Itulah bedanya dengan Jakarta. Banyak jembatan, sungainya tidak ada. Di Kalimantan banyak sungai jembatan langka. Karena dana yang balik dari Pusat ke Kalimantan minim. Dilihat di peta, kelihatan nyambung semua, tetapi kata teman yang bertugas disana jalannya banyak yang belum ada. Kalaupun ada banyak yang belum bisa di lalui roda 4. Cuma asyiek untuk ajang "off road". Bukan untuk gerak roda ekonomi.
--- In [email protected], "nagayamuni" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Klau kalimantan meminta otonomi khusus, nanti daerah lainpun akan ikut > meminta dg alasan masing2. madura bisa minta propinsi sendiri. bisa2 > NKRI nantinya bubar. > > Otonomi khusus dr majelis adat dayak bisa dipandang upaya untuk > mengalihkan isu pemekaran propinsi yg diminta beberapa daerah. > > > Saya bisa memaklumi, Kalimantan yang begitu kaya dg SDA tapi miskin > > segalanya terutama infrastruktur. Kesejahterahan nampak masih jauh dr > > masyarakat lokal, melahirkan suatu tuntutan dari Majelis Adat Dayak > > Nasional baru-baru ini agar Kalimantan diberikan "Otonomi khusus". > > Saya khawatir apabila pengambil kebijakan di tingkat pusat > > mengabaikan hal ini, desakan itu tentu akan semakin kuat. > > > > Ketika saya cubit lengan saya terasa begitu sakit. Ternyata saya > > tidak sedang bermimpi. > > > > Subasita > > Fr The Heart of Borneo. > > >
