Rully wrote: > hehe.. sy gak mendukung untuk mengganti bhs indonesia dg bhs inggris :) > Toh Jepang bisa tetap maju industri elektronik nya dan IT nya (yg ini > debatable sih) walaupun lebih banyak org jepun yg gak bisa bhs > inggris.. kuncinya adalah pada kemampuan bangsa jepang untuk > mengkonversi bahasa inggris ke bahasa jepang dalam satu aturan baku. > Indonesia belon punya ini, krn itu istilah2 IT kan kebingungan mau di > terjemahkan apa. Tapi Malaysia punya aturan baku itu, dan diterapkan. > Bisa jadi, untuk kasus Malaysia, karena mereka di jajah Inggris.. :) > Tapi gak perlu lah berharap di jajah inggris or AS supaya bisa maju > :)) Liat aja Irak, apa maju abis dijajah AS :D ups...
Wah Mas Rully, saya pribadi juga gak jago-jago banget bahasa Inggris. Jadi kalau bahasa Indonesia diganti dengan bahasa Inggris, bisa-bisa saya diem terus deh. Ini lagi latihan sama anak-anak aja, buat ngomong dengan bahasa Inggris, gak jalan dengan baik. Tidak ada aturan baku ya? Tapi apa bener perlu aturan baku dulu? Duh saya pribadi sebenarnya gak suka peraturan, apalagi yang dibakukan. Tapi gimana lagi, kadang-kadang peraturan harus dibakukan karena kita hidup bersama sebagai makhluk sosial. Apakah maksud Mas Rully mengkonversi itu seperti ini: ATM = Anjungan Tunai Mandiri Keyboard = Papan kunci Mouse = Tetikus Download = Unduh SMS = Sandek = Pesan Pendek Kalau bagi saya contoh diatas itu adalah transliterasi aja. Terus gak tahu deh, pembaca bisa mengerti atau tidak apabila saya menulis menggunakan istilah-istilah diatas dengan versi Indonesia-nya. Tebak-tebakan dulu deh. Pemakzulan apa hayo artinya? > -Rully Zaki Akhmad --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda menerima pesan ini karena Anda tergabung pada grup Grup Google "teknologia" grup. To post to this group, send email to [email protected] Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Untuk pilihan lainnya, lihat grup ini pada http://groups.google.com/group/teknologia -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
