yang mau inden online : http://motosport.yamaholigan.com/
2010/8/12 benny ps <[email protected]> > baru di otomotifnet; > > First Ride Yamaha Byson, Berasa Di Atas Moge Street Fighter > ------------------------------ > > *OTOMOTIFNET* – Wah, surprise juga ketika PT Yamaha Motor Kencana > Indonesia (YMKI) mengajak OTOMOTIFNET.com untuk lebih dekat dengan sport > bike barunya Yamaha Byson. Apalagi Byson belum dilaunching dan kabarnya baru > akan resmi diluncurkan setelah Lebaran 2010. > > Meski diam-diam, YMKI mempersilahkan untuk mencicipi sport bertampang > garang ini untuk pertama kalinya di Sentul International Karting Circuit > (SIKC). Tepatnya sehari setelah launching Honda New Mega Pro ditempat yang > sama (11/8). Ayo gas pol! > > *Desain* > Sabar, jangan main gas pol. Sebelum main gas sebaiknya foreplay dulu. > Caranya? Kita pelototin satu persatu desainnya. Sekilas mengingatkan pada > moge Yamaha FZ6, desain tanki, head lamp dan spidometernya yang terpisah > tapi tetap seirama, serta bentuk buntutnya yang tak jauh berbeda. Jadi > seperti Yamaha FZ6 yang dikecilin. > > Dari sini saja bisa terlihat kalau Yamaha Byson memang sangat stylist. > “Kita memang buat semuanya terlihat gambot dan berotot,” buka Paulus Sugih > Firmanto, GM Promotion and Motorsport YMKI. Desain bodynya yang gambot ini > diimbangi dengan pemilihan kaki-kaki yang istimewa. Jujur, ini akan bikin > bingung pengendara yang suka modifikasi. > > Bila umumnya setelah beli motor sport langsung ganti pelek dan ban yang > lebih lebar, Yamaha Byson sudah pakai pelek lebar dan ban tubelees ukuran > 100/80-17 di depan dan 120/70-17 di belakang. “Ban belakang bisa digedein > lagi sampai ukuran 140,” jelas Mohamad Abidin, Manager Technical Department > Service Division PT YMKI. > > Uniknya lagi, tutup rantai belakang yang dibuat menyatu dengan spatbor > kolong juga didesain layaknya swing arm moge. Hasilnya, swing arm standar > Byson terlihat lebih kekar, seirama dengan sokbraker dengan dengan diameter > 41 mm. Rasanya ini adalah diameter sokbraker depan motor sport lokal yang > paling besar di pasaran. Dan uniknya lagi, desain knalpot Byson dibuat > layaknya moge, Gambot cuy! > > *Fitur Dan Teknologi* > Seperti New Honda Mega Pro, Byson juga dibekali mesin 150cc yang secara > spesifikasi, power keduanya setara. Yaitu sama-sama 10,1 kW atau sekitar > 13,5 dk. Bedanya, power puncak Byson bisa diraih diputaran mesin yang lebih > rendah yaitu di 7500 rpm, sedang Mega Pro di 8500 rpm. Tapi torsinya, Byson > unggul dengan 13,6 Nm sedang Mega Pro 12,8 Nm. Data ini diambil dari data > spesifikasi yang dikeluarkan kedua pabrikan. > > Secara teknologi, mesin Byson ini sebenarnya mengambil platform dari Yamaha > Vixion. Bisa dilihat dari bentuk cover gear boxnya yang mirip-mirip dengan > Vixion dan Jupiter MX. Bedanya, Byson dibangun tanpa radiator, injeksi bahan > bakar dan hanya menggunakan 2 klep saja. > > Mesin Byson berkarakter over square mengusung diameter piston 58mm dan > panjang langkah 57,9mm. Kompresinya tak terlalu tinggi, hanya 9,5:1 yang > artinya aman mengkonsumsi premium. Sedang karburator yang dipakai adalah > Mikuni 26 tipe vakum yang sudah dilengkapi dengan Throttle Position Sensor. > Dan terakhir, knalpotnya pun sudah dilengkapi dengan catalytic converter > agar lolos EURO 2. > > *Performa* > Mesin mudah dihidupkan dengan kick starter. Ternyata terasa ringan karena > sudah mengadopsi dekompresi. Dan uniknya ada suara siulan kecil layaknya > moge. “Suara itu berasal dari engine balancer, sengaja dibuat suara itu agar > terasa sensasi moge nya,” ungkap Mohamad Abidin. > > Bicara performa, cukup heran juga. Byson tetap ringan melaju meski mesinnya > hanya 150cc dan harus membawa body dan kaki-kaki gambot. Tenaganya pun mulai > terasa menghentak di 4500 rpm. Saat keluar tikungan tak ada jeda saat akan > melaju kembali. Meski harus diakui tak seresponsif kakaknya, Vixion. > Sayangnya, sirkuit karting Sentul tak terlalu panjang top speed tak bisa di > dapat. > > *Handling* > Saat duduk di joknya yang empuk, terlihat jelas bentuk stang bergaya fat > bar layaknya moge. Panjangnya pun mencapai 727 mm, penyuka gaya turing gak > perlu lagi repot-repot ganti stang baplang. Stang lebar ini juga membuat > pengendaranya terlihat lebih gagah di atas Byson. > > Bicara menikung di Sentul kecil, tak ada keraguan lagi. Ban lebarnya > memberikan andil besar menyumbang kestabilan. Mau rebah sampai footstep > tergasak aspal pun tak jadi masalah. Suspensinya juga tetap mantap meredam > getaran. Terbukti ketika Yamaha menyiapkan beberapa handicap berupa balok > kayu, tetap empuk! > > Mungkin satu kekurangan Byson hanya belum pakai disk brake belakang. Tapi > hal ini diakui hanya secara tampilan saja, bila berpegang pada fungsi > teromol di roda belakang sudah cukup pakem menghentikan laju Byson. “Kalau > dipaksa pakai disk brake belakang harganya bisa bertambah Rp 700 ribu sampai > 1 jutaan,” prediksi Paulus. > > *Harga*: Estimasi harga Rp 19,5 sampai 20 jutaan (harga fix baru diumumkan > saat launching setelah Lebaran) > > *Penulis: Popo > Foto: Reza* > > > > http://otomotifnet.com/otoweb/index.php?templet=ototest/Content/0/0/1/7/12176/&tp=vconten&idtm=12176&fc=First%20Ride > > -- > suzuki, kawasaki, bajaj dan kymco, sodaraan... :D > > -- suzuki, kawasaki, bajaj dan kymco, sodaraan... :D
