adi wrote: > On Tue, Nov 22, 2005 at 11:15:01PM -0000, Muhamad Carlos Patriawan wrote: > > Nah,disinilah salah satu pentingnya BHTV untuk menunjukkan harga diri > > engineer Indonesia kalau kita "can do the job".Tapi tentu > > saja,profesionalisme juga harus ditingkatkan supaya kita lebih credible > > baik didalam dan diluar (meskupun secara teknis mampu). > > Terus terang saya tidak bisa menarik ide BHTV ini, berhubung saya lebih > setuju ke arah pengembangan perusahaan-perusahaan kecil (accounting, web > development dll).
BHTV isinya semuanya Pak,dari yang kecil sampai besar. Tapi gak papa,semua jalan terus,kita semua sebenarnya satu ide,cuman jalanya saja yang berbeda-beda karena beda pengalaman dan beda wawasan. Untuk melihat apakah BHTV realistis atau tidak,cukup beli tiket pesawat ke Bangalore dan jangan ke Silikon valley.Cuman 2 jam perjalanan dari Bangkok koq. Karena ini pilihan,ya stop ber-bashing-ria,apalagi tukang cukur. Salah satu naturenya orang India,mereka sangat respect dengan guru (whatever that means). Carlos
