At 07:43 PM 5/26/99 +0800, you wrote:

Wargino Sihim wrote:
>NAFSU MUTHMAINAH
>----------------
>Saya sependapat dengan Abah bahwa ada sesuatu yang labil dalam hati
>kadang baik dan kadang buruk. Tapi saya kurang sependapat bahwa Nafsu
>Muthmainah itu berubah-ubah (kalau yang dimaksud nafsu muthmainah itu
>yang 'itu').

Mohon maaf.
Mungkin pembahasaan kemarin yang kurang tepat.
Terima kasih Pak Wargino atas koreksinya.

Maksud penjelasan kemarin adlah sebagai berikut:
Apabila manusia mengikuti hawa nafsu & syahwat (kesalahan / dosa), maka
jiwa muthmainnah terbungkus oleh hawa nafsu & syahwat. Dalam bahasa yang
umum digunakan hati (ruhaniyah) nya ternoda. Semakin banyak noda, semakin
gelaplah hati.

Denagn menyucikan diri, hati semakin bersih. Atau dengan bahasa lain,
bungkus hawa nafsu & syahwat pada jiwa muthmainnah semakin luruh.

Suatu saat melakukan kesalahan dan dosa lagi karena mengikuti hawa nafsu &
syahwat, maka hati kembali bernoda, atau dengan bahasa lain, jiwa
muthmainnah kembali terbungkus oleh hawa nafsu dan syahwat.

Demikian berulang-ulang. Maka itu terjadi hati (Qalb) yang berbolak-balik.
-wallahu'alam




+++++++
Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain apa yang telah Engkau
ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha
Bijaksana. (QS. 2:32)


---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke