Barangkali ini juga peringatan untuk kepongahan kita dengan status Prima,
yang diperbaiki menjadi percontohan. Bahkan pada salah satu KPPN
Percontohan Kepala Kantornya selalu membanggakan keberhasilannya lulus
seleksi. Dan ketika kedatangan Tim Pembinaan Kanwil, bahkan "merendahkan"
kapasitas Tim Pembina karena tidak lulus seperti mereka. Kami tidak tahu
apakah ini terjadi di KPPN Percontohan yg lain. Kalau memang benar terjadi,
menurut hemat kami kejadian di Bogor dan Sukabumi adalah "lampu kuning" yg
tepat. Karena semestinya (yg mungkin dilupakan), mereka yg lulus KPPN
Percontohan, tidak hanya harus cerdas, tapi juga memiliki dedikasi dan
integritas.
terimakasih Bogor, terimakasih Sukabumi