Loh gpp investor tulen kan main dekade-an hitungannya,beli dan lupakan
mungkin ntar lupa profit taking buat dinikmati ha3

2011/11/10 Teguh Diyanto <[email protected]>

>
>
> True investor cutloss gak ya kalau ekonomi dunia resesi ?
>
> Kalo gak cut loss bisa nyangkut lama..
>
> --- On *Wed, 11/9/11, [email protected] <[email protected]>* wrote:
>
>
> From: [email protected] <[email protected]>
> Subject: Re: [saham] Re: Syarat Keberhasilan Metode Lo Kheng Hong
> To: [email protected]
> Date: Wednesday, November 9, 2011, 7:24 PM
>
>
>
> Sebenernya FA dan TA bisa diilustrasikan dgn ilustrasi org main yoyo saat
> naik/turun tangga.
>
> FA ga peduli yoyonya naik atau turun (meskipun mereka biasanya lebih
> tenang membeli saat yoyonya turun, ini dikarenakan mereka selalu ingin
> mendapat margin of safety yg baik), mereka hanya peduli terhadap kaki org
> tsb naik atau turun.
>
> TA ga peduli kakinya naik atau turun (meskipun mereka biasanya lebih
> tenang kalo membeli saat kakinya sedang naik, ini dikarenakan mereka selalu
> ingin mendapat momentum yg baik), mereka hanya peduli terhadap yoyo org tsb
> naik atau turun.
>
> Ilustrasi ini membuat sy utk pertamakalinya dapay melihat perbedaan antara
> pendekatan FA dgn TA.
>
> Semoga berguna. :)
>
>
> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
> ------------------------------
> *From: *"caknoval" <[email protected]>
> *Sender: *[email protected]
> *Date: *Thu, 10 Nov 2011 00:24:24 -0000
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: *[email protected]
> *Subject: *[saham] Re: Syarat Keberhasilan Metode Lo Kheng Hong
>
>
> Yang sering terjadi adalah ketidakkonsistenan. Masuk dengan FA, keluar
> dengan TA, atau sebaliknya. Mestinya kalau masuk dengan FA, keluar ya
> dengan FA.
> LKH tipe yang konsisten seperti ini. Dia masuk dengan FA, terus ditinggal
> tidur. Gak peduli dengan goyangannya TA.
>
> --- In 
> [email protected]<http://us.mc1900.mail.yahoo.com/mc/compose?to=saham%40yahoogroups.com>,
> Hendrik Limbono <hendrik_lwww@...> wrote:
> >
> > Maslaah GCG sendiri kalau kita investor kecil dan gak punya akses ke
> manajemen
> > bagaiman akita tau perusahaan itu punya GCG yang baik???
> >
> > mungkin kalau perudshaaannya seperti BUMI dan grup bakrie kita jadi tau
> lah, kalau suka Corporate Action
> > tapi ada pula perusaan seperti EXXON yang bener2 diyakini bagus, eh
> bangkrut juga..
> > AIG, Lehman Brother, yang kredit ratingnya AAA, ternyata jatuh juga...
> >
> > IntinyaÂ
> > saya cman ingin menyampaikan bahwa,Â
> > Slepping Investor itu bagus,Â
> > TAPI jangan telan mentah2 ajaÂ
> > sebab bagi yang awam, akan berpandangan cuman ;
> > 1. Beli saham bagus
> > 2. Tinggal tidur.
> >
> > padahal mungkin perlu diselidiki lagi lebih lanjut mengenai suatu
> perusahan sebelum dibeli dan ditinggal tidur...
> > perlu diselidiki lebih lanjut sebelum menggunakan metode yang dianggap
> bagus
> >
> > ingatlag bahwa RESIKO berada dalam diri sendiri
> > bukan pada saham ataupun metode..
> >
> > 2 orang yang berbeda membeli saham yang sama dengan metode yang sama
> > bisa menghasilkan hasil yang berbeda...
> >
> > yang 1 seperti LKH yang 1 lagi juga sama sepeti LKH hanya saja yang 1
> gunakan dana yang bener2 nganggur
> > yang 1 lagi pas sahamnya lagi turun (karena semua saham bisa turun),
> jual karena kepept butuh duit...
> >
> > Â
> > =======================================
> > bei5000.com
> >
> >
> > ________________________________
> > From: Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...>
> > To: 
> > [email protected]<http://us.mc1900.mail.yahoo.com/mc/compose?to=saham%40yahoogroups.com>
> > Sent: Wednesday, November 9, 2011 11:15 PM
> > Subject: Re: [saham] Syarat Keberhasilan Metode Lo Kheng Hong
> >
> >
> > Â
> > GCG itu banyak ukurannya. Tapi kalau saya sebagai investor, paling saya
> pakai filternya, adalah sbb:
> > - apakah manajemennya bisa diandalkan dan dipercaya atau tidak?
> > - apakah manajemennya suka ngakalin investor kecil atau tidak?
> > - apakah manajemennya suka keluarga kebijakan2 yg membingungkan kita
> atau tidak?
> >
> > Nah, kalau ada emiten yg manajemennya suka keluarin corp action yg
> sifatnya berakrobatik sehingga membuat kita sebagai investor bingung
> sendiri maksudnya apa, belum lagi utak atik kepemilikan yg bikin kita sulit
> memahaminya, bagi saya itu sudah ngga GCG.
> > Kalau manajemennya pelit kasih dividend, padahal katanya labanya besar,
> dan juga usahanya tidak lagi ekspansi2 banget, maka saya anggap
> manajemennya cuma bisa ngomong untung di atas kertas alias ada unsur
> kosmetiknya di lapkeu, tapi kemungkinan sebenarnya duitnya ngga ada karena
> bayar dividend nya kekecilan. Saya anggap kurang GCG.
> >
> > Dan tentunya ada hal2 tambahan lainnya tapi kira2 garis besarnya adalah
> apakah manajemennya bisa kita percaya atau tidak.
> >
> > jabat erat,
> > Irwan Ariston Napitupulu
> >
> >
> >
> > 2011/11/9 Harya <knabitic09@...>
> >
> >
> > >
> > >
> > >Bang, GCG atau tidaknya perusahaan apakah ada ciri2nya? Atau ada list
> GCG companies?
> > >Sering bingung bang...
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >Powered by Telkomsel BlackBerryŽ
> > >________________________________
> > >
> > >From: Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...>
> > >Sender: 
> > >[email protected]<http://us.mc1900.mail.yahoo.com/mc/compose?to=saham%40yahoogroups.com>
> > >Date: Wed, 9 Nov 2011 22:43:45 +0700
> > >To: 
> > ><[email protected]<http://us.mc1900.mail.yahoo.com/mc/compose?to=saham%40yahoogroups.com>
> >
> > >ReplyTo: 
> > >[email protected]<http://us.mc1900.mail.yahoo.com/mc/compose?to=saham%40yahoogroups.com>
> > >Subject: Re: [saham] Syarat Keberhasilan Metode Lo Kheng Hong
> > >
> > >Â
> > >Sebenarnya ngga harus sampai persis seperti itu sih.
> > >Khan tingkat keberhasilan itu sifatnya relatif untuk setiap orangnya :)
> > >
> > >Kalau prinsip untuk investasi, garis2 besar yg disampaikan oleh LKH,
> menurut saya sudah umum dan standard. Hanya saja, kebanyakan dari kita
> ingin investasi di saham, tapi maunya instant. Tidak berani tahan 5 tahun
> atau lebih ketika trend harga sahamnya naik. Tapi kalau tahan 5 tahun
> karena sahamnya merugi, malah tahan. Karena umumnya khan ngga mau cut loss.
> Nanti setelah BEP atau dekat2 harga modal, baru jual. Akibatnya, investasi
> untuk BEP. Atau istilah yg sering saya gunakan di pelatihan adalah trading
> untuk cari BEP, bukan trading untuk cari cuan/profit :)
> > >
> > >Sementara di sisi lain, kalau di deposito, kita berani sampai tahunan,
> bahkan sampai 10 tahun walau sifatnya rollover setiap tahunnya atau setiap
> bulannya. Dan hanya dapat bunga sekitar 5-7% setelah potong pajak per
> tahunnya.
> > >
> > >Itu sebabnya, saya sering memberikan motivasi agar lebih mau invest di
> saham untuk jangka waktu yg lebih panjang dan jangan terlalu dipikirkan.
> Selama tentunya beli sahamnya adalah perusahaan2 yg prospeknya bagus,
> industrinya masih bertumbuh, dan juga memiliki GCG.
> > >Hasilnya lumayan koq, setidaknya jauh di atas bunga bank kalau bersabar.
> > >
> > >Mental atau psikologis kita sebenarnya sudah ada di dalam diri masing2
> untuuk pegang lama. Sebenarnya bisa pegang lama, hanya saja seringnya
> berani pegang lamanya hanya ketika harga sahamnya merugi walaupun sudah
> tahu perusahaannya ngga bagus. Tapi ketika harga sahamnya naik dan untung,
> malah ngga siap pegang lama walaupun sudah tahu perusahaannya bagus.
> Tinggal di switch saja sebenarnya. Atau bisa juga dengan cara memanipulasi
> diri sendiri yaitu, ketika pegang saham bagus untuk investasi, lalu
> harganya naik, tinggal bilang saja ke diri sendiri, masih rugi, karena
> harga wajarnya di 10 ribu misalkan bila saat ini harga sahamnya di 7000 yg
> dibeli di 5000 bbrp waktu lalu. Dengan cara demikian, maka bisa mencegah
> untuk menjual saham tersebut.
> > >
> > >Istilah LKH untuk investor, sleeping partner, menurut saya sudah tepat.
> Jadi, anggap saja investasi di saham itu sebagai deposito. Kalau deposito,
> bank yang bekerja untuk kita walau hasilnya sudah dibatasi. Kalau investasi
> di saham, direksi dan karyawan perusahaan itu yg bekerja untuk kita
> menghasilkan keuntungan yg tidak dibatasi :)
> > >
> > >Semoga bermanfaat.
> > >
> > >jabat erat,
> > >Irwan Ariston Napitupulu
> > >
> > >
> > >
> > >2011/11/9 Hendrik Limbono <hendrik_lwww@...>
> > >
> > >
> > >>
> > >>
> > >>Metoda yang digunakan oleh Lo Kheng Hong hanya bisa berhasil jika yang
> menggunakan adalah orang yang sama,
> > >>Â dengan psikologis yang sama,Â
> > >>dana yang sama,Â
> > >>mengetahui informasi yang sama,Â
> > >>serta timeframe yang sama...
> > >>Â
> > >>=======================================
> > >>bei5000.com
> > >>
> > >>
> > >
> > >
> > >
> >
>
>  
>

Kirim email ke