Made Wiryana wrote: > On 12/7/05, Zaki Akhmad <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > > > > Seperti Stanford Univ, yang jadi pionir cikal bakal Silicon Valley. Nah > > bagaimana cara mencontoh Stanford Univ ini yang tidak sederhana. Butuh > > mata elang yang mampu melihat sesuatu "intagible". Konsisten. Kerja > > keras. Berani jadi agent of change. Dan tentunya, menguasai seni > > bagaimana menerapakannya dalam konteks ke-Indonesia-an. > > > > Ini yang selalu saya sebut, kita butuh studi lebih dalam dari sisi non > teknis. Yang dilakukan memang oleh orang yg terlatih melakukan studi itu, > dengan merleasikan dg situasi Indonesia. Jadi bukan sekedar berangan-angan > tanpa strategi untuk menjembataninya > > Akhirnya jadi frustasi, karena ndak bisa sama.
Makanya,pendekatan China,Singapore,India even Vietnam pakai jalan pintas : Attract creative-classnya yang berada di developed country untuk membangun negerinya. Itu tahap tercepatnya. Kalau ingin membuat 1 juta SDM Indonesia yang capable dan industri hitek dari dalam melalui "mencontoh" Stanford,itu langkah long term,even Vietnam atau Spore pun punya masalah yang sama. Carlos
