October 5, 2006

Doing What We Can

READ: 1 Corinthians 3:5-15

He who plants and he who waters are one, and each one will receive his own reward. —1 Corinthians 3:8

ODB 2006-10 Small
About this cover

Sometimes we may get discouraged because what we're doing for the Lord seems unsuccessful. The children in the Sunday school class we teach are restless and inattentive. The neighbors we're trying to reach with the gospel are politely indifferent. The members of our own family are far from the Lord. The world we lift up to God in fervent intercession grows increasingly violent and anti-Christian. All of this can add up to deep soul-discouragement.

Listen to the words of a Salvadoran clergyman who was murdered for his fearless denunciation of violence and injustice. He wrote: "We plant the seeds that one day will grow. We water seeds already planted, knowing that they hold future promise. We lay foundations that will need further development. . . . We cannot do everything, and there's a sense of liberation in realizing that." This attitude helps us to do small things and to leave "an opportunity for the Lord's grace to enter and do the rest."

That agrees with the apostle Paul's encouragement to be faithful in our tasks and to wait on God who "gives the increase" (1 Cor. 3:6-7).

Don't allow discouragement to cause you to quit. In God's own time our work will bear fruit. Vernon C Grounds

Go, labor on, spend, and be spent,
Thy joy to do Thy Father's will;
It is the way the Master went;
Should not the servant tread it still?  —Bonar

You are a success in God's kingdom if you are faithful where He has placed you.

Kamis, 5 Oktober
Lakukan Semampunya
Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri (1 Korintus 3:8)

Bacaan: 1 Korintus 3:5-15
Setahun:
Yesaya 23-25; Filipi 1

Kadang kala kita merasa putus asa karena apa yang kita kerjakan bagi Tuhan tampaknya gagal. Anak-anak di kelas Sekolah Minggu yang kita ajar tampak gelisah dan kurang memerhatikan apa yang kita sampaikan. Para tetangga yang coba kita perkenalkan kepada Injil tampak acuh tak acuh. Para anggota keluarga kita sendiri tampak jauh dari Tuhan. Dunia yang kita doakan dengan penuh kesungguhan di hadirat Allah tampaknya kian hari kian kejam dan anti terhadap orang kristiani. Semua ini membuat keputusasaan kita semakin mendalam.

Perhatikanlah perkataan seorang rohaniwan asal Salvador yang dibunuh karena kritiknya yang berani atas kekerasan dan ketidakadilan. Ia menulis demikian, “Kita menanam benih yang kelak akan tumbuh. Kita menyirami benih yang telah ditanam, karena kita tahu bahwa benih itu menawarkan janji yang akan terwujud di masa yang akan datang. Kita meletakkan dasar yang kelak membutuhkan pertumbuhan lebih lanjut .... Kita tidak dapat melakukan semuanya, dan itu artinya harus ada kerelaan untuk melepaskan.” Sikap seperti ini akan membantu kita untuk mengerjakan perkara-perkara kecil, dan membuka “kesempatan yang akan dimasuki dan dikerjakan selebihnya oleh anugerah Tuhan”.

Sama seperti di atas, Rasul Paulus juga mendorong kita untuk setia pada tugas kita dan menantikan Allah yang “memberi pertumbuhan” (1 Korintus 3:6,7).

Jangan biarkan keputusasaan menghentikan langkah Anda. Sesuai dengan waktu yang ditetapkan oleh Allah, pekerjaan kita akan menghasilkan buah —VCG

Anda adalah orang yang sukses dalam Kerajaan Allah
jika setia di tempat Anda diletakkan oleh-Nya


1 Korintus 3:5-15
3:5 Jadi, apakah Apolos? Apakah Paulus? Pelayan-pelayan Tuhan yang olehnya kamu menjadi percaya, masing-masing menurut jalan yang diberikan Tuhan kepadanya. 
3:6 Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan. 
3:7 Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan. 
3:8 Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri. 
3:9 Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah. 
3:10 Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya. 
3:11 Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus. 
3:12 Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami, 
3:13 sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu. 
3:14 Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah. 
3:15 Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api.

__._,_.___

================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke