*carita dongeng* Syahdan, abdi teh naek angkot, pas turun si supir teh lieureun abdi: "ku naon pa?" supir: "punten a teu aya angsul recehna, seep disumbangkeun ka prita......."
--- In [email protected], mh <khs...@...> wrote: > > BI: Koin untuk Prita Tidak Ganggu Peredaran Recehan > Rabu, 16 Desember 2009 | 07:59 WIB > > JAKARTA, KOMPAS.com â" Bank Indonesia (BI) menegaskan, pengumpulan uang > recehan sebagai dukungan masyarakat kepada Prita Mulyasari tidak akan > mengganggu peredaran uang receh di Indonesia. > > Bahkan, BI sangat terbuka untuk menerima uang logam solidaritas > tersebut jika panitia membutuhkannya. "Mostly welcome. Setiap saat > pada hari kerja silakan hubungi bagian peredaran uang atau pengelolaan > uang keluar. Tolong sampaikan ini kepada panitia pengumpulan koin > untuk ibu Prita," kata Deputi Direktur Peredaran Uang BI Yopie > Alimudin kepada Kontan, Selasa (15/12/2009). > > Prita merupakan salah satu pasien yang merasa kurang puas dengan > pelayanan RS Omni Internasional Alam Sutera. Kisah ini bermula saat > Prita dirawat di unit gawat darurat rumah sakit tersebut pada 7 > Agustus 2008. > > Merasa tidak puas, Prita mencurahkan keberatannya dalam surat > elektronik yang kemudian menyebar ke komunitas-komunitas dunia maya. > Pihak rumah sakit merasa Prita mencemarkan nama baik rumah sakit > tersebut hingga akhirnya menuntutnya. > > Hingga kini, pengumpulan uang solidaritas untuk Prita masih terus > berlanjut. Jumlahnya luar biasa, hampir mencapai Rp 500 juta. Oleh > panitia aksi solidaritas, rencananya uang tersebut akan diserahkan > pada keluarga Prita pada 20 Desember 2009 mendatang. (Kontan/Andri > Indradie) > > Dapatkan artikel ini di URL: > http://www.kompas.com/read/xml/2009/12/16/07594153/bi.koin.untuk.prita.tidak.ganggu.peredaran.recehan >

