Abidin Aslich teh pegawai dinas kebudayaan dan pariwisata cirebon bah Willy. haha. keun bae eta Aa van Cirebon teh ngocoblak bari atah pisan. meh gaya meureun, make conto Arnold Swarzeneger jadi gubernur kalifornia. sagala. atawa sonia gandi-minantu indira. hehe.
padahal ku conto eta, aslich geus maehan tulisanana, bupati sumedang don naon cenah, urang jateng ngan ibuna urang sumedang. sonia jadi pentolan partai, tapi teu bisa jadi presiden atawa perdana menteri,kurang maca -minimal Kompas, sigana tah Aslich teh. da ayeuna PM india singh tea, lain sonia, sabab sonia sadar, urang india bakal nolak manehna. atuh arnold, california mah pan ibukota film, holliwud ayana di dinya. jeung saterusna. mun aya waktu mah hayang males tah tulisan ngawur teh. tapi keun we, meh atoheun tulisanana dimuat koran. haha. republika rada ngawur ceuk kuring mah, baheula kungsi aya nu nulis, ngaran kuring, cenah dosen senirupa itb, artikelna nunjukkeun seolah-olah kuring diwawancara -perkara desain jilid buku- tapi teu teusing tadina rek ambek, tapi teu jadi, ngaran hareupna sarua jeung mitoha euy. haha > kesenian yang umum terdapat di Jawa Barat (wilayah Pasundan) dapat pula > ditemukan di Cirebon. Namun sebaliknya, jenis-jenis kesenian Cirebon akan > sulit ditemukan di wilayah-wilayah berbahasa Sunda. Keempat, alasan sejarah > kekuasaan. Cirebon adalah satu-satunya daerah di Jawa Barat yang memiliki > bangunan-bangunan peninggalan zaman lampau yang berwujud keraton- keraton > (kesultanan). Ada tiga keraton yang hingga kini masih berdiri tegak sebagai > bukti bahwa di Cirebon masa lalu ada pusat-pusat kekuasaan. > > > > Para peneliti boleh bersilang pendapat soal di mana sesungguhnya letak > kerajaan Sunda, Padjadjaran, karena memang hingga hari ini tidak pernah > ditemukan situs-situsnya secara utuh. Namun di Cirebon, tak perlu ada silang > pendapat soal di mana letak pusat kekuasaan Cirebon masa lampau. Perlu pula > dicatat, bahwa bangunan-bangunan keraton Cirebon merupakan paduan > anasir-anasir khas Hindu, Islam, Jawa dan Cina (sedikit pun tidak > dipengaruhi oleh anasir-anasir Sunda). Sejumlah argumen di atas menunjukkan > bahwa di Jawa Barat ada entitas masyarakat bukan Sunda dan karenanya, > membicarakan Jawa Barat tidaklah santun tanpa mempertimbangkan eksistensi > Cirebon. > > > > Tulisan-tulisan di harian ini tentang Sunda dan kesundaan yang merupakan > tanggapan-tanggapan dari tulisan Wawan Gunawan berjudul 'Sunda Tak Perlu > Dibela' (Republika, 11 Agustus 2004) menurut saya adalah egosentrisme orang > Sunda yang berlebihan. Lebih-lebih, tulisan karya Agus Kresna yang berjudul > 'Syariat Sunda : Sebuah Keniscayaan di Jawa Barat ' (Republika, 8 September > 2004) yang keliru menganalogkan Syariat Islam di Aceh dengan kemungkinan > penerapan syariat Sunda di Jawa Barat. Saya sebut keliru, karena sejumlah > alasan : (1) Sunda bukanlah agama dan tidak bisa disamakan dengan agama; (2) > Tata nilai Sunda tidak sama dengan tata nilai agama (Islam); (3) Jawa Barat > tidak melulu dihuni masyarakat Sunda. > > > > Ada entitas lain selain Sunda yang memiliki tata nilai sendiri dan jumlah > populasi yang tidak sedikit, yaitu wilayah Cirebon. Di samping masyarakat > pendatang yang sudah menganggap diri warga masyarakat Jawa Barat; (4) Jawa > Barat secara historis, politis maupun sosiologis berbeda dengan Aceh. Dengan > pertimbangan-pertimbangan itu, maka gagasan Agus Kresna tentang perlunya > Urang Sunda menguasai akses-akses pemerintahan, LSM, ormas