indonesia memang hanya punya nama. kekayaannya sendiri sudah dan sedang 
diangkutin ke luar negeri. ini terjadi sejak zaman kolonial hingga sekarang. di 
cibaliung pandeglang (banten), australia melakukan penggalian tambang. semua 
itu atas izin penguasa tengik. karena rakyanya bodoh, tidak bisa banyak berbuat.
 
 

--- On Thu, 7/10/08, firman venayaksa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: firman venayaksa <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: RE: [rumahdunia] Re: Mohon Bantuan, Kampungku Di Obok-obok!!
To: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL 
PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"[email protected]" <[email protected]>, "[EMAIL PROTECTED]" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL 
PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]"
 <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL 
PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL 
PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thursday, July 10, 2008, 8:58 AM

hajar aja bleh. walaupun mereka orang2 kaoitalis itu punya duit, tapi mereka
nggak punya otak. ayo himpun kekuatan. kepret aje...

fv

gongmedia cakrawala wrote: 
>             Aji, berjuanglah semampu kamu bisa. 
> blow up di Banten TV dimana kamu bekerja. 
> tulis, tulis. jika Danone berhasil, kiamat akan terjadi di Banten. 
> lawan lawan, lawan! \pena lebih kuat. Sebarkan tulisan di internet. 
> Tujukan buat presiden. \panggil SBY! Panggil Husuf Kalla di internet. 
> Jika Bnten porak-poranda, Jawa akan hancur. 
> Jawa itu diikat oleh Banten, Cirebon, .\Demak, .|Kudus, Yogya, 
> Blitar, Surabaya, Banyuwangi (Asem Bagus). 
> Petahankan, Ji. 
> Saya aja nggak rela! 
> tetap semangat 
> gg --- On Wed, 7/9/08, aji setiakarya <aji_setiakarya@ yahoo.com>
wrote: From: aji setiakarya <aji_setiakarya@ yahoo.com> Subject: Mohon
Bantuan, Kampungku  Di Obok-obok!! To:
> "pembaca kompas forum" <Forum-Pembaca- [EMAIL PROTECTED]
ps.com>,
> "naratama" <[EMAIL PROTECTED] ups.com>, "Sirikit
Syah"
> <sirikitsyah@ yahoo.com>, "jurnalisme milis"
> <[EMAIL PROTECTED] ups.com>, "jurnalis groups"
> <jurnalis-indonesia@ yahoogroups. com>, "mediacare"
> <[EMAIL PROTECTED] ps.com>, "satelit news teman"
> <wahyu_korean@ yahoo.com>, [EMAIL PROTECTED] ups.com,
"FLP"
> <Forum_LingkarPena@ yahoogroups. com>, "baraya baraya"
> <[EMAIL PROTECTED] com>, "uji uji" <[EMAIL PROTECTED]
com>,
> "ibnu adam" <ibnuaviciena@ yahoo.com>, "mas
yuno"
> <[EMAIL PROTECTED] com>, "radar radar"
> <kang_haban2001@ yahoo.com>, "firli banten"
> <manggis_brp@ yahoo.com>, "bunda eneng"
> <tg_nurcahyati@ yahoo.co. id>, "gmc gmc"
> <gm_cakrawala@ yahoo.com>, "ppiindia Moderator"
> <ppiindia-owner@ yahoogroups. com>, "yoki guru"
> <[EMAIL PROTECTED] com>, "danke drajat danke"
> <danke.drajat@ rcti.tv>, "kang ibnu hamad"
> <[EMAIL PROTECTED] com>, "humas banten"
> <[EMAIL PROTECTED] co.id>, "azhar firdda"
> <azhar_firda@ yahoo.com>, "DEWI PURWANTI"
> <dewi_pur_wanti@ yahoo.co. id>, "budi putra budi"
> <[EMAIL PROTECTED] co.id>, supporter.services@ int.greenpeace. org,
> [EMAIL PROTECTED] org, [EMAIL PROTECTED] id, "subadri arifqi"
> <subadriarifqi@ yahoo.com>, "Ahmadi Shakti"
> <idol_tangerang@ yahoo.co. id>, "machsus thamrin"
> <[EMAIL PROTECTED] com> Cc: "rumahdunia rumahdunia"
<[EMAIL PROTECTED] ups.com> Date: Wednesday, July 9, 2008, 9:47 PM   
>  Senin
> (7/7) DPRD Kabupaten Serang  kembali melakukan rapat
> kerja  membicarakan nasib investasi PT Tirta Investama, anak
> perusahaan Danone yang membangun pabrik Aqua   di Kampung Cirahab Desa
Curugoong   Kecamatan Padarincang Kabupaten Serang Provinsi Banten.   Kalau
tak salah menghitung ini adalah kali ketiga DPRD Serang memanggil Eksekutif
yang   memberikan
> izin mendirikan bangunan. Jelas, dalam rapat itu juga dibahas tentang
> penolakan mayoritas warga Kecamatan Padarincang yang menolak
> pembangunan pabrik Aqua itu yang dianggap merugikan khalayak di
> Padarincang.   
>    
>  Warga yang terdiri dari ulama, mahasiswa,   tokoh pemuda, pelajar dan
forum lurah   sudah
> tiga kali mengadakan audiensi dengan pihak DPRD Serang. Dan secara
> tegas mereka tidak menerima keberadaan pabrik yang bakal menguras air
> bawah tanah mereka. Harga Mati: Menolak 
>    
>  SAUDARA SETANAH AIR, PARA PEJUANG LINGKUNGAN, KAWAN-KAWAN WARTAWAN,
TEMAN-TEMAN BIROKRAT, YANG SAYA MULYAKAN.   TERKAIT DENGAN PENOLAKAN WARGA
PADARINCANG INI INGIN RASANYA SAYA BERCERITA SEKILAS TENTANG CIRAHAB 
>  *** 
>    
>  Mata Air   Cirahab
> adalah sebuah berkah buat warga kampung Sukaraja khususnya dan
> Padarincang umumnya. Ia menjadi mata air yang menjadi sumber penghasilan
  untuk
> orang-orang yang berada di lingkungan Cirahab. Saya memanggil kali ini
> dengan Air Cimami (Karena disitu ada nama yang bernama Mami. Tokoh
> masyarakat, anak salah satu tokoh di Padarincang) . 
>    
>  Cirahab
> terletak di kaki Gunung Karang. Gunung yang terbesar di Banten. Lebih
> dekat lagi dengan Gunung Wangun yang merupakan gugusan Gunung Karang.
> Dari sebuah sudutnya   terdapat   mata
> air yang mengeluarkan air bening dan jernih. Saat saya usia SD hingga
> SMP ini adalah tempat favorit yang saya kunjungi. Bahkan sampai saat
> ini masih menjadi tempat kebanggaan saya. Saya sering mengenalkannya
> kepada kawan-kawan. Airnya yang bening menjadi tempat segar untuk
> melepaskan dahaga kawan. Rumah saya   di Kampung Cisaat,   sekitar
> tiga kilometer ke kampung Cirahab ini. Meskipun begitu saya dan
> kawan-kawan rela untuk berjalan. Apalagi hari minggu. Sambil olahraga.
> Itu tidah dilakukan oleh saya tetapi anak-anak kecil dari  
kampung-kampung yang lain. 
>    
>  Jika kemarau datang Cirahab adalah berkah buat kami. Warga yang berada di
Desa Cipayung, Ciomas, Barugbug, Cisaat,    Batukuwung, Curugoong, Cisaat,
pasti   berbondong-bondong mandi bersama, kemudian mengambil air dengan  
kokang sebagai oleh-oleh pulang Rumah. Indah rasanya. Tak ada beban 
>    
>  Saat saya masih kelas lima SD bersama kawan-kawan saya masih   sering
memanfaatkannya untuk bacakan, makan bersama gaya Banten,   di daun dengan
sambal dan ikan panggan hasil tangkapan atau ngegogo. 
>    
>  Namun   menginjak Madrasah Tsnawiyah, sekitar 1997-an   kondisinya
mulai   berbeda.
> Dari sumber utama air Cirahab dibangun sebuah pabrik air minum kemasan.
> Nama perusahaannya adalah PT NATURAL EKA PERKASA. Warga mulai
> terganggu, ada percikan kemarahan dari masyarakat.   Namun masyarakat
membolehkannya   karena perusahaan yang konon milik Tomy ini tidak terlampau
eksploitatif. Hanya dalam jumlah kecil.   
>    
>  Saudara setanah air 
>  Yang lebih penting lagi   sebenarnya
> adalah mata air Cirahab ini mengairi lebih dari 4000 hektar sawah yang
> tersebar di Desa Batuwung, Desa Cipayung, Desa Barugbug.   Saya
> tahu persis. Kebetulan Dari Cirahab ini mengalir ke tempat sawah kakek
> saya yang letaknya sekitar satu kilo dari mata air Cirahab,   persisnya
di Kampung   Ciwarna. Bersama keluarga, saya sering memakainya untuk mandi  
jika habis kotor-kotoran di sawah.   Artinya air ini menghidupi tanah 4000
hektar   yang menjadi sumber penghidupan langsung dari empat desa.  
>    
>  Namun
> pihak perusahaan seperti menutup mata. Diberbagai media mereka bilang
> tidak akan mengganngu pasokan air dengan alasan yang diambil adalah air
> bawah tanah. 
>    
>  Parmaningsih,
> Coorperation Secretary PT Tirta Investama, ketika dimintai tanggapannya
> soal desakan warga agar pembangunan tidak dilanjutkan, justru mengaku
> optimis pabrik aqua dapat berdiri di Serang. Menurut
> wanita berkacamata ini, terkait kekhawatirkan warga soal ancaman
> kekeringan beberapa tahun mendatang, Parmaningsih menjelaskan, pihak
> perusahaan sudah memikirkan hal tersebut. (Radar Banten, 2 Juli 2008) 
>  Mereka juga mengimingi dengan janji   lapangan pekerjaan dan
kesejahteraan untuk rakyat setempat. 
>    
>  Saya mungkin bodoh untuk persoalan perairan ini. Tapi cobalah tengok 
>    
>  www.inilah.com/ berita/2008/ 01/03/6287/ tragedi- sukabumi
-duka-di-tengah- limpahan- air-(1)/ - 
>    
>  Coba juga klik di mesin pencari Google   dan ketik akibat kerusakan
AQUA.  
>  Sungguh!!! saya tak bisa membayangkannya jika saudara-saudara kami di
Padarincang seperti halnya di Sukabumi  
>    
>    
>    
>    
>  Karena itulah Saudara Setanah Air, 
>  saya menyampaikan pesan masyarakat Padarincang: 
>    
>  Masyarakat Padarincang mohon do’a dari kedzoliman 
>  Birokrat, LSM yang nakal, dan para anggota legeslatif yang serakah.  
Juga dari godaan sesaat   RP I Miliar uang yang akan digelontorkan Tirta
Investama kepada warga,   semoga
> terhindari dari hasutan segelintir warga Padarincang yang sudah menjadi
> calo tanah, dan terhindar dari orang-orang yang telah menggadaikan
> Cirahab. Kepada PT   Tirta Investama warga padarincang memohon maaf
karena anda harus keluar dari wilayah kami.   
>    
>    
>    
>    
>  Kepada Saudara Setanah Air, 
>    
>  Kami   membutuhkan
> bantuan saudara-saudara. Kepada para aktivis lingkungan dimanapun
> berada, teman-teman wartawan, pemerintah daerah Serang, DPRD Banten,
> Gubernur Banten, Menteri Lingkungan Hidup. Dan siapa saja yang memiliki
> peranana untuk menolaknya. 4000 ribu hektar sawah, yang selama ini
> menyuplai beras ke Pasar Induk Rau akan kering kerontang. Sawah yang
> menjadi sumber penghasilan akan terbengkalai. Para petani di lima desa
> ini hanya akan gigit jari. Dan tentu saja mandi bareng anak-anak riang
> saya dulu tidak akan ada lagi ceritanya. Karena tak ada lagi air
> Cirahab yang jernih itu. 
>    
>  Duhai Tuhan!! Negeri kami sedang di obok-obok. 
>  Mohon Bantuan kawan-kawan. Kami rakyat tak menghendaki. Tapi-tapi
tangan-tangan jahil terus mengintai. 
>    
>  www.setiakarya. wordpress. com 
>    
>  Untuk lebih jelasnya 
>  Hubungi 
>    
>  Abdul Basyit (Koordinator) 
>  081911127433 
>    
>    
>  MUI PADARINCANG,   FORUM LINTAS BARAT, LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
(LPM) KECAMATAN PADARINCANG,   FORUM
> PEDULI LINGKUNGAN, FORUM KOMUNIKASI KEPALA DESA (FKKD) PADARINCANG,
> MAPALA UNTIRTA, HIMPUNAN MAHASISWA SERANG (HAMAS), MAPALA IAIN, BEM
> UNTIRTA. 
>    
>  Catatan: 
>  Masyarakat
> Padarincang mengucapkan terimakasih kepada Radar Banten, Banten
> Raya Post, Fajar Bantenm Satelit News, Tangerang Tribun, Banten TV,
>  dan media lainnya yang intens menyampaikan informasi yang balance.
Semoga tetap 
>  komitmen membela rakyat. 
>    
>    
>    
>    
>    
>    
>    
>    
>    
>    
>     


      

Kirim email ke