[R. Sunarman wrote:]
>Assalaamu 'alaikum wr. wb.
>Setelah mnmbaca argumen-argumen yang saya kemukakan sendiri, argumen
>pak Wargino, Mas Rizki dan Mas Ali Abibin, bolehlah saya rangkum bahwa
>atas pertanyaan "Apakah syaitan itu bermanfaat", ada dua jawaban,
>yaitu:
>1. bermanfaat
>2. tidak bermanfaat
>Jawaban pertama menggunakan pandangan di luar manusia "normal", yaitu
>melihatnya dari kepentingan alam semesta, orang melihatnya sebagai
>penonton yang netral, bukan sebagai korban.
>Jawaban kedua menggunakan pandangan manusia yang menjadi sasaran
>{korban) perbuatan syaitan.
>Kesimpulannya, jawaban itu sangat tergantung dari sudut pandang yang
>digunakan, atau kepada siapa orang itu berpihak.
>Sebagai tambahan dari saya: jawaban yang pertama juga disetujui oleh
>orang-orang yang gemar manjalankan maksiat. Tanpa syaitan, bagaimana
>orang mampu menikmati maksiat?
ee....eee...ee.... usul pak,!!!
Orang-orang yang gemar melakukan ibadah juga setuju dengan jawaban pertama.
Alasannya, bagaiman bisa merasakan indahnya perjuangan tanpa berjuang?
Bagaimana harus berjuang tanpa halangan?
Bagaimana berjuang tanpa pengorbanan?
Adakah 'penghargaan' tanpa perjuangan?
>Wassalaamu 'alaikum wr. wb.
>RS
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)