dan > komponen-komponen penting masyarakat di Jawa Barat harus dianggap sebagai > gagasan yang berbahaya, chauvinistik, mundur (setback) dan tidak toleran. > Jika gagasan Agus Kresna yang artifisial itu dipertimbangkan, maka yakinlah > bahwa Jawa Barat bukannya maju, tetapi sebaliknya lebih terpelanting ke > belakang ke zaman Padjadjaran yang dikenal sejarah sebagai kerajaan yang > amat resisten terhadap perubahan. > > > > Agus Kresna mestinya melihat ke mancanegara, betapa sebuah negeri tak > harus dan tak selalu dipimpin oleh pribuminya sendiri. Alberto Fujimori, > mantan presiden Peru adalah peranakan Jepang. Arnold Schwazenegger adalah > seorang pria asal Austria yang kini menjadi gubernur di sebuah negara bagian > di Amerika Serikat. Sonia Gandhi, janda Rajeev Gandhi, adalah wanita asal > Italia yang menjadi pentolan Partai Kongres di India. Mengapa tidak? Gagasan > sundanisasi di pemerintahan, parlemen, ormas, LSM dan institusi- institusi > lain di Jawa Barat adalah gagasan 'mesum' yang akan menempatkan urang Sunda > sebagai masyarakat yang tipikal murni primitif, pemuja masa silam, paranoid, > anti-perubahan dan irrasional. > > > > Jika gagasan Agus Kresna dianggap feasible oleh urang Sunda, maka tak > perlu heran jika hal itu makin mengkristalkan gagasan tentang pemisahan > wilayah Cirebon dari Provinsi Jawa Barat, sebagaimana Banten yang lepas dari > Gedung Sate beberapa tahun silam. Wacana tentang provinsi Cirebon yang > sempat ramai diusung sejumlah elite sosial politik Cirebon beberapa waktu > lalu akan mendapatkan pembenaran dari perasaan terpinggirkan yang terus > disulut oleh klaim-klaim bahwa Jawa Barat adalah melulu Sunda. Inilah yang > perlu direnungkan oleh para pemikir Sunda. > > > > Karena, lepasnya Cirebon dari Jawa Barat dapat menimbulkan > konsekuensi-konsekuensi yang berat dan kompleks bagi Jawa Barat secara > keseluruhan. Atas dasar pertimbangan itu, seyogianya para pemikir Sunda > lebih arif dan membuka diri dalam mewacanakan Jawa Barat. Artinya, jangan > pernah menganggap bahwa Jawa Barat cuma bisa dilihat dan didekati dengan > perspektif Sunda dan kesundaan. Jawa Barat masa kini berbeda dengan Jawa > Barat puluhan tahun lampau. Jawa Barat masa kini telah dihuni oleh jutaan > manusia dari beragam ras, suku, agama dan kebudayaan sebagai konsekuensi > dari mobilitas perubahan yang terus-menerus berlangsung, tak terbendung dan > sangat kodrati. > > > > Dengan demikian, wacana sundanisasi Jawa Barat merupakan sesuatu yang > bertolak belakang dengan perubahan, pluralitas dan kehendak zaman. Dan > karenanya akodrati. Bahwa ada keluhan dari para pemikir Sunda tentang makin > dekadennya urang Sunda, kita tidak pungkiri. Namun amatlah naif ketika > pranata agama lebih banyak menawarkan solusi rekonstruksi moral, kita malah > berpaling kepada nilai-nilai masa lampau yang tidak separipurna agama. > Walhasil, Syariat Sunda? No Way! > > > > > > > > > > > Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id > > > > Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT > > > --------------------------------- > Yahoo! Groups Links > > To visit your group on the web, go to: > http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/ > > To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. > > > > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > vote.yahoo.com - Register online to vote today! ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/0EHolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

