> selalu mencerminkan sluruh faktor-2 selain kesepakan pembeli-penjual.
>>
>> Poin 2, harga yang tekoreksi bisa ada bbrp sebab kan ? Antara lain, profit
>> taking, ini saya setuju tidak disebut koreksi tapi pause atau ngambil nafas
>> deh.
>>
>> Tapi kalau case nya ambil contoh : harga saham bergerak naik terlalu cepat
>> yg tdk berkestujuan dgn faktor lain, e.g perfomance emiten itu sendiri
>> tetapi hanya karena ekspetasi naik dari pembeli dan ekspetasi harga sudah
>> sesuai dari penjual, maka istilah koreksi tetap tepat karena penurunan harga
>> adalah merupakan koreksi "harga" terhadap faktor-2 lain..:d
>>
>> Anw, mungkin sebaiknya memang dipisahkan antara penurunan karena pt dan
>> koreksi karena harga menyesuaikan dgn seluruh faktor harga :d
>>
>>
>> sent with love®
>> ------------------------------
>> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>> *Sender: * [email protected]
>> *Date: *Sun, 31 Jul 2011 21:44:59 +0700
>> *To: *<[email protected]>
>> *ReplyTo: * [email protected]
>> *Subject: *Re: [saham] Saya Berhenti Menggunakan Istilah KOREKSI di
>> ppasar.
>>
>>
>>
>> Bu Katrin, saya ingin meluruskan pengertian market is always right.
>> Pengertian market is always right itu bukan berarti market selalu naik
>> bila itu yg bu Katrin maksudkan. Market is always right itu maksudnya adalah
>> berapapun harga yang terjadi pasar, itu adalah cerminan kesepakatan antara
>> pembeli dan penjual dimana mereka bersepakat untuk membeli dan menjual.
>> Mungkin bagi sementara orang harga tersebut terlalu mahal, tapi bagi orang
>> lain harga tersebut masih murah, sehingga terjadilah perdagangan di harga
>> tersebut. Dan inilah yang disebut dengan istilah market is always right.
>>
>> Jadi, dalam kondisi market is always right itu harga bisa bergerak naik
>> bisa juga bergerak turun :)
>>
>> Tapi yang jelas market koreksi itu seperti menunjukkan bahwa harga yang
>> naik itu adalah sesuatu yang salah sehingga harus dikoreksi. Padahal kita
>> tahu bersama, sering sekali setelah turun, harga kembali naik. Lalu,
>> dimanakah salahnya harga yang naik sehingga harus turun kalau setelah turun
>> lalu ternyata naik kembali dan bahkan melebihi kenaikan sebelumnya?
>>
>> Itu sebabnya, saya melihat untuk istilah market yang sudah turun karena
>> adanya profit taking itu tidak tepat disebut dengan koreksi karena memang
>> tidak ada yang salah dengan kenaikan di market sehingga perlu dikoreksi :)
>>
>> jabat erat,
>> Irwan Ariston Napitupulu
>>
>> 2011/7/31 katrin <[email protected]>
>>
>>> **
>>>
>>>
>>> 1. stock market selama nya seharusnya mengalami kenaikan selama berkala.
>>> Kalau stock market tidak naik maka cuman bisa trading pakai short yang angka
>>> akhir nya yah "0". Sampai saat ini belum ada market saham yg secara TA
>>> bergerak ke angka 0 kecuali mungkin negara-2 yg sedang perang misalnya.
>>>
>>> 2. Kalau stock market aka index turun biasanya kan kalau factor
>>> fundamental i.e macro economy sedang menurun, atau market berjalan terlalu
>>> cepat, atau sebab-2 lain nya seperti pump and dump play.
>>>
>>> 3. Contoh nya kayak Dow yang bertahan bbrp bulan di atas 13 ribu an
>>> padahal ekonomi USA sedang kontraksi, atau saat Nasdaq berjalan terlalu
>>> cepat dibanding perkembangan fundamental perusahaan internet karena faktor
>>> "me too". Saham seperti TMPI yg bergerak karena digerakkan secara khusus
>>> sehingga akhirnya mengalami penurunan.
>>>
>>> Jadi menurut saya sih istilah "koreksi" sangat valid, karena istilah
>>> "market is always right" itu yah gak bener sih soalnya market efficiency
>>> "tidak pernah" ada. Market always right jika informasi tersedia merata untuk
>>> seluruh partisipan market.
>>>
>>> Indikator TA setiap saat tidak pernah salah tetapi tidak seluruh
>>> indikator menggambarkan seluruh kondisi market secara bersamaan.
