Seingat saya, yang di lempar oleh pak JK itu bukan LKPP, tetapi laporan lain yang menggambarkan keadaan uang kita yang ada di BUN. Kebetulan yang diberikan pada waktu itu ada kesalahan fatal. jadi beliau marah besar pada waktu itu. menteri Keuangan pada waktu itu Bpk Jusuf Anwar. DJ Perbendaharaan pak Mulia P Nasution. Pak Jk menceritakan ini ketika beliau baru beberapa hari dilantik jadi Wapres. Belaiau kepingin tahu berapa sih negara ini punya uang dalam koceknya. Wartawan salah kutip, beliau menyampaikan ini denag santai dan banyak tertawa. Kedepan diharapkan LKPP semakin baik dan berkualitas. Tapi tentu hal ini juga sangat tergantung dengan seluruh K/L, termasuk SKPD penerima dana Dekon/TP yang ternyata banyak yang tidak meneruskan laporannya ke Eslon 1/K/L, sehingga angka LRA K/L tidak sama dengan angka BUN. Disamping itu, masih banyak persoalan pada SABMN yang harus segera di perbaiki bersama-sama. Ada pula perbedaaan persepsi dg BPK yg harus di selesaikan yi masalah terkait masalah konsep netto atau bruto untuk penerimaan migas. Mungkin itu sekedar tambahan info dari saya. Opini BPK yang lengkap semua sudah terangkup dalam LKPP (audited) 2007 yg sudah di publikasikan. Wassalam. Subasita
--- Pada Sel, 22/7/08, Hari Ribowo <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > Dari: Hari Ribowo <[EMAIL PROTECTED]> > Topik: Re: [Forum Prima] Re: LKPP pernah dilempar JK??? > Kepada: [email protected] > Tanggal: Selasa, 22 Juli, 2008, 6:56 AM > InsyaAllah, Rakernas yang ini.. banyak hikmah nya.. > Doakan.. LKPP semakin berkuaitas. > > > > ----- Original Message ---- > From: Noeh Cool Cash <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Thursday, July 17, 2008 9:43:38 AM > Subject: [Forum Prima] Re: LKPP pernah dilempar JK??? > > Kalau Pak JK nglempar LKPP ke Pak Mulia saya baru mendengar > sekarang. > Yang pernah saya dengar Pak Yusuf Anwar (Menkeu sebelum Bu > Sri) yang > melempar LKPP ke Pak Mulia. > > Kalau memang benar pelemparan LKPP itu terjadi (Entah dari > Pak JK atau > Pak Yusuf Anwar), berarti beliau tidak memahami kondisi > rill birokrasi > kita, bagaimana SDM dan prosedur kerjanya (terutama di K/L) > yang tentu > sangat mempengaruhi kualitas LKPP yang disusun Menkeu > selaku BUN. > > Disamping itu, Sistem Pelaporan Keuangan kita masih dalam > tahap > pembangunan dan perbaikan (baik kebijakan, perangkat keras > dan > perangkat lunaknya). Negeri kita belum memiliki Sistem > Pelaporan > Keuangan yang mapan. Reformasi keuangan negara pun baru > dimulai tahun > 2003 dan sampai sekarang masih berjalan. Masih butuh waktu > beberapa > tahun lagi (mungkin 10 th lebih) bagi republik ini untuk > menghasilkan > LKPP yang dapat diandalkan (reliable). Jadi tidak mungkin > dengan Sim > Salabim Abra Kedabra tercipta hasil/output yang ideal. > > Wassalam > > --- In [email protected], "jgledek" > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Dear miliser.. > > > > Secara tidak sengaja, saya melihat running text di > metro tv.. isinya > > seperti gledek ditengah hari... ini dia : > > > > " Pak Jusuf Kala mengaku pernah melempar LKPP > yang amburadul kepada > > Dirjen Perbendaharaan saat itu, Pak Mulia > Nasution.." > > > > Selanjutnya tidak ada penjelasan apakah beliau juga > masih doyan > > melempar LKPP kita pada tahun berikutnya... > > > > Selamat dan sukses untuk para peserta rakernas > akuntansi dan > > pelaporan keuangan semoga menghasilkan rumusan > kebijakan di bidang > > akuntansi dan pelaporan keuangan yang nantinya > bermuara pada > > penciptaan dan pembuatan LKPP yang jauh dari > disclamer. Dengan kata > > lain : Pak JK merasa berat untuk melempar LKPP, karena > LKPP kita > > jauh lebih padat dan akuntable.. amin. > > > > > > ------------------------------------ > > Hentikan korupsi dana APBN dengan alasan apa pun. > Hentikan sekarang juga.Yahoo! Groups Links > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ___________________________________________________________________________ Dapatkan nama yang Anda sukai! Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com. http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
