rekan2, FYI aja Rabu, 18/08/10 14:44 PT Yamaha Motor Kencana Indonesia Akhir Agustus Siap-Siap Inden Yamaha Byson Lewat Dealer! ------------------------------
*OTOMOTIFNET* – Udah enggak sabar untuk memiliki Yamaha Byson? Inden saja, tapi sabar dulu. Kemungkinan besar PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) baru akan mulai membuka kran inden lewat jaringan dealernya mulai akhir Agustus ini. “Sebenarnya belum ada kepastian karena belum di kick off oleh BOD (board of director),” buka Paulus Sugih Firmanto, GM Promotion and Motorsport, Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI). Pasalnya hingga saat ini, YMKI masih membuka program inden online yang akan memilih 200 orang yang berhak menjadi pemilik Yamaha Byson yang pertama. “Tapi, melihat program inden online sedang dijalankan. Diperkirakan akhir bulan ini baru bisa dilakukan inden di dealer dan untuk delivery setelah lebaran,” lanjutnya. Nah, bagi yang sudah ngebet boleh siap-siap dari sekarang. Bahkan saat *OTOMOTIFNET.com *berkunjung ke salah satu dealer Yamaha, pihak salesnya pun antusias menyambut konsumen yang sudah bersiap untuk inden. “Belum ada kepastian, tapi tinggalkan saja nomor telepon nanti akan kita hubungi jika sudah bisa inden,” yakin salah satu sales Dinamika Motor, dealer Yamaha di bilangan Meruya Ilir, Jakarta Barat. Yamaha Byson dibekali mesin 150cc yang mengambil platform dari Yamaha Vixion ini rencananya akan dijual dengan kisaran harga antara Rp 20 sampai 19 jutaan. *Penulis/Foto:Popo* http://www.otomotifnet.com/otoweb/index.php?templet=otonews/Content/0/0/1/7/12283 2010/8/11 benny ps <[email protected]> > baru di otomotifnet; > > First Ride Yamaha Byson, Berasa Di Atas Moge Street Fighter > ------------------------------ > > *OTOMOTIFNET* – Wah, surprise juga ketika PT Yamaha Motor Kencana > Indonesia (YMKI) mengajak OTOMOTIFNET.com untuk lebih dekat dengan sport > bike barunya Yamaha Byson. Apalagi Byson belum dilaunching dan kabarnya baru > akan resmi diluncurkan setelah Lebaran 2010. > > Meski diam-diam, YMKI mempersilahkan untuk mencicipi sport bertampang > garang ini untuk pertama kalinya di Sentul International Karting Circuit > (SIKC). Tepatnya sehari setelah launching Honda New Mega Pro ditempat yang > sama (11/8). Ayo gas pol! > > *Desain* > Sabar, jangan main gas pol. Sebelum main gas sebaiknya foreplay dulu. > Caranya? Kita pelototin satu persatu desainnya. Sekilas mengingatkan pada > moge Yamaha FZ6, desain tanki, head lamp dan spidometernya yang terpisah > tapi tetap seirama, serta bentuk buntutnya yang tak jauh berbeda. Jadi > seperti Yamaha FZ6 yang dikecilin. > > Dari sini saja bisa terlihat kalau Yamaha Byson memang sangat stylist. > “Kita memang buat semuanya terlihat gambot dan berotot,” buka Paulus Sugih > Firmanto, GM Promotion and Motorsport YMKI. Desain bodynya yang gambot ini > diimbangi dengan pemilihan kaki-kaki yang istimewa. Jujur, ini akan bikin > bingung pengendara yang suka modifikasi. > > Bila umumnya setelah beli motor sport langsung ganti pelek dan ban yang > lebih lebar, Yamaha Byson sudah pakai pelek lebar dan ban tubelees ukuran > 100/80-17 di depan dan 120/70-17 di belakang. “Ban belakang bisa digedein > lagi sampai ukuran 140,” jelas Mohamad Abidin, Manager Technical Department > Service Division PT YMKI. > > Uniknya lagi, tutup rantai belakang yang dibuat menyatu dengan spatbor > kolong juga didesain layaknya swing arm moge. Hasilnya, swing