>>>
>>> *nunggu market koreksi :d
>>>
>>>
>>> sent with love®
>>> ------------------------------
>>> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>>> *Sender: * [email protected]
>>> *Date: *Sun, 31 Jul 2011 21:02:26 +0700
>>> *To: *<[email protected]>
>>> *ReplyTo: * [email protected]
>>> *Subject: *[saham] Saya Berhenti Menggunakan Istilah KOREKSI di pasar.
>>>
>>>
>>>
>>> Mulai hari ini, saya sudah resmi meninggalkan penggunakan istilah
>>> koreksi untuk market yang sudah turun setelah kenaikan cukup lumayan
>>> seperti yang selama ini umum digunakan orang. Alasan dasarnya adalah
>>> karena saya baru menyadari pengertin arti kata koreksi itu adalah
>>> membetulkan apa yang sebelumnya salah atau dinilai salah. Saya juga
>>> sudah cek pengertian kata correction di dictionary.com yang arahnya
>>> (diluar yg berhubungan dengan harga karena hal tersebut yg lagi
>>> dipermasalahkan) semua mengarah ke hal yang saya sebutkan yaitu
>>> perbaikan dari sesuatu yang kurang baik atau salah sebelumnya.
>>>
>>> Disisi lain saya tidak melihat sesuatu yang naik dengan cepat itu
>>> adalah sesuatu yang salah. Hal ini karena saya menganut pemahaman
>>> bahwa market is always right. Pasar selalu benar. Karena pasar selalu
>>> benar, jadi logikanya tidak ada yang perlu dikoreksi karena tidak ada
>>> pergerakan yang salah sehingga istilah koreksi itu bagi saya sekarang
>>> menjadi janggal dan tidak tepat.
>>>
>>> Istilah lainnya yang juga per hari ini saya tinggalkan adalah istilah
>>> technical correction. Technical correction juga merupakan istilah yang
>>> tidak tepat karena seolah-olah jadi berarti bahwa TA sebelumnya itu
>>> salah sehingga perlu ada koreksi TA.
>>>
>>> Saya sebagai seorang chartist jadi melihat bahwa bila saya menggunakan
>>> istilah koreksi sama saja saya menganggap salah suatu pergerakan
>>> ataupun TA, dan itu berarti saya merendahkan ilmu TA itu sendiri.
>>> Selain juga menggunakan istilah pasar sedang koreksi seolah-oleh
>>> sebelumnya pasar sudah bergerak salah padahal konsep market is always
>>> right adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Saya tidak ingin
>>> merendahkan TA tidak juga ingin merendahkan pasar. Oleh karena itu
>>> istilah koreksi saya tinggalkan per hari ini.
>>>
>>> Sebagai gantinya, saya akan menggunakan istilah yang menurut saya
>>> lebih tepat yaitu:
>>> Temporary top reversal atau short term top reversal.
>>>
>>> Istilah ini jelas jauh lebih tepat ketimbang istilah koreksi. Istilah
>>> market terkoreksi, menurut saya lebih tepat dikatakan market sedang
>>> turun secara temporer. Saya terbayang saja bila suatu saat bertemu
>>> dengan orang awam kemudian saya ceritakan market sedang terkoreksi,
>>> lalu dia bertanya kenapa terkoreksi. Apakah ada yang salah dengan
>>> pergerakan sebelumya sehingga harus dikoreksi? Saya tentu akan
>>> kesulitan menjawabnya. Kalau saya jelaskan, maksudnya market sedang
>>> turun secara jangka pendek atau temporer. Bisa jadi dia lalu bertanya
>>> balik kenapa tidak katakan saja sebenarnya market sedang turun secara
>>> jangka pendek atau temporer. Hal ini karena market sedang koreksi itu
>>> seolah2 ada yang salah dengan market sehingga perlu dikoreksi atau
>>> dibetulkan.
>>>
>>> Setelah menyadari kesalahan yang telah mendarah daging selama ini akan
>>> penggunakan kata koreksi atau "correction" yang tidak tepat di dunia
>>> grafik atau pasar, maka saya memilih untuk meninggalkan istilah
>>> correction tersebut karena saya sadar tidak ada yang salah di pasar
>>> ataupun TA sehingga perlu dikoreksi :)
>>>
>>> Pro dan kontra terhadap pandangan di atas akan saya anggap sebagai
>>> sesuatu yang wajar saja. Saya memilih untuk memulai menggunakan
>>> istilah yang lebih tepat saja tanpa akan menyalahkan mereka yang masih
>>> lebih suka menggunakan istilah koreksi.
>>>
>>> Bagi yang ingin berpendapat berbeda, dipersilakan saja karena ini
>>> forum bebas dan mungkin kita bertukar pikiran akan hal tersebut :)
>>>
>>> jabat erat,
>>> Irwan Ariston Napitupulu
>>>
>>>
>>>
>>
>>
>>
>   
>

Kirim email ke