Nadri Saadudin wrote: > Bismillahirrahmanirrahim > Assalamu'alaikum wr.wb. > > Rasulullah SAW sebagaimana anda juga mengetahui dalam Kitab > Bukhari dan > Muslim telah menubuwatkan kedatangan seorang Nabi diakhir zaman > yakni > "Nabiulah Isa" yang merupakan "imamukun minkum" (imam dari > kamu....ummat > Islam) , "hakaman adalan" ( hakim yang adil) , "memecah salib > dan membunuh > babi"..... dst..Jelaslah bahwa Nabiulah Isa itu tidaklah > membawa syari'at > baru diluar syariat yang dibawa Muhammad SAW. Nabi Isa yang > datang diakhir > zaman itu , jelas seorang Nabi yang merupakan pengikut Nabi > Muhammad SAW dan > tidak membawa syariat sama sekali, tetapi menjalankan syari'at > yang dibawa > Muhammad SAW yakni Al-Qur'an. > > Karena Mirza Ghulam Ahmad mendakwakan diri sebagai Nabi Isa dan > Imam Mahdi > yang dijanjikan kedatangannya oleh Rasulullah SAW itu, maka > dengan > sendirinya beliau adalah seorang Nabi yang diangkat oleh Allah. > Beliau tidak > menyebutkan bahwa diri beliau lebih mulia dari Abu Bakar r.a. > tetapi karena > Abu Bakar r.a.. kendatipun seorang sahabat Rasulullah SAW dan > merupakan > seorang yang "siddiq" tentu saja derajat kerohaniannya berada > dibawah > derajat kerohanian seorang nabi , sebagaimana juga dijelaskan > dalam > Al-Qur'an Surah Annisa' 69.... "Barang siapa yang menta'ati > Allah dan > RasulNya (...Muhammad SAW) , mereka akan bersama-sama (termasuk > golongan) > orang-orang yang dianugerahkan nikmat oleh Allah, yaitu > "Nabi-nabi", "para > siddiqiin", "para syuhada'", "para salihin".......(QS. 4:69). > Yang saya tahu bahwa Para Nabi dan Rasul yang diturunkan oleh Allah mendapatkan "license" dari Allah SWT sendiri, dan banyak hujjah dan bukti yang diturunkan Allah untuk membuktikan ke-Nabi-an dan ke-Rasul-lannya.Sebagai contoh Nabi dan Rasul kita yang terdekat yaitu Muhammad SAW telah mendapatkan "jaminan" dari Allah SWT (dan membawa bukti-bukti dari Tuhan semesta alam). Dan ini tidak dapat disangkal oleh siapapun juga. Walaupun banyak musuh-musuhnya yang membencinya dan ingin membunuhnya, tapi mereka mengakui akan kemuliaan beliau. Kemudian tentang kemuliaan para Shahabat, contohnya Abu Bakah Shiddiq, yang "dijamin" oleh Rasulullah SAW, dan umat Islam mengakui akan kemuliaan shahabat ini (karena jaminan dari Rasulullah SAW). Karena Islam itu agama yang Ilmiah, bukan agama "spekulatif". Saya ingin menanyakan : Apa "jaminan" dan bukti-bukti nyata (oleh siapa?) yang dibawa oleh MGA menjadi Nabi? Apakah dengan "mendakwakan diri" itu bisa dipercaya bahwa memang itu dari Allah SWT? [Karena telah banyak yang mengaku sebagai Nabi Isa dan Imam Mahdi, tapi buktinya???]. > Allah sesungguhnya telah menjanjikan kepada umat Islam bahwa > barangsiapa > yang mentaati Allah dan Muhammad SAW akan termasuk salah satu > diantara > "empat golongan" yang memperoleh nikmat sesuai dengan > Al-Fatihah ayat 7 ( > ..alladzi na'anamta 'alaihim...yang dianugerahkan nikmat > kepada mereka). > Empat golongan tersebut adalah nabiyiin, siddiqiin, syuhadaa-i, > > shalihiin.... Abubakar r.a. jelas merupakan seorang siddiq yang > menjadi > pengikut Rasulullah SAW dan Mirza Ghulam Ahmad adalah seorang > Nabi yang juga > merupakan pengikut Rasulullah SAW. > > Wassalamu'alaikum wr.wb.
--------------------------------------------------------------------- Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected] Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
