[R@ntau-Net] Re: Menjadi Bidadari.....
Ahmad Ridha
Mon, 19 Apr 2004 03:35:15 -0700
Yesi Elsandra writes:
assalamualaikum ww....
Wa 'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh,
Seperti apakah bidadari bumi itu?, bisakah kita mengikuti langkahnya,
apakah dia anak, adik, atau keponakan perempuan kita?. Atau apakah ia
istri dan ibu kita, atau ia hanya berupa angan yang sebenarnya bisa kita
realisasikan, tapi syetan kuat menahan?
Kalau boleh menambahkan, Ni.
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam menggambarkan keutamaan-keutamaan
wanita penduduk Surga dalam sabda beliau :
â â seandainya salah seorang wanita penduduk Surga menengok penduduk
bumi niscaya dia akan menyinari antara keduanya (penduduk Surga dan penduduk
bumi) dan akan memenuhinya bau wangi-wangian. Dan setengah dari kerudung
wanita Surga yang ada di kepalanya itu lebih baik daripada dunia dan
isinya.â (HR. Bukhari dari Anas bin Malik radliyallahu 'anhu)
Dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda :
Sesungguhnya istri-istri penduduk Surga akan memanggil suami-suami mereka
dengan suara yang merdu yang tidak pernah didengarkan oleh seorangpun. Di
antara yang didendangkan oleh mereka : âKami adalah wanita-wanita pilihan
yang terbaik. Istri-istri kaum yang termulia. Mereka memandang dengan mata
yang menyejukkan.â Dan mereka juga mendendangkan : âKami adalah
wanita-wanita yang kekal, tidak akan mati. Kami adalah wanita-wanita yang
aman, tidak akan takut. Kami adalah wanita-wanita yang tinggal, tidak akan
pergi.â (Shahih Al Jamiâ nomor 1557)
---------
Syaikh Abdullah bin Jibrin ditanya: "Ketika saya membaca Al-Qur'an, saya
mendapati banyak ayat-ayat yang memberi kabar gembira bagi hamba-hamba-Nya
yang beriman dari kaum laki-laki, dengan balasan bidadari yang cantik
sekali. Adakah wanita mendapatkan ganti dari suaminya di akhirat, karena
penjelasan tentang kenikmatan Surga senantiasa ditujukan kepada lelaki
mukmin. Apakah wanita yang beriman kenimatannya lebih sedikit daripada
lelaki mukmin?
Jawaban:
Tidak bisa disangsikan bahwa kenikmatan Surga sifatnya umum untuk laki-laki
dan perempuan. Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal
orang-orang yang beramal diantara kamu, baik laki-laki ataupun perempuan"
(Ali-Imran:195)
"Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan
dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya
kehidupan yang baik" (An-Nahl:97)
"Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita,
sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan
mereka tidak dianiaya walau sedikitpun" (An-Nisa':124)
"Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan
yang mu'min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keta'atannya,
laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar,
laki-laki dan perempuan yang khusyu', laki-laki dan perempuan yang
bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan
yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut
(nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang
besar"(Al-Ahzab:35)
Allah telah menyebutkan bahwa mereka akan masuk Surga dalam firman-Nya:
"Mereka dan istri-istri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di
atas dipan-dipan" (Yasin:56)
"Masuklah kamu ke dalam Surga, kamu dan istri-istri kamu
digembirakan"(Az-Zukhruf:70)
Allah menyebutkan bahwa wanita akan diciptakan ulang.
"Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dengan langsung, dan Kami jadikan
mereka gadis-gadis perawan" (Al-Waqi'ah: 35-36)
Maksudnya mengulangi penciptaan wanita-wanita tua dan menjadikan mereka
perawan kembali, yang tua kembali muda. Telah disebutkan dalam suatu hadits
bahwa wanita dunia mempunyai kelebihan atas bidadari karena ibadah dan
ketaatan mereka. Para wanita yang beriman masuk Surga sebagaimana kaum
lelaki. Jika wanita pernah menikah beberapa kali, dan ia masuk Surga bersama
mereka, ia diberi hak untuk memilih salah satu di antara mereka, maka ia
memilih yang paling bagus diantara mereka.
(Fatawal Mar'ah 1/13 yang dinukil dalam Al-Fatawa Al-Jami'ah lil Mar'atil
Muslimah, edisi bahasa Indonesia "Fatwa-fatwa tentang wanita 3" cetakan
Darul Haq)
Wa Allahu a'lam bish shawab.
Ahmad Ridha
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________