>kemudian, kalau sute amati sejarah (kayak pengamat saja !) ternyata para
>orang suci lebih memilih akhirat, for example :
>
>- Jujungan kita Nabi Muhammad saw, Beliau ketika berpulang ke hadirat
>Illahi tidak meninggalkan harta benda, bahkan ada kyai yang mencerita kan
>peniggalan harta Beliau hanyalah pakaian yang melekat ditubuh Beliau.
>
>- Sidharta Gautama, kalau Beliau tidak meninggalkan singgasana mungkin
>Beliau tidak akan mendapatkan pencerahan dan menjadi Budha.
>
>- idem Sri Buwana tunggadewi (madhep pandhita)
>
>- kemudian cerita Kyai Bejo oleh mas Agus. Beliaunya, kalau saja mau
>mungkin dengan kesucian doa'nya akan bisa dengan sekejap menjadi orang yang
>kaya raya (tapi mungkin setelah itu doanya tidak akan suci lagi "katanya"
>trio kwek kwek)

Mas Satrijo...
Kalau melihat lebih cermat, bahwa tidak semua orang suci demikian. Ada yang 
sangat kaya bahkan penguasa seperti Nabi Daud, Sulaiman, dsb.

Jadi sesungguhnya kalau kita cerna lebih mendasar, permasalahan prinsip 
dalam berjalan menuju Allah bukan Meninggalkan atau Mencari Harta.

Permasalahan prinsipnya adalah KEBERSERAH DIRI -an.

Kalau Mas Satrijo memulainya dengan mencoba mendefinisikan "Pilih Dunia 
atau Akhirat" mungkin agak sulit...
Menurut saya yang relatif mudah adalah mencoba selalu mohon ampun dan 
bertaubat serta memulai segala aktivitas kita berdasarkan KEBERSERAHAN DIRI 
kepada Allah.

Lambat laun tetapi pasti, Mas Satrijo akan dapat memposisikan, bagaimana 
menyelaraskan antar Dunia dan Akhirat.

Saya pun sekarang ini baru belajar untuk BERSERAH DIRI. Dan saya merasakan, 
perlahan-lahan... dididik oleh Allah dengan berbagai macam ujian 
(permasalahan hidup) untuk bagaimana harus bersikap terhadap Dunia dan 
Akhirat ini?

Memang sebuah usaha yang tidak dalam 1 hari dapat terealisasi...

Seorang Nabi Musa dalam bimbingan Nabi Syuaib dapat melakukan ini sampai 
secara mutlak sanggup! Butuh waktu 8 sampai 10 tahun...
Itu dibawah bimbingan seorang guru/mursyid (Nabi Syuaib), bagaimana kita 
yang tidak dalam bimbingan guru/mursyid, tentu butuh waktu lebih lama...

Bersabar dan tidak tergesa-gesa, ya Mas... :)



Abah Hilmy
BTN Minasa Indah B-16 Gowa - Sulsel
Telp. 0411-883976

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke