assalamu'alaikum wr wb,
aku pilih dua-duanya dengan alasan hanya dengan mencari tuhan tanpa modal kerja
keras dengan mempelajari alam, ilmu pengetahuan, melihat hasil ciptaan allah di
negara lain, mencari rahasia alam didasar lautan atau mencari di ruang angkasa
itu semuanya memerlukan biaya.
kalau hanya mencari dunia saja yah tidak akan ada keseimbangan akibatnya stress
bila gagal akirnya melupakan tata cara etika , gasak sana gasak sini...........
pokoknya kita harus mencari dunia sebanyak-banyaknya dan beramal
sebanyak-banyaknya.
dunia tasawufpun tidaka semaju sekarang bila tidak adanya ahli informatika dan
telekomunikasi yang membangun jaringan akses dan komunikasi data, semuanya itu
memerlukan duit dan kita semua akhirnya bisa mendapat info tidak lebih dua
detik dari mancanegara..................
yg penting keseimbangan..................cara mencari rizki harus tetap di
jalan kebenaran.
wassalamu'alaikum wr wb
[EMAIL PROTECTED] wrote:
> Assalamu'alaikum wr wb,
>
> Ada seorang teman yang memberitahu saya, bahwasanya jika ingin "berhasil"
> didalam menempuh perjalanan hidup ada dua pilihan, dan kita harus
> memilih salah satunya. pilihan tersebut adalah :
>
> 1. Duniawi
> 2. Tuhan (jalan sufi)
>
> apabila kita memilih untuk sukses kedua-duanya, maka justru yang terjadi
> adalah kita tidak akan mendapatkan kedua-duanya. Dan jikalau kita sudah
> memutuskan untuk memilih yang nomer dua, maka didalam kita mencari dunia
> ndak usah ngoyo (menggebu-nggebu), secukupnya saja. Kalaupun kita jadi
> kaya(sukses duniawi) itupun bukan karena kita sengaja, melainkan memang
> kita "diberi" olah yang Maha Pemurah, karena keinginan untuk sukses didunia
> (keduniawian) akan menjadikan tirai yang menutupi sang bulan dengan sinar
> mentari akan semakin tebal sehingga makin sulit untuk sang bulan berbisik
> ... wahai matahariku engkaulah aku... dan aku adalah engkau, lebih parah
> lagi malah terjadi gerhana !!!
>
> Yang kedua, ada nasihat (Hadist Nabi ?) :
>
> Kejarlah Dunia (Duniawi) seolah - olah kamu akan hidup seribu tahun lagi,
> dan
> beribadahlah kamu seakan-akan dirimu akan mati esok hari (Tuhan).
>
> kalau kita bandingkan dua hal di atas ada suatu pertentangan yang pertama
> kita harus memilih, sedangkan yang kedua kita bisa mendapatkan dua-duanya.
>
> . . . . . . . . . .
>
> Yang manakah harus kupilih ? sute mohon pencerahan para suheng dan para
> suhu.
>
> by the way, mengenai "Komisi" khok tidak ada tanggapan ya ?
> (saya takut nanti sudah berusaha membersihkan diri, bisa musnah hanya
> karena
> menerima komisi(kecil lagi) yang ternyata haram !!!)
>
> Terima kasih sebelumnya, dan mohon maaf jikalau pertanyaan yang bodoh ini
> terasa mericuki.
>
> Wassalamu'alaikum wr wb
> satrijo
>
> ---------------------------------------------------------------------
> Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
> Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)