Bro sis,

Pemilu sbg salah tool/perangkat dlm rangka memilih/merekrut media perubahan 
(caleg/partai) untuk tujuan Negara, tujuan Negara hampir semuanya idealkan?

Masalahnya:

1.       kita tidak tahu siapa dan apa yg kita pilih?

2.       kita tidak dapat garansi jika kita pilih siapa dan apa, sesuai harapan 
kita tidak?

3.       sampai saat ini mekanisme PEMILU dan demokrasi di Negara RI tercinta 
belum maksimal menjawab point 1 & 2 diatas?

4.       Apa cara untuk memecahkan masalah point ke 3 agar point ke-1&2 bisa 
pecah? Misalkan pilihannya; ikut pemilu, golput, demo, buat Negara baru, cabut 
dari Negara RI, dll.

Jadi kita ini dijenis mana? antusias, pesimis, penghindar masalah, atau 
antipati. Jadi yg positif adl tetap antusias kan? alias TIDAK GOLPUT demi 
Negara RI tercinta.

 

Beribu maaf jika berlebihan, kali ini mail saya tidak berbau SARA dan gender 
kan?. J

Salam, Irzan

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of 
Mursalin Guci
Sent: Friday, March 06, 2009 8:54 AM
To: [email protected]; sma1 89
Subject: Bls: [sma1bks] Buat Bang Topik Re: Golput Bukan Jawaban: Sebuah 
Analisis menarik (4 Muslim)

 

Golput (tidak memilih dalam Pemilu) memang bukan jawaban, karena memang tidak 
menjawab.
Golhit (yg memilih dalam Pemilu, salah satu jarinya diberi tinta hitam) adalah 
jawaban yg tidak tepat.
Dulu waktu saya ikut SIPENMARU, kalau tidak salah, tidak memberi jawaban diberi 
nilai nol sedangkan jawaban yg salah diberi nilai minus satu (-1).
Jadi Golput = 0, Golhit = -1
Dalam hal ini tidak berlaku lagi ijtihad, karena ijtihad dibuat pada kali 
pertama menghadapi satu persoalan, sedangkan ini (Pemilu) sudah berulang kali.
Kalau begitu bagaimana jawaban sebenarnya?
Ingat Pemilu hanya bisa untuk perubahan, tapi bukan untuk perbaikan. Karena 
selama POLITIK sebagai panglima hidup, maka Egoisme, Golonganisme, partaisme 
lah yg menentukan. Lihat dan buktikan sendiri!!
Menurut ahli politik, Politic is balance of Power. Balance of Power is devide 
et impera.. Dengan demikian tidak akan tercapai satu kesejahteraan hidup!!!
Namun bila ILMU Sang Pencipta sebagai Panglima Hidup, maka semua gerak berbuat 
diatas satu dasar pilihan ILMU. Tidak ada Egoisme, tidak Golonganisme, juga 
tidak partaisme -dijamin kesejahteraan akan segera terwujud.
Jadi Pemilu tidak akan memperbaiki kehidupan. Dan yg bisa memperbaiki hidup 
adalah Pendidikan atas satu pilihan ILMU sang Pencipta.

Mursalin
SMA 1 '89 (1.1, Bio3)

 

  _____  

Dari: Reydo Sebayang <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kamis, 5 Maret, 2009 16:19:39
Topik: RE: [sma1bks] Buat Bang Topik Re: Golput Bukan Jawaban: Sebuah Analisis 
menarik (4 Muslim)

Dear MIDI,

 

Quote: karena saya mungkin member termuda yang paling aktif

 

Paling aktif, mungkin

 

Termuda? G setuju

 

Hihihiiii… J

 

From: sma1...@yahoogroups .com [mailto:sma1bks@ yahoogroups. com] On Behalf Of 
OpiK
Sent: 2009年3月5日 木曜日 15:30
To: sma1...@yahoogroups .com
Subject: Re: [sma1bks] Buat Bang Topik Re: Golput Bukan Jawaban: Sebuah 
Analisis menarik (4 Muslim)

 

nah gitu bro, nyaut..

imel-imel sejenis ini pasti akan menimbulkan pro dan kontra. nah, kalo orang yg 
pertama kali ngelempar imel itu seharusnya bisa 'mempertanggung jawabkan' 
kirimannya itu. maksudnya, kalo ada diskusi atau bahkan sampai ada perdebatan 
tentang imel tersebut, paling gak yg ngirim juga harus siap untuk 
mempertanggung jawabkan kirimannya. 
emang sih yg ente kirim itu pendapat orang lain. tapi kan ente yg jeblosin ke 
milis ini, dan pastinya atau (lebih tepatnya) seharusnya ente dah baca dan 
pahami isinya sebelum ente teruskan ke orang lain (milis).

ngutip ungkapan om komar, diskusi lewat tulisan adalah ciri masyarakat modern. 
di milis ini semua bebas mengungkapkan pendapat (asal bisa dipertanggung 
jawabkan dan gak mengandung SARA). 
jadi, mari kita berdiskusi, tentang apa pun di milis ini. 
positifnya, wawasan akan bertambah luas.. itu aja

moga cepet kelar kuliahnya bro dan fadhilnya makin maju..

salamdariyangdikeja rdeadline

On Thu, Mar 5, 2009 at 3:11 PM, zulhamidi <me_d4...@yahoo. co.uk 
<mailto:[email protected]> > wrote:

Eh, salah ternyata Bang Taopik ... Akhirnya saya jawab nih ...

Sebelumnya sory yah, kalo ngirim imel ke milis kita ini kemudian ketika da 
respon dari pengirim (seperti aye) kemudian dianggap kurang tepat. Sebenarnya 
ini masalah teknis aja sih soalnye aye ntu langganan imel nya pake format 
digest.

Dan jujur, beberapa kali Update berita di milis, kebanyakan diskusi perkantoran 
gitu deh ... secara gitu loh, saya masih kuliah di bilangan Rawa mangun. 

Dan terkadang untuk ikutan campur di diskusi di milis ini merasa kurang sreg, 
dan belum saatnya, kenapa ya? karena saya mungkin member termuda yang paling 
aktif (sst bukan klaim tanpa fakta nih) tercatat aye ntu lulusan sma di taon 
2004.

Tapi btw, beberapa kali aye tetep berusaha untuk terlibat aktif di milis ini, 
minimal ketika buka imel, meninggalkan jejak... beberapa waktu belakangan ini 
memang jarang imel karena lagi fokus pergantian pengurus di Forum Fadhil SMAN 1 
Bekasi. Mudah-mudahan Sabtu besok sudah dapat diumumkan... .

Jadi kalo dah ngga ngejabat jadi ketua Fadhil, rasanya bisa memberikan opini 
lebih intens karena ngga khawatir lagi dianggap sebagai pendapat resmi forum 
tersebut.

Dan memang diakui milis ini merupakan yang paling teraktif banget, 300-500 imel 
per bulan, padahal aye buka imel/ngenetan paling sebulan ngga ampe sepuluh 
kali. Ini aja kebetulan lagi demam Fesbukan, jadi sekalian buka-buka imel yang 
penuh ama imel konfirm dari FB maupun FS.

Jadi sekali lagi mohon dimaklumkan kalo aye termasuk member yang terkesan 
lempar tangan sembunyi batu ....
Selain jarang stanby online, n juga imel nya ngga kelacak dengan baik, numpuk 
ama ratusan imel dari berbagai milis alumni yang diikuti. secara gitu loh, 
cinta almamater tercinta.

Banyak sih yang ingin disharing dengan milis yang ada, terutama tentang SMA 
tercinta kita, tentang Nuansa Akademis yang kental banget hingga Ekskul yang 
mulai minim prestasi

Guru yang curhat akan kondisi politik bekasi yang kadang intervensi, terus juga 
tentang bayaran sekolah yang kelewat batas, ampe masalag alumni muda yang 
kebingungan untuk mencari dana dan pekerjaan

Salam yah dari aye, moga ke depannya bisa ikut kopi darat yang dilakukan ama 
alumni-alumni yang saya banggakan... dan juga bisa sering-sering nimbrung di 
milis tercinta ini.

