Ronald wrote: > m.c. ptrwn wrote: > > saya biasanya trading equity atau options :-) > > Wah advanced punya :) > Btw tau kan Jimbo Wales (dari Wikipedia) sebelom nanganin Wikipedia, > pernah > jadi options and futures trader di Chicago. > http://en.wikipedia.org/wiki/Jimbo_Wales#Life_before_Wikipedia > -- "within a few years had earned enough to "support himself and his > wife for the rest of their lives". Menarik juga.
Kalau yang mau less-speculate, mending kerja di silicon valley startups saja, banting tulang 4 s/d 5 tahun,kalau startupnya sukses bisa retired , paling tidak kalau startupnya tutup ya hitung2 masih dapat salary lah :)) Balik lagi, professional options trading firm (bukan retail) mereka biasanya *tidak* mengambil keuntungan dari long position/beli , tetapi jual/sell premium options contract dalam waktu cepat dan berulang kali ke retail customer.Ini metode paling low risk buat mereka. > Setau saya, jarang ya ada orang Indonesia yang jadi full-time trader > for living? setahu saya ada beberapa , termasuk di US sini.Itu salah satu brokerage house di Jakarta yang punya ya full time trader. Btw, saya gak pernah trading commodity atau futures , jadi cuma equity options saja, belajar dari buku2 bagus dan dvd yang banyak ada di online financial bookstore. Dalam equity options, ada beberapa teknis dimana trading low risk dan success rate 80% ( coba search di google : Options Statistical / Implied Volatility ). Enak sebenarnya menganalisa fundamental dan technical analysis data begini , sama excitingnya seperti menganalisa file /module / software event mana yg terjadi memory leaks :) dua duanya sama: analisa pattern recognition , yang satu bit dan byte dari computer event, satunya lagi analisa dari action manusia dalam jual/beli. -mcp
