Eh, salah ternyata Bang Taopik ... Akhirnya saya jawab nih ... Sebelumnya sory yah, kalo ngirim imel ke milis kita ini kemudian ketika da respon dari pengirim (seperti aye) kemudian dianggap kurang tepat. Sebenarnya ini masalah teknis aja sih soalnye aye ntu langganan imel nya pake format digest.
Dan jujur, beberapa kali Update berita di milis, kebanyakan diskusi perkantoran gitu deh ... secara gitu loh, saya masih kuliah di bilangan Rawa mangun. Dan terkadang untuk ikutan campur di diskusi di milis ini merasa kurang sreg, dan belum saatnya, kenapa ya? karena saya mungkin member termuda yang paling aktif (sst bukan klaim tanpa fakta nih) tercatat aye ntu lulusan sma di taon 2004. Tapi btw, beberapa kali aye tetep berusaha untuk terlibat aktif di milis ini, minimal ketika buka imel, meninggalkan jejak... beberapa waktu belakangan ini memang jarang imel karena lagi fokus pergantian pengurus di Forum Fadhil SMAN 1 Bekasi. Mudah-mudahan Sabtu besok sudah dapat diumumkan.... Jadi kalo dah ngga ngejabat jadi ketua Fadhil, rasanya bisa memberikan opini lebih intens karena ngga khawatir lagi dianggap sebagai pendapat resmi forum tersebut. Dan memang diakui milis ini merupakan yang paling teraktif banget, 300-500 imel per bulan, padahal aye buka imel/ngenetan paling sebulan ngga ampe sepuluh kali. Ini aja kebetulan lagi demam Fesbukan, jadi sekalian buka-buka imel yang penuh ama imel konfirm dari FB maupun FS. Jadi sekali lagi mohon dimaklumkan kalo aye termasuk member yang terkesan lempar tangan sembunyi batu .... Selain jarang stanby online, n juga imel nya ngga kelacak dengan baik, numpuk ama ratusan imel dari berbagai milis alumni yang diikuti. secara gitu loh, cinta almamater tercinta. Banyak sih yang ingin disharing dengan milis yang ada, terutama tentang SMA tercinta kita, tentang Nuansa Akademis yang kental banget hingga Ekskul yang mulai minim prestasi Guru yang curhat akan kondisi politik bekasi yang kadang intervensi, terus juga tentang bayaran sekolah yang kelewat batas, ampe masalag alumni muda yang kebingungan untuk mencari dana dan pekerjaan Salam yah dari aye, moga ke depannya bisa ikut kopi darat yang dilakukan ama alumni-alumni yang saya banggakan... dan juga bisa sering-sering nimbrung di milis tercinta ini. Salam dari Angkatan 2004 Zulhamidi Tutor Primagama Kalimas Bekasi Mahasiswa Teknik Mesin FT UNJ 0856 9143 9633 kode FS/FB dan YM [email protected] --- In [email protected], OpiK <miliscampurcam...@...> wrote: > > Hidup Golput!!! > > Sedikit bertanya ttg artikel tersebut (walau ane tau kemungkinan besar gak > akan dijawab oleh yg forward imel ini -- karakter ente dah kecatet bro, > forward-kabur-forward-kabur tanpa mau diajak diskusi atau berdebat). > > 1. Partai mana sih yg gak korup? > 2. Kalau keterwakilan muslim di DPR banyak so what? Sebagian besar anggota > DPR yg ditangkap KPK itu muslim, namanya juga bagus2 semua, spt Al Amin, dll. > Dan mereka adalah wakil dari partai yg berasaskan islam. Gue seorang muslim. > Dan sungguh gue malu dgn kondisi ini. Buat apa banyak muslim di DPR tapi > lembaga ini dinobatkan sbg lembaga terkorup. > > Kedepan, gue yakin DPR (dan tingkatan dibawahnya) akan makin korup. Karena > skrg jadi dewan butuh modal lebih gede dari periode2 sebelumnya. Selain upeti > ke partai, juga harus promo sendiri2 dan jika dibutuhkan beli suara. > > Gimana cara balikin modal yg gede itu? Ngandelin gaji? Kalo pun masa kerja > dewan diperpanjang ampe 15 tahun juga gak bakalan balik tuh modal. > > Kalo ane sih, ketimbang salah pilih, mending gak milih deh. Nama yg islami, > jenggot panjang, tanda hitam di jidat gak jaminan bakal gak korup. > > OpiK > pengenpemilusegeraberakhirkarenadahpusingliatpemandangankotaygdirusaksamaparacaleg > > sent by Samsung SGH i780 > > -----Original Message----- > From: boy eliza <boyel...@...> > Sent: Wednesday, March 04, 2009 11:08 AM > To: Taufik Dibya <taufikdi...@...>; Brother Fadhil <[email protected]>; > fadhil Baru <[email protected]>; milis 2004 > <[email protected]>; Milis Legislatif > <[email protected]>; [email protected]; > milisAlumni alumni2 <[email protected]>; [email protected]; > smu smu 1 <[email protected]>; [email protected] > Subject: Re: [sma1bks] Golput Bukan Jawaban: Sebuah Analisis menarik (4 > Muslim) > > HIDUP GOLPUT!!! > > --- On Tue, 3/3/09, zulhamidi zulhamidi <me_d4...@...> wrote: > From: zulhamidi zulhamidi <me_d4...@...> > Subject: [sma1bks] Golput Bukan Jawaban: Sebuah Analisis menarik (4 Muslim) > To: "Taufik Dibya" <taufikdi...@...>, "Brother Fadhil" > <[email protected]>, "fadhil Baru" <[email protected]>, > "milis 2004" <[email protected]>, "Milis Legislatif" > <[email protected]>, [email protected], > "milisAlumni alumni2" <[email protected]>, "Rame2" > <[email protected]>, "smu smu 1" <[email protected]>, > "milisAlumni alumni2" <[email protected]>, > [email protected] > Date: Tuesday, March 3, 2009, 8:07 AM > > > > > > > > > > > > > GOLPUT atau Pesimis? > ada tulisan menarik, bisa dibaca langsung di > http://inci73. multiply. com/journal/ item/179/ GOLPUT_atau > > (anon.) > > Satu hal yang sangat berguna bagi kita adalah pemahaman yang baik tentang > undang-undang pemilu kita. kalo kita baca Pasal 200 dan seterusnya dalam > undang2 tersebut, maka sebenarnya tidak ada ruang bagi golput untuk menyebut > diri sebagai bentuk perlawanan.. > > Dalam pasal2 tersebut diterangkan bahwa seberapa persen pun suara yang masuk > maka jumlah > kursi di DPR akan tetap terisi penuh. hal ini dilakukan dengan > cara membagi jumlah kursi yang tersisa pada partai2 yang lolos electoral > trasehold (2,5%, bukan zakat hehe) menurut prosentase perolehan suara > mereka. Dengan kata lain, walaupun hanya 10% dari pemilih potensial yang > memberikan suara dalam pemilu, kursi DPR tetap saja akan terisi penuh, n gak > kosong. kalo, yang menang dari 10% tersebut adalah orang2 yang korup, maka > merekalah yang bakal memegang tongkat komando kebijakan negara ini. kalo > yang menang dari 10% tersebut adalah orang2 yang anti terhadap Islam, maka > sudah tentu semua kebijakan akan menjadi musibah bagi muslim negeri ini. > > Begitu juga dalam pemilihan Presiden, yang berhak mencalonkan adalah mereka > yang memiliki 20% perolehan suara pemilu. jadi yang dapet 20% suara dari 10% > orang yang ikut pemilu tetap berhak mengajukan capresnya. dan capres yang > memenangkan 51% suara dari 10% orang yang ikut > pemilu tetap berhak menjadi > Presiden RI wallaupun 90% lainnya golput. > Inilah romantika demokrasi, preview nya adalah Mesir, Husni Mubarak > memenangkan pemilu yang hanya diikuti tidak lebih dari 30% pemilih potensial > karena calon2 legislatif dari opisisi seperti kelompok Ikhwanul Muslimin > habis ditangkapi dan dipenjarakan, selain itu para pendukung kelompok ini > > > [The entire original message is not included] >