Salam dari Angkatan 2004

Zulhamidi 
Tutor Primagama Kalimas Bekasi
Mahasiswa Teknik Mesin FT UNJ
0856 9143 9633
kode FS/FB dan YM
me_d4...@yahoo. co.uk <mailto:me_d4jji%40yahoo.co.uk> 

--- In sma1...@yahoogroups <mailto:sma1bks%40yahoogroups.com>  .com, OpiK 
<miliscampurcampur@ ...> wrote:
>
> Hidup Golput!!!
> 
> Sedikit bertanya ttg artikel tersebut (walau ane tau kemungkinan besar gak 
> akan dijawab oleh yg forward imel ini -- karakter ente dah kecatet bro, 
> forward-kabur- forward-kabur tanpa mau diajak diskusi atau berdebat).
> 
> 1. Partai mana sih yg gak korup?
> 2. Kalau keterwakilan muslim di DPR banyak so what? Sebagian besar anggota 
> DPR yg ditangkap KPK itu muslim, namanya juga bagus2 semua, spt Al Amin, dll. 
> Dan mereka adalah wakil dari partai yg berasaskan islam. Gue seorang muslim. 
> Dan sungguh gue malu dgn kondisi ini. Buat apa banyak muslim di DPR tapi 
> lembaga ini dinobatkan sbg lembaga terkorup.
> 
> Kedepan, gue yakin DPR (dan tingkatan dibawahnya) akan makin korup. Karena 
> skrg jadi dewan butuh modal lebih gede dari periode2 sebelumnya. Selain upeti 
> ke partai, juga harus promo sendiri2 dan jika dibutuhkan beli suara. 
> 
> Gimana cara balikin modal yg gede itu? Ngandelin gaji? Kalo pun masa kerja 
> dewan diperpanjang ampe 15 tahun juga gak bakalan balik tuh modal.
> 
> Kalo ane sih, ketimbang salah pilih, mending gak milih deh. Nama yg islami, 
> jenggot panjang, tanda hitam di jidat gak jaminan bakal gak korup.
> 
> OpiK
> pengenpemilusegerab erakhirkarenadah pusingliatpemand angankotaygdirus 
> aksamaparacaleg
> 
> sent by Samsung SGH i780
> 
> -----Original Message-----
> From: boy eliza <boyel...@...>
> Sent: Wednesday, March 04, 2009 11:08 AM
> To: Taufik Dibya <taufikdibya@ ...>; Brother Fadhil <fad...@yahoogroups. com 
> <mailto:fadhil%40yahoogroups.com> >; fadhil Baru <fadhil_06_08@ 
> <mailto:fadhil_06_08%40yahoogroups.com>  yahoogroups. com>; milis 2004 
> <divkomunikasi_ <mailto:divkomunikasi_f1%40yahoogroups.com>  
> f...@yahoogroups. com>; Milis Legislatif <aspirasi_ft_ 
> <mailto:aspirasi_ft_unj%40yahoogroups.com>  u...@yahoogroups. com>; 
> bekasistudentcenter <mailto:bekasistudentcenter%40yahoogroups.com>  
> @yahoogroups. com; milisAlumni alumni2 <planets...@yahoogro 
> <mailto:planetsatu%40yahoogroups.com>  ups.com>; sma1...@yahoogroups 
> <mailto:sma1bks%40yahoogroups.com>  .com; smu smu 1 <smu_1_bekasi@ 
> yahoogroups. com <mailto:smu_1_bekasi%40yahoogroups.com> >; sandwich_04@ 
> <mailto:sandwich_04%40yahoogroups.com>  yahoogroups. com
> Subject: Re: [sma1bks] Golput Bukan Jawaban: Sebuah Analisis menarik (4 
> Muslim)
> 
> HIDUP GOLPUT!!!
> 
> --- On Tue, 3/3/09, zulhamidi zulhamidi <me_d4...@...> wrote:
> From: zulhamidi zulhamidi <me_d4...@...>
> Subject: [sma1bks] Golput Bukan Jawaban: Sebuah Analisis menarik (4 Muslim)
> To: "Taufik Dibya" <taufikdibya@ ...>, "Brother Fadhil" <fad...@yahoogroups. 
> <mailto:fadhil%40yahoogroups.com>  com>, "fadhil Baru" <fadhil_06_08@ 
> <mailto:fadhil_06_08%40yahoogroups.com>  yahoogroups. com>, "milis 2004" 
> <divkomunikasi_ <mailto:divkomunikasi_f1%40yahoogroups.com>  
> f...@yahoogroups. com>, "Milis Legislatif" <aspirasi_ft_ 
> <mailto:aspirasi_ft_unj%40yahoogroups.com>  u...@yahoogroups. com>, 
> bekasistudentcenter <mailto:bekasistudentcenter%40yahoogroups.com>  
> @yahoogroups. com, "milisAlumni alumni2" <planets...@yahoogro 
> <mailto:planetsatu%40yahoogroups.com>  ups.com>, "Rame2" <sma1...@yahoogroups 
> <mailto:sma1bks%40yahoogroups.com>  .com>, "smu smu 1" <smu_1_bekasi@ 
> <mailto:smu_1_bekasi%40yahoogroups.com>  yahoogroups. com>, "milisAlumni 
> alumni2" <planets...@yahoogro <mailto:planetsatu%40yahoogroups.com>  
> ups.com>, sandwich_04@ <mailto:sandwich_04%40yahoogroups.com>  yahoogroups. 
> com
> Date: Tuesday, March 3, 2009, 8:07 AM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> GOLPUT atau Pesimis?
> ada tulisan menarik, bisa dibaca langsung di
> http://inci73. multiply. com/journal/ item/179/ GOLPUT_atau
> 
> (anon.)
> 
> Satu hal yang sangat berguna bagi kita adalah pemahaman yang baik tentang
> undang-undang pemilu kita. kalo kita baca Pasal 200 dan seterusnya dalam
> undang2 tersebut, maka sebenarnya tidak ada ruang bagi golput untuk menyebut
> diri sebagai bentuk perlawanan.. 
> 
> Dalam pasal2 tersebut diterangkan bahwa seberapa persen pun suara yang masuk
> maka jumlah
> kursi di DPR akan tetap terisi penuh. hal ini dilakukan dengan
> cara membagi jumlah kursi yang tersisa pada partai2 yang lolos electoral
> trasehold (2,5%, bukan zakat hehe) menurut prosentase perolehan suara
> mereka. Dengan kata lain, walaupun hanya 10% dari pemilih potensial yang
> memberikan suara dalam pemilu, kursi DPR tetap saja akan terisi penuh, n gak
> kosong. kalo, yang menang dari 10% tersebut adalah orang2 yang korup, maka
> merekalah yang bakal memegang tongkat komando kebijakan negara ini. kalo
> yang menang dari 10% tersebut adalah orang2 yang anti terhadap Islam, maka
> sudah tentu semua kebijakan akan menjadi musibah bagi muslim negeri ini. 
> 
> Begitu juga dalam pemilihan Presiden, yang berhak mencalonkan adalah mereka
> yang memiliki 20% perolehan suara pemilu. jadi yang dapet 20% suara dari 10%
> orang yang ikut pemilu tetap berhak mengajukan capresnya. dan capres yang
> memenangkan 51% suara dari 10% orang yang ikut
> pemilu tetap berhak menjadi
> Presiden RI wallaupun 90% lainnya golput.
> Inilah romantika demokrasi, preview nya adalah Mesir, Husni Mubarak
> memenangkan pemilu yang hanya diikuti tidak lebih dari 30% pemilih potensial
> karena calon2 legislatif dari opisisi seperti kelompok Ikhwanul Muslimin
> habis ditangkapi dan dipenjarakan, selain itu para pendukung kelompok ini
> 
> 
> [The entire original message is not included]
>




-- 
OpiK
http://taufiek. <http://taufiek.wordpress.com>  wordpress. com

 

  _____  

Coba 
<http://sg.rd.yahoo.com/sg/messenger/maxwell/*http:/id.messenger.yahoo.com/>  
Yahoo! Messenger 9.0 baru Akhirnya datang juga!



Kirim email ke