Ini sih bukan pecinta....tapi pecandu.
he..he...he..
  ----- Original Message ----- 
  From: Wiyono 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, January 23, 2009 12:06 PM
  Subject: Re: [avifans] Re: Problem menonton di bioskop



  Buat saya nonton di bioskop itu seperti mengunjungi acara special.
  Kita mempersiapkan diri dari rumah untuk menyongsong film yang kita tunggu 
tunggu.
  Nontonnya pun lebih konsen tidak seperti di rumah yang mudah terganggu oleh 
telepon, rasa kantuk, dll.
  Sebagai pencinta bioskop saya setahun nonton lebih dari 50 film.
  Saya pernah nonton jiffest dalam 7 hari nonton 10 film.
  Wiyono



    ----- Original Message ----- 
    From: Eep S. Maqdir 
    To: [email protected] 
    Sent: Friday, January 23, 2009 11:32 AM
    Subject: Re: [avifans] Re: Problem menonton di bioskop


    iya..
    buat maniak bioskop seperti saya, tetap tidak ada bandingannya nonton di 
    bioskop.
    - siap2 pergi ke toilet, karena tidak mau nanti pas film lagi maen, 
    pengen ke bekalang, sedangkan di rumah, DVD bisa dipause.. dan gilanya, 
    kalau adegan kurang seru bisa di majuin, kalau ada yang kelewat, 
    dimundurin, nah ini justru merusak seni menonton. :D. coba aja nonton 
    pageelaran musik atau teater, emangnya bisa dimundurin atau dimajuin?

    - suasana ruang yang besar, ngantrinya, lalu jumlah penonton yang 
    banyak, itu juga lain rasanya. ibarat nonton persib, beda lah nonton di 
    lapangan sama di televisi, atau nonton F1 di tv sama di sirkuit..

    ada yang mau nambahin alasan lainnya?
    hehehehe

    Rosa Ridwansyah wrote:
    > gak tau kenapa, saya tetep merasa bioskop memberi kepuasan berbeda 
dibanding dvd di rumah (apalagi untuk pelem tertentu...)
    > 
    > mungkin karena hal2 ini: suasana, dan memang sistem video di rumah saya B 
banget...
    > 
    > 
    > --- On Thu, 1/22/09, Muliadi Antaredja <[email protected]> wrote:
    > From: Muliadi Antaredja <[email protected]>
    > Subject: Re: [avifans] Re: Problem menonton di bioskop
    > To: [email protected]
    > Date: Thursday, January 22, 2009, 7:39 PM
    > 
    > 
    > 
    > 
    > 
    > 
    > 
    > 
    > 
    > 
    > 
    > Karena dari itu semua saya sih mendingan beli DVD n nonton di rumah aja 
daripada ke bioskop di Indo, kecuali buat pacaran, hahaha... walaupun di rumah 
cuma pake TV yang gambarnya pun gak sebesar bioskop, tapi setidaknya suaranya 
gak bikin sakit kuping, yang trebelnya melengking.. .
    > 
    > Untuk bioskop di luar (saya pernah coba di Beijing yang kualitas premium, 
yang duduknya pake sofa gede, dan saya juga pernah nonton Batman the dark 
knight & Wanted di Mannheim) kualitasnya jauh banget sama bioskop di Indo... 
lebih nyaman di mata n di kuping.... cuma sayangnya di Beijing dan di Jerman 
itu banyaknya filmnya didubbing, yang suara asli cuma diputar dikit di jam 
tertentu....
    > 
    > 
    > salam,
    > Muliadi
    > 
    > 
    > On 1/22/09, Eep S. Maqdir <esmaq...@gmail. com> wrote:
    > 
    > 
    > 
    > 
    > 
    > THX tidakh hanya tata suara pa winbert.. tetapi juga visual. makanya kan 
    > ada proyektor dan screen standard THX, player juga ada yang 
    > bersertifikat THX 
    > 
    > 
    > Winbert Hutahaean wrote:
    >> Pa Eep bukannya THX itu sistem tata suara, shg tidak ada hubungannya 
dengan proyektor?
    >>
    >> Mungkin yg dimaksud adalah film dgn tata suara DTS. Namun itu pun dengan 
pembcaan disc yg super cepat seperti sekarang, pergantian proyektor (yg berarti 
pergantian pembacaan data) dapat diatasi.
    > 
    >> Disc readernya bisa segera mencari di mana data suara yg tepat supaya 
sinkron dgn gambar.
    >>
    >> Itu pengetahuan saya, tapi mungkin Pa David atau Pa Kek .... (siapa itu? 
yg instalataor Megablitz) bisa lebih jelaskan.
    > 
    >> cheers,
    >>
    >> winbert
    >>
    >> To: avif...@yahoogroups .com
    >> From: esmaq...@gmail. com
    > 
    >> Date: Thu, 22 Jan 2009 14:26:39 +0700
    >> Subject: Re: [avifans] Re: Problem menonton di bioskop
    >>
    >>
    >>
    >>
    >>
    >>
    >>
    >>
    >>
    >>
    >>
    >>
    >>
    > 
    >>
    >>
    >>
    >>
    >>
    >>
    >> kalau ga salah bioskop THX ga boleh pake dua projector nyambung gitu, 
    >>
    >> kudu pake satu platter..
    >>
    >>
    >>
    >> bener ga pak david?
    > 
    >>
    >>
    >> iful_17sb wrote:
    >>
    >>> he he he ...boleh tau nonton dibioskop mana, mas?
    >>
    >>> Bahkan kadang2, saya juga menjumpai hal spt ini di bioskop kelas atas
    > 
    >>> sekalipun. Pengen rasanya berteriak kalo sedang nonton film tapi 
    >>> gambarnya tidak focus dng benar.
    >>
    >>> Tapi anehnya, tidak semua penonton yg menunjukkan rasa ketidakpuasan.
    > 
    >>> Rasanya,... soal ketidakperdulian si operator projector untuk memantau
    >>> kualitas selama pertunjukan berlangsung. ...di'dukung' sama penonton yg
    >>> tidak 'cerewet' terhadap kualitas teknis. 
    > 
    >>
    >>> Selain masalah focus, masalah yg kerap mengganggu menonton di bioskop
    >>> adalah: 
    >>
    >>> - pergantian dari projector I ke projector II yg keseringan tidak mulus.
    > 
    >>
    >>> - salah satu kanal suara mati (intermitten) atau 'mbrebet'(biasanya
    >>> bioskop kelas 'murah'. Yg spt ini umumnya penonton kagak perduli
    >>> (maklumlah bukan audiophile).
    > 
    >>
    >>> - pintu keluar sdh dibuka menjelang beberapa menit film mau habis. Yg
    >>> jadi masalah kalo pas pintu keluar ada tempat GAME...walah suara
    >>> brisik masuk deh. Padahal etika nonton film sebenarnya adalah sampai
    > 
    >>> 'credit title' selesai, kalaupun penonton mau keluar ya silahkan aja
    >>> tapi bioskop 'berkewajiban' mempresentasikan sampai selesai.
    >>
    >>> (ada yg mau nambah kan?)
    > 
    >>
    >>> Yu' buat kegiatan atau aktifitas mereview secara teknis dari sisi
    >>> penonton (konsumen) gedung2 bioskop di indonesia... kayaknya seru nih.
    >>> Bahkan majalah2 film...sedikit sekali menyinggung appresiasi cara
    > 
    >>> menikmati bioskop secara teknis selain menonton bioskop sebagai
    >>> interaksi sosial.
    >>
    >>> Bagi saya , seharusnya bioskop memeberikan hiburan audio-visual yg
    > 
    >>> berkualitas dan pas secara teknis ke penonton. Karena di bioskop lah
    >>> suatu film untuk pertama kali dipresentasikan dng totalitas, sebelum
    >>> didistribusi ke media lain (Bluray, DVD, Cable TV.... dst) 
    > 
    >>> salam
    >>> iful
    >>
    >>> --- In avif...@yahoogroups .com, "Winbert Hutahaean" <winb...@...> 
wrote:
    > 
    >>
    >>>> maunya sih bioskop rame terus, sehingga industri film jalan.
    >>
    >>>> Tapi belakangan saya merasakan (atau mungkin sensitifitas mata saya
    >>> mulai meningkat) bahwa focus di proyektor hampir semua cinema tidak 
tepat.
    > 
    >>>> Semalam saya menonton "Yes Man" (funny film though!) dan sangat
    >>> terganggu dengan fokus yg lari khususnya pada objek yg jauh. Mungkin
    >>> karena kebanyakan orang hanya melihat objek yg dekat (close-up) maka
    > 
    >>> tdk merasakan hal ini.
    >>>> Sementara saya dalam menonton di layar lebar selalu meluaskan
    >>> pandangan pada objek lain di layar.
    >>>> Saya sampai lari ke belakang tempat projectionist menunggu projector
    > 
    >>> dan meminta untuk di fine focus.
    >>>> Akhirnya dilakukan dia dan film menjadi sangat pin sharp!.
    >>
    >>>> Enak menontonnya.
    >>
    >>>> Tapi ternyata subtitle (teks) menjadi sedikit blur.....
    > 
    >>
    >>>> Saya baru menyadari bahwa selama ini hampir semuaprojectionis di
    >>> Cineplex memfokuskan sorotan projektornya pada subtitle.
    >>>> Seharusnya pada gambar dong!.
    > 
    >>
    >>>> Subtitle kan walau (sedikit) blur, tetap terbaca, tapi kalau gambar
    >>> yg blur...ya jangan.
    >>>> ps: BTW juga sekarang kok bohlam projectornya menunjukkan flicker
    > 
    >>> (kedap-kedip) ...kenapa ya? walau sedikit, namun jika pas imagenya
    >>> sangat bright...menjadi mengganggu. Pa David bisa kasih masukan?
    >>>> thanks,
    >>
    > 
    >>>> winbert
    >>
    >>
    >>
    >>
    >>> ------------ --------- --------- ------
    >>
    >>> Yahoo! Groups Links
    >>
    >>
    >>
    >>
    >>
    > 
    > 

    -- 
    Eep S. Maqdir
    --------------------------------
    www.eepinside.com, www.inifotoku.com
    YM: esmaqdir, Powered by Thunderbird & MacBook Pro



   

Kirim email ke