On 1/3/06, Kuncoro Wastuwibowo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Sebelum doyan komputer, saya termasuk penganut aktif  Bahasa Indonesia.
>  Masih dengan mesin ketik, saya jadi redaksi majalah di SMA. Dunia komputer
>  lah yang kemudian bikin saya menyerah.
>
>  Nah, kenapa nggak kita coba sih, menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia bisa
>  lincah? Dan maksud saya bukan kalimat seperti dalam mail ini. Saya lebih
>  suka kita bisa lincah tanpa harus memakai ungkapan khas Betawi seperti
>  "sih". Kalau "nah" atau "lah" sih masih boleh lah. Ah, tapi barangkali
> pakai
>  "sih" juga boleh.

terus terang, membatasi diri untuk menulis hanya dalam bahasa
indonesia ternyata cukup sulit buat saya. biasanya dalam mengetik
sebuah tulisan cuma butuh waktu 2 - 3 menit, tadi saya menghabiskan
waktu hampir 10 menit. saya memang lebih terbiasa mengetik campur-aduk
dengan istilah asing. bukan berarti saya anti terhadap hal ini lho ya,
saya cuma mencoba untuk merasakan bagaimana rasanya menulis hanya
dalam bahasa indonesia dan menghindari sedapat mungkin istilah asing
ataupun serapan.

membicarakan istilah asing, ada satu istilah yang saya lihat
ditempelkan di dalam jendela "busway", yaitu "difable". tadinya saya
berpikir ini salah ketik (seperti yang dituliskan oleh jay di
http://yulian.firdaus.or.id/2004/06/07/saalh-keitk/, dan juga saya
sendiri di http://www.mail-archive.com/[email protected]/msg02644.html).
ternyata istilah "difable" itu adalah istilah yang sedang digalakkan
penggunaannya di indonesia, seperti yang terlihat pada
http://www.google.co.id/search?q=difable.

pertanyaannya, karena dalam konteks (kata konteks ini saya tidak tahu
padanan dalam bahasa indonesia yang bukan serapan) penggunaan kata
"difable" ini ditujukan untuk orang asing, bukankah hal ini sia-sia
saja? siapa orang asing / pengguna bahasa inggris yang langsung
mengerti maksud dari kata "difable" ini?

pertanyaan lanjutannya, apakah memang pemilihan kata "difable" ini
menunjukkan bahwa orang indonesia sendiri tidak bangga dengan
penggunaan bahasa indonesia, dan malah berusaha menciptakan kata baru
yang terdiri dari penggabungan kata-kata asing?

--
I solemnly swear that I'm up to no good
http://data.startrek.or.id
http://kiozk.com

Kirim email ke