Pada hari Selasa, tanggal 22/11/2005 pukul 18:01 +0700, Budi Rahardjo
menulis:
> ps: pekerjaan ini sudah lazim dikerjakan di india.
> mungkin bentar lagi vietnam nyusul.
> indonesia? dilewatin aja deh.

Saya ada tau sebuah perusahaan IT Finlandia yang para pengembangnya
sebagian ada di Vietnam. Dari segi kualitas hasil jadi produknya,
ternyata mengecewakan. Produknya sekilas bagus, namun jika ditilik pada
kode sumber programnya ternyata dibuat acakadul dan tidak mengindahkan
tata tertib pemrograman C (mengingat untuk melakukan free kalau sudah
alloc). Memang benar kata teman saya, seseorang harus punya surat izin
kalau ingin memrogram dalam bahasa C [0].

Ternyata (untuk kasus ini) lebih canggih (dan rapi) program-program
buatan beberapa orang yang saya kenal di Indones. 

...

Menurut hemat saya urusan ekspor impor nanti dulu saja, yang diperlukan
sekarang ada jalur dari luar negeri untuk menggiring pekerjaan2 yang di
luar untuk masuk ke dalam. Jadi, ide-ide startup jangan startdown ini
dibuatnya di luar Indon saja, tapi punya cabang di Indones. Di luarnya
itu cuman urusan marketing dan sekretaris saja, tapi urusan cangkul
mencangkul langsung dioper ke dalam.

0. Tidak terima balasan berupa ide untuk mengganti bahasa pemrograman (C
tambah tambah apalagi Erlangga *-P)

> -- budi

Kirim email ke