Assalamualaikum.

Bagaimanakah hukum poligami menurut islam? Apakah dalil-nya?

Saya tidak pintar dalam hal agama islam. Tapi setau saya islam
menganjurkan (kalimat di alquran adalah "kawinilah") dan jumlah
maksimalnya adalah 4. Syaratnya harus dapat adil.

Sayangnya masyarakat islam indonesia belum bisa menerima poligami.
Menurut saya apabila poligami dilakukan orang se-kaliber aa gym insya
Allah pilihannya bukan hanya nafsu semata. Wallohua'lam.

Maaf kalau saya salah dan mohon dikoreksi. Wassalam.

Pada tanggal 06/12/04, Verginia Manda Dewi <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
>
>
>  Ass wr wb,
>
>  kalau menurut saya, ini yang dinamakan sebagai fenomena da'i infotainment, 
> Pak Abdi, pernyataan satu sama lainnya saling gak sinkron, persis seperti 
> artis2 sinetron :))
>
>  Dulu pernah saya baca di salah satu tabloid sekitar awal2 tahun ini jika 
> sang da'i belum punya niatan untuk berpoligami, walaupun si istri sudah 
> memberikan lampu hijau. Menurutnya pada saat itu, untuk apa punya istri lagi, 
> toh istri yang sekarang sudah cantik, soleh, taat pada suami, dan sayang pada 
> keluarga. Namun kenyataan pada jumpa pers kemarenan itu, sang junjungan da'i 
> besar tersebut malah memberi pernyataan yang gak sinkron, yaitu bahwa tema 
> poligami sudah digodok dengan sang istri pertama sejak 5 tahun yang silam, 
> dalam arti sudah 5 tahun yang lalu kan si da'i sudah berminat menikah lagi 
> well..well well... kebalik 180 derajat dong sama pernyataan di tabloid 
> tersebut....entah ya jika si tabloid bikin wawancara 'gaib' heheheh, tapi 
> kalo tidak benar kan seharusnya disomasi dong ya tu tabloid...
>
>  Soal hati teh Ninih sebagai istri pertama, yah kebetulan sekali kan pak, 
> punya istri yang sangat taat dan cinta pada suami, juga sangat gak neko-neko 
> pula, manut apa saja kata suami, jadinya sangat gampang untuk di doktrinasi 
> dan di-brainwashing dengan ajaran2 untuk menerima poligami (yang benar 
> MENURUT PIKIRAN SANG DA'I loh).Dengan tutur kata lemah lembut dan sopan dalam 
> mengutarakan keinginannya untuk 'menyelamatkan' janda-.janda (cantik) yang 
> belum mendapat suami lagi, serta janji-janji akan mendapat surga kekal dari 
> Allah SWT bilamana menuruti keinginan suami (untuk kawin lagi) bagaimana teh 
> Ninih gak takluk?
>
>  Btw, ada sambungan lagu dari sang da'i :
>
>  'Jagalah hati jangan kau nodai, jagalah hati jangan kau kotori,....(jangan 
> takut poligami, karena itu hukum ilahi... :))'
>
>  wassalam,
>
> abdicipta <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamu'alaikum Wr. Wb.- Tampilkan 
> potongan email sebelumnya -
>
> A'a Gym Yth.
>
>  Sebagai figur yang saya hormati dan kagumi, sehubungan dengan
>  pernikahan Anda, ada beberapa pertanyaan yang mengganjal yang mudah
>  mudahan dapat pula mewakili rasa penasaran rekan rekan lainnya.
>
>  1. Mengapa A'a Gym sampai perlu menunggu 3 (tiga) bulan, baru
>  mengumumkan ke khalayak mengenai status pernikahan A'a Gym yang
>  kedua. Bukankah hal tersebut dapat menjadi fitnah bagi yang tidak
>  mengetahuinya ?
>
>  2. "Kalau memang Poligami bagus, kampanyenya-kan harus "yakin"! dan tidak 
> boleh menimbulkan bias persepsi dikalangan umat ? Bukankah dengan menunda 
> mengumumkan malah membuat umat jadi bertanya tanya ? Apakah A'a Gym ragu ? 
> Kalau alasannya khawatir umat belum siap, bukankah memang sudah seharusnya di 
> siapkan ?
>
>  3. Mengapa A'a Gym sampai perlu mengingatkan untuk tidak asal meniru
>  keteladanan A'a Gym menikah lebih dari satu, karena perlu
>  persyaratan tertentu. Seolah olah A'a Gym ingin mengatakan hanya
>  orang orang seperti A'a Gym yang dapat berlaku adil. Apakah
>  ini tidak termasuk 'Ujub ? Bagaimana dengan lagu "Jagalah hati,
>  jangan kau nodai, jagalah hati jangan kau kotori ?
>
>  4. Kalau Teh Nini mengatakan ini sebagai sebagai ujian ke ikhlasan
>  seorang istri, bukankah ini juga sebagai ujian keikhlasan A'a Gym
>  menjaga perasaan seorang istri (Teh Nini mengatakan sebagai seorang
>  perempuan hatinya "berat"). Bukankah menjaga perasaan Teh Nini, juga
>  jadi "ladang amal" buat A'a Gym ?
>
>  5. Dikoran saya baca ada statement "A'a Gym juga manusia". Apa
>  maksudnya ? Apakah lebih ke urusan syahwat ? Karena setahu saya,
>  yang nabi nikahi, janda janda korban perang. Apakah kalau ada janda
>  janda lain misal nenek nenek yang tidak mampu, mau jadi istri A'a Gym, 
> apakah boleh ?
>
>  Ada yang mau nambahin ?
>
>  Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
>
> ---------------------------------
>  Check out the all-new Yahoo! Mail beta - Fire up a more powerful email and 
> get things done faster.
>
>  [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 
>

Kirim email ke