arm standar > Byson terlihat lebih kekar, seirama dengan sokbraker dengan dengan diameter > 41 mm. Rasanya ini adalah diameter sokbraker depan motor sport lokal yang > paling besar di pasaran. Dan uniknya lagi, desain knalpot Byson dibuat > layaknya moge, Gambot cuy! > > *Fitur Dan Teknologi* > Seperti New Honda Mega Pro, Byson juga dibekali mesin 150cc yang secara > spesifikasi, power keduanya setara. Yaitu sama-sama 10,1 kW atau sekitar > 13,5 dk. Bedanya, power puncak Byson bisa diraih diputaran mesin yang lebih > rendah yaitu di 7500 rpm, sedang Mega Pro di 8500 rpm. Tapi torsinya, Byson > unggul dengan 13,6 Nm sedang Mega Pro 12,8 Nm. Data ini diambil dari data > spesifikasi yang dikeluarkan kedua pabrikan. > > Secara teknologi, mesin Byson ini sebenarnya mengambil platform dari Yamaha > Vixion. Bisa dilihat dari bentuk cover gear boxnya yang mirip-mirip dengan > Vixion dan Jupiter MX. Bedanya, Byson dibangun tanpa radiator, injeksi bahan > bakar dan hanya menggunakan 2 klep saja. > > Mesin Byson berkarakter over square mengusung diameter piston 58mm dan > panjang langkah 57,9mm. Kompresinya tak terlalu tinggi, hanya 9,5:1 yang > artinya aman mengkonsumsi premium. Sedang karburator yang dipakai adalah > Mikuni 26 tipe vakum yang sudah dilengkapi dengan Throttle Position Sensor. > Dan terakhir, knalpotnya pun sudah dilengkapi dengan catalytic converter > agar lolos EURO 2. > > *Performa* > Mesin mudah dihidupkan dengan kick starter. Ternyata terasa ringan karena > sudah mengadopsi dekompresi. Dan uniknya ada suara siulan kecil layaknya > moge. “Suara itu berasal dari engine balancer, sengaja dibuat suara itu agar > terasa sensasi moge nya,” ungkap Mohamad Abidin. > > Bicara performa, cukup heran juga. Byson tetap ringan melaju meski mesinnya > hanya 150cc dan harus membawa body dan kaki-kaki gambot. Tenaganya pun mulai > terasa menghentak di 4500 rpm. Saat keluar tikungan tak ada jeda saat akan > melaju kembali. Meski harus diakui tak seresponsif kakaknya, Vixion. > Sayangnya, sirkuit karting Sentul tak terlalu panjang top speed tak bisa di > dapat. > > *Handling* > Saat duduk di joknya yang empuk, terlihat jelas bentuk stang bergaya fat > bar layaknya moge. Panjangnya pun mencapai 727 mm, penyuka gaya turing gak > perlu lagi repot-repot ganti stang baplang. Stang lebar ini juga membuat > pengendaranya terlihat lebih gagah di atas Byson. > > Bicara menikung di Sentul kecil, tak ada keraguan lagi. Ban lebarnya > memberikan andil besar menyumbang kestabilan. Mau rebah sampai footstep > tergasak aspal pun tak jadi masalah. Suspensinya juga tetap mantap meredam > getaran. Terbukti ketika Yamaha menyiapkan beberapa handicap berupa balok > kayu, tetap empuk! > > Mungkin satu kekurangan Byson hanya belum pakai disk brake belakang. Tapi > hal ini diakui hanya secara tampilan saja, bila berpegang pada fungsi > teromol di roda belakang sudah cukup pakem menghentikan laju Byson. “Kalau > dipaksa pakai disk brake belakang harganya bisa bertambah Rp 700 ribu sampai > 1 jutaan,” prediksi Paulus. > > *Harga*: Estimasi harga Rp 19,5 sampai 20 jutaan (harga fix baru diumumkan > saat launching setelah Lebaran) > > *Penulis: Popo > Foto: Reza* > > > > http://otomotifnet.com/otoweb/index.php?templet=ototest/Content/0/0/1/7/12176/&tp=vconten&idtm=12176&fc=First%20Ride > > > -- > suzuki, kawasaki, bajaj dan kymco, sodaraan... :D > > -- suzuki, kawasaki, bajaj dan kymco, sodaraan... :D
