> Kebanyakan yg *bisa* IT dan *bisa* bahasa inggris sudah keluar negri

Ahh yang bener :-)))

Berdasarkan data statistik hasil hitung-hitung sendiri,justru sebagian
besar masih di dalam negeri lho.

> atau bekerja dengan 'well-paid' salary. Dibandingin sama Malaysia deh,
> yang tukang jaga warung makan aja bisa bahasa inggris begitu juga sama
> Philipina. Maksudnya, kalau ngumpulin 50 orang mungkin bisalah tapi
> sustainability nya gimana?

Asli kalau bahasa inggris  masalahnya sih anak2 luluan LIA sudah
ratusan ribu banyaknya di Jakarta :)) Kalau yang mau lebih jago ambil
dari fakultas sastra :))

Pendekatanya mungkin kita harus bagi lagi pekerjaan outsourcing itu
dalam beberapa aspek:
1. Pek hitek yang membutuhkan skill advanced IT (seperti
programing,software outsourcing,tax outsourcing,web design/programming)
2. Pek hitek yang membutuhkan mid-level IT skill (phone atau web based
TAC,BPO)
2. Pekerjaan hitek yg  membutuhkan skill easy- IT ( sebagian call
center , manual process,/sebagian BPO proses, data entry).

Dari situ dilihat lah kita bisa yang bersaing dimana,kalau #2 dan #3
secara teknis termasuk bahasa gak susah jika ada training dan strict
quality control.


>
> Tapi masih optimis kok 'om kalau masih bisa lah kita tapi buat kaya
> gitu. Paling ngak, process outsource dari juniper dkk sudah ditangan ;)

Asal jangan sendirian om.Makanya gua bilang mungkin ini kesalahan
generasi lama yang digenerasi tiap tahun.Maunya datang ke kota tempat
lahirnya HP atau Nvidia, terus sudah ada banyak Paijo,Paimin,Joko,Ros
Suryoh dan Dullatip yang sudah jadi senior arsitek di HP,Nvidia atau
Google,eeh jarang banget kalo dibilang ampir tidak ada, mengutip Pak
Hutapea bilang: carinya aja susah buat bisa bikin tim bola.


>
> Mudah2an ada yg punya ide brilian gimana ngebuat bahasa inggris menjadi
> bahasa kedua setelah bahasa indonesia. Setelah itu baru kita ngomong
> bahasa mandarin dan spanish ;)

Pertanyaannya mungkin sudah dijawab sama pengajar2 di LIA atau orang2
di British Library di Jl Sudirman dengan apa yang mereka lakukan.

Carlos

Kirim email ke