Halo Semua,Sebenarnya tdk mau komentar masalah ini,
cuma lama2 saya melihat diskusi ini mulai rada2 menuju arah yg
mengkhawatirkan,Prinsipnya saya setuju dgn Pak Li si,masa cuma karena masalah
patung saja,kedamaian dan kerukunan warga Singkawang jadi hancur lebur?Terlepas
dari pihak mana yg benar dan salah,saran saya kepada semua pihak yg
bertikai,sebaiknya diselesaikan melalui jalur hukum,Dalam hal ini adalah
Pengadilan.Toh negara kita ini adalah negara hukum,bukan negara yg berdasarkan
atas 1 agama,Seperti yg telah dikatakan salah satu member milis ini,dan yg juga
menjadi pertanyaan di diri saya sendiri,apa artinya Pancasila dan Bhineka
Tunggal Ika bagi Anda-Anda yg mengaku sebagai Warga Negara Indonesia dan Orang
Indonesia Asli?Terlepas dari pihak mana yg benar,dan pihak mana yg
salah.Silahkan Anda-Anda selesaikan diruang pengadilan,itu adalah cara
terhormat bagi orang2 yg telah mengeyam dan memiliki level pendidikan
tinggi,dan sekaligus juga menunjukan bahwa Anda-Anda adalah orang2 terpelajar,yg
menyelesaikan sebuah permasalahan bukan dgn melalui jalur kekerasan.Bagi saya,
cara2 kekerasan hanya digunakan oleh orang2 yg tdk memiliki kesempatan mengeyam
pendidikan yg baik dan benar.Jangan sia2kan ijazah pendidikan level tinggi Anda
tercoreng hanya dikarenakan masalah sepele ini.Utk itu, saya ajak semua pihak
yg bertikai dalam permasalahan ini utk saling menahan diri utk tdk melakukan
hal2 yg dapat menimbulkan hal2 yg merusak di kota tercinta kita ini.Bila Anda
adalah putra daerah asli Singkawang,tentu saja tdk ingin melihat Singkawang
hancur hanya karna masalah sepele ini kan?Akhir kata,saya tdk ingin berpihak
dalam kasus ini.Biarkan pengadilan yg memutuskan mana yg benar dan mana yg
salah.Saya bukan hakim, pejabat, sesepuh, atau apa pun itu sebutannya,sehingga
saya tdk berhak mengatakan si A benar dan si B yg salah.Saya hanyalah manusia
biasa yg masih penuh kesalahan dan belajar dalan kehidupan ini utk berbuat yg
terbaik bagi keluarga,
lingkungan, negara, dan juga Yang Maha Kuasa.Sori kalau bahasa saya ngalor
ngidur,maklum saya masih dalam tahap belajar utk bertutur kata yg baik dan
benar. Terima kasih atas waktu dan kesediaannya dalam membaca email ngalor
ngidul saya ini.Salam Hangat Perdamaian,Kurniawan ^.^v
--- Pada Ming, 7/12/08, deny suhendra <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Dari: deny suhendra <[EMAIL PROTECTED]>
Topik: Bls: [Singkawang] Re: Hari ini Patung Naga. Besoknya kuil atau gereja???
Kepada: [email protected]
Tanggal: Minggu, 7 Desember, 2008, 5:50 PM
baca lagi berita di bawah ini baru komentar :
klik ini
yang isinya jelas pendapat walikota singkawang
--- Pada Ming, 7/12/08, alang tjhai <[EMAIL PROTECTED] com.hk> menulis:
Dari: alang tjhai <[EMAIL PROTECTED] com.hk>
Topik: [Singkawang] Re: Hari ini Patung Naga. Besoknya kuil atau gereja???
Kepada: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Tanggal: Minggu, 7 Desember, 2008, 3:16 PM
G setuju banget ama opini Pak Li....cm hiasan patung aje mau
dirobohkan, bagaimana dengan beribu banyaknya patung2 yg terdapat
dikuil2?apakah itu jg mesti dirobohkan?G pikir, patung naga itu kan
bukan hanya cermin dari salah satu aliran agama atau mereka
matanya "merah" karna yg membangun patung tersebut adalah org
chinese....atau apakah dibwh patung naga tsb tertulis kalau itu
adalah patung buat penyembahan agama kong hu cu?
Memang lucu sekali kekalutan kali ini....apa mungkin karna meliat
negara lain lagi terjadi kerusuhan, jadi pengen jg "cari perhatian"
dg membuat kerusuhan biarpun dengan dalih yg tidak msk akal?
Sudah lupakah dengaN apa yg tercantum dibwh gambar garuda
pancasila "BHINEKA TUNGGAL IKA"?Kalo lupa, coba balik lagi buku
pelajaran, jgn cmn pintarnya buat keruh dimasyarakat.
Alang
--- In [EMAIL PROTECTED] ups.com, Clement Li <[EMAIL PROTECTED] .> wrote:
>
> Bravo.... bravo... aparat kepolisian, bapak2 Herman Buching, Bong
Cing Nen dan Noreseng Yosef dan masyarakat Singkawang yg membuat
pagar betis mengelilinggi patung naga. Terima kasih banyak. Doa dan
dukungan saya akan selalu bersama kalian.
>
> Tadinya saya tidak peduli apakah patung naga itu dibongkar atau
tidak. Tetapi setelah "keramaian" hari Jumaat ini, saya berpendapat
(sikap saya) patung naga ini harus dipertahankan.
> Kalau hiasan sebuah PATUNG aja mau dirobohkan secara kekerasan -
what next? kuil? gereja? dsb.
>
> Sudah bukan masanya utk memaksakan kehendak melalui penggerakan
massa, melalui kekerasan dan konflik. Kan ada proses hukumnya. Kalo
terjadi anarki atau pengrusakkan, yg harus di seret, di proses hukum
dan diusir adalah mereka yg mengimbau utk beramai-ramai ke lokasi
pembangunan patung naga. Yg menganggu kerukunan umat beragama itu
siapa? Patung atau mereka ini?
>
> Mudah2-an yg ingin merobohkan patung naga itu adalah sarjana2.
Sebagai seorang sarjana, seharusnya mencari tahu dulu apa artinya
sebuah hiasan patung naga. Kalau tidak ngerti, sebagai seorang
sarjana, seharusnya cari tahu dulu, seperti bertanya ke bapak Simon
Takdir.
>
> Sudah waktunya penduduk kota Singkawang untuk bangkit dan melawan
mereka yang cuma tahu menyelesaikan perbedaan pendapat atau
persoalan melalui jalan kekerasan dan konflik - terutam melawan
mereka yg cuma numpang tinggal di kota Singkawang ( Kalbar pada
umumnya), yg maunya hanya untuk merusak kerukunan hidup antara tiga
suku terbesar di Kalbar.
>
> Can we get along????
>
> Clement
Apakah saya bisa menurunkan berat badan? Temukan jawabannya di Yahoo!
Answers!
http://id.answers.yahoo.com