Pak Wiyono, pertunjukan film yg terputus karena alasan tukang antar film yang 
terlambat, bukankah cerita lama? Khususnya untuk bioskop2 modern saat ini? 
Kalau saya tidak salah, bioskop2 modern kelas atas sekarang ini hanya 
menggunakan satu rol film, atau palingbanyak  untuk satu film. Jadi tidak perlu 
ganti2 rol film untuk satu film yg terbagi atas beberapa rol??
Tolong koreksi kalau saya salah.

Ya, memeng betul, ke bioskop untuk nonton film baru, yang belum ada format 
DVD/BD original-nya, tetapi kalau mau sabar, 'kan bisa menontonnya DVD/BD 
originalnya sekitar 3-4 bulan sesudah main di bioskop? Itu tidak terasa karena 
sepanjang waktu tunngu tsb telah antri film2 lainnya format DVD/BD yg kita 
tonton di rumah. Yang kita dapatkan adalah kualitas gambarnya yang jauh di atas 
bioskop. Kecuali kalau memang tidak sabar, ya, "terpaksa" nonton di bioskop..:-)

Maka itu untuk film2 tertentu, saya nonton di bioskop. Kalau bagus, ketika 
BD-nya dirilis saya beli untuk koleksi pribadi.


Terma kasih
  ----- Original Message ----- 
  From: Wiyono 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, January 27, 2009 10:59 AM
  Subject: Re: [avifans] Re: Problem menonton di bioskop


  Bioskop kan untuk nonton film baru pak Daniel.
  Kalau mau nonton film baru di rumah kan cuma ada bajakannya.
  Home theater saya kebanyakan untuk mengulang film yang lagi pingin ditonton.

  Film jaman dulu memang ada intermissionnya kadang diawal dan ditengah film.
  Biasanya intermision dibuat selain untuk istirahat ke wc juga untuk 
mendapatkan penghasilan tambahan dengan penjualan snack dan minuman.
  Kalau di indonesia intermision mungkin dibuat untuk menunggu tukang antar 
film yang kena macet dijalan.

  Wiyono

Kirim